News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AC Milan Kena Scam Transfer? Habiskan 70 Juta Euro Lebih, 2 Rekrutan Termahal Rossoneri Ini Malah Jadi Camat di Era Allegri

AC Milan menghadapi dilema besar terkait dua rekrutan termahal mereka musim ini. Christopher Nkunku dan Ardon Jashari belum mampu memberikan dampak signifikan.
Minggu, 29 Maret 2026 - 21:14 WIB
Seleberasi Pemain AC Milan, Christopher Nkunku di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan tengah menghadapi dilema besar terkait dua rekrutan termahal mereka musim ini. Christopher Nkunku dan Ardon Jashari belum mampu memberikan dampak signifikan di atas lapangan.

Kedua pemain tersebut didatangkan dengan nilai transfer yang tidak kecil. Jika digabungkan, total investasi Milan untuk keduanya menembus lebih dari 70 juta euro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ekspektasi tinggi yang mengiringi kedatangan mereka pun belum terjawab. Hingga kini, Nkunku dan Jashari lebih sering memulai laga dari bangku cadangan.

Laporan La Gazzetta dello Sport menyebut situasi ini sebagai bagian dari dinamika bursa transfer Milan. Tidak semua rekrutan anyar mampu langsung beradaptasi dengan tuntutan tim.

Sebaliknya, beberapa pemain justru tampil sesuai harapan. Luka Modric dan Adrien Rabiot langsung memberi kontribusi nyata.

Kehadiran keduanya menjadi penopang stabilitas permainan Rossoneri. Pengalaman dan kualitas mereka membantu tim tetap kompetitif di papan atas.

Di sisi lain, ada pemain yang berkembang secara bertahap. Samuele Ricci mulai menunjukkan potensi sebagai bagian penting masa depan klub.

Namun, tidak sedikit pula pemain yang tampil inkonsisten. Pervis Estupinan menjadi contoh pemain yang performanya masih naik turun.

Pemain AC Milan, Pervis Estupinan
Pemain AC Milan, Pervis Estupinan
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Sorotan utama tetap tertuju pada Nkunku dan Jashari. Keduanya dinilai belum mampu menjawab kepercayaan besar dari manajemen klub.

Nkunku direkrut dari Chelsea dengan harapan memperkuat lini serang. Fleksibilitasnya bermain di berbagai posisi menjadi nilai tambah yang diharapkan bisa memberi variasi taktik.

Sementara itu, Jashari merupakan hasil negosiasi panjang dengan Club Brugge. Milan melihatnya sebagai gelandang muda dengan prospek jangka panjang.

Sayangnya, musim perdana keduanya tidak berjalan mulus. Faktor cedera menjadi salah satu penyebab utama minimnya kontribusi mereka.

Jashari sempat menepi cukup lama akibat cedera retak fibula. Situasi ini membuat proses adaptasinya di kompetisi Serie A berjalan lebih lambat.

Di sisi lain, Nkunku datang tanpa kondisi ideal. Minimnya menit bermain sebelumnya membuatnya kesulitan menemukan ritme permainan terbaik.

Pelatih Massimiliano Allegri pun harus berhati-hati dalam memberi kesempatan. Ia baru mulai memainkan Nkunku secara lebih intens setelah pertengahan musim.

Secara statistik, kontribusi keduanya masih jauh dari ekspektasi awal. Nkunku mencatat beberapa gol dan assist, sementara Jashari masih berupaya menemukan konsistensi permainan.

Di tengah persaingan ketat menuju papan atas, Milan tidak memiliki banyak ruang untuk eksperimen. Setiap pemain dituntut tampil maksimal demi menjaga peluang tim.

Dalam waktu dekat, Nkunku berpeluang mendapat menit bermain lebih banyak. Peluang itu terbuka jika kondisi Rafael Leao belum sepenuhnya pulih.

Sementara itu, Jashari masih harus bekerja keras menembus persaingan lini tengah. Ia dituntut mampu bersaing dengan pemain-pemain yang lebih berpengalaman.

Untuk jangka panjang, Milan diyakini tetap percaya pada potensi Jashari. Usianya yang masih muda menjadi alasan klub untuk memberinya waktu berkembang.

Berbeda dengan Nkunku yang mulai menghadapi tanda tanya soal masa depan. Meski begitu, fleksibilitasnya tetap menjadi nilai plus bagi kebutuhan tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, tantangan terbesar Milan adalah memaksimalkan investasi besar tersebut. Jika tidak, dua transfer mahal ini berisiko menjadi beban dalam perjalanan klub ke depan.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Penuhi Target di Asian Games 2026, Asisten Pelatih Ungkap Masa Depan Timnas Voli Indonesia

Gagal Penuhi Target di Asian Games 2026, Asisten Pelatih Ungkap Masa Depan Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia gagal memenuhi target di Asian Games 2026 usai gagal melaju ke babak perempat final. Namun Asisten pelatih, Nur Widiyanto menilai Boy Arnez dkk prospek yang menjanjikan.
Resmi! Pink Spiders Lepas Lee Da-hyeon, Rival Megawati Hangestri Main di Liga Voli Jepang 2026-2027

Resmi! Pink Spiders Lepas Lee Da-hyeon, Rival Megawati Hangestri Main di Liga Voli Jepang 2026-2027

Pink Spiders resmi melepas salah satu pemain andalannya yakni Lee Da-hyeon, di mana rival Megawati Hangestri itu akan bermain di Liga Voli Jepang 2026-2027.
Munas X AMPI Ditutup, Zigo Rolanda Resmi Pimpin Periode 2027-2031

Munas X AMPI Ditutup, Zigo Rolanda Resmi Pimpin Periode 2027-2031

Evaluasi akan dilakukan terhadap kepengurusan sebelumnya dengan tetap mempertahankan hal-hal yang dinilai sudah berjalan baik.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.

Trending

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Menurut laporan, mobil pemadam tersebut melaju menuju lokasi kebakaran dan berupaya melewati kendaraan di depannya setelah melewati lampu merah Labakkang.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT