Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Bisa Digantikan, Kapten Go Ahead Eagles Ungkap Penyesalan atas Kasus yang Menimpa Dean James

Kasus paspor dan izin kerja Dean James bikin Go Ahead Eagles terpukul. Kapten tim ungkap penyesalan karena kehilangan pemain kunci yang tak tergantikan.
Selasa, 7 April 2026 - 23:03 WIB
Bek sayap Timnas Indonesia milik Go Ahead Eagles Dean James
Sumber :
  • Instagram @deanjames

tvOnenews.com - Klub Eredivisie, Go Ahead Eagles, tengah menghadapi situasi sulit setelah salah satu pemain andalannya, Dean James, tersandung masalah administratif terkait paspor dan izin kerja.

Kasus ini tidak hanya berdampak pada karier sang pemain, tetapi juga memengaruhi performa tim secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dean James, yang juga dikenal sebagai bagian dari Timnas Indonesia, untuk sementara waktu tidak bisa memperkuat timnya.

Situasi ini menjadi pukulan telak bagi Go Ahead Eagles, mengingat peran James sangat vital dalam skema permainan mereka sepanjang musim ini.

Tak hanya Dean James, klub juga harus kehilangan Richonell Margaret yang mengalami polemik serupa.

Kehilangan dua pemain sekaligus tentu membuat tim harus bekerja ekstra keras untuk menjaga konsistensi permainan di tengah kompetisi yang ketat.

Rasa kehilangan tersebut diungkapkan langsung oleh kapten tim, Joris Kramer.

Ia mengaku sangat menyesalkan situasi yang menimpa kedua rekannya tersebut, terutama karena hal itu berada di luar kendali tim.

Dean James
Dean James
Sumber :
  • Facebook - Go Ahead Eagles

“Kami sebagai tim tidak punya kendali atas situasi ini. Hal itu di luar jangkauan kami dan kami hanya bisa menunggu. Mereka adalah dua pemain yang memiliki kualitas luar biasa,” ujar Kramer dilansir dari voetbalprimeur.

Menurutnya, baik Dean James maupun Richonell Margaret merupakan pemain dengan kontribusi besar bagi tim.

Kehilangan mereka membuat kekuatan Go Ahead Eagles berkurang secara signifikan, terutama dalam hal kreativitas dan kestabilan permainan di lapangan.

Secara statistik, kontribusi Dean James memang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Dari total 33 penampilan yang telah dijalani musim ini, ia berhasil mencatatkan satu gol dan empat assist.

Angka tersebut menunjukkan perannya sebagai pemain yang mampu memberikan dampak nyata dalam setiap pertandingan.

Sementara itu, Richonell Margaret juga tampil konsisten dengan 29 penampilan, satu gol, dan tiga assist.

Kombinasi keduanya menjadi salah satu kekuatan utama Go Ahead Eagles dalam menghadapi lawan-lawan di liga Belanda.

Situasi ini membuat pelatih Melvin Boel harus memutar otak untuk mencari solusi. Tanpa kehadiran dua pemain kunci tersebut, strategi permainan tim harus disesuaikan agar tetap kompetitif.

Dean James
Dean James
Sumber :
  • REUTERS/Piroschka Van De Wouw

Kasus yang menimpa Dean James dan Margaret ternyata tidak berdiri sendiri. Polemik terkait paspor dan izin kerja ini juga menyeret sejumlah pemain lain yang bermain di Belanda.

Beberapa di antaranya bahkan merupakan pemain yang memiliki keterkaitan dengan Timnas Indonesia.

Nama-nama seperti Nathan Tjoe-A-On, Tim Geypens, dan Justin Hubner turut terdampak oleh isu yang sama.

Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan tersebut bersifat sistemik dan melibatkan banyak pihak.

Tidak hanya pemain Indonesia, sejumlah pemain naturalisasi dari negara lain seperti Suriname dan Cape Verde juga terkena dampaknya.

Federasi sepak bola Belanda, KNVB, bahkan dikabarkan telah membekukan sementara sekitar 25 pemain terkait kasus ini.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi dunia sepak bola, khususnya di Belanda.

Klub-klub yang terdampak harus beradaptasi dengan cepat agar tidak kehilangan momentum di tengah kompetisi yang berjalan.

Bagi Go Ahead Eagles, absennya Dean James menjadi kehilangan besar yang tidak mudah digantikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perannya yang vital membuat tim harus menemukan alternatif terbaik sambil menunggu kejelasan status sang pemain.

Di tengah ketidakpastian ini, harapan tetap ada bahwa masalah administratif tersebut dapat segera diselesaikan. (adk)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 28 Juni 2026, di antaranya Gemini ada rezeki mengalir hingga Taurus paling bersinar.
Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari pernikahan semakin dekat? Nathalie Holscher beri kode lewat foto prewedding terbaru bersama Aripat.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT