Reaksi Warga Belanda Setelah Dengar Pemain Timnas Indonesia Dean James Diizinkan Main Lagi untuk Go Ahead Eagles
- REUTERS/Stelios Misinas
“Bagi saya, olahraga tingkat atas adalah tentang fokus 100 persen pada permainan itu sendiri, bukan pada paspor. Kembalinya James, Margaret, dan Vente menunjukkan bahwa kenyataan jauh lebih sederhana daripada yang digambarkan oleh para birokrat. Biarkan saja mereka bermain sepak bola,” katanya kepada NU.nl.
Yang lain mempermasalahkan putusan KNVB. Menurut seorang netizen, ini adalah putusan yang dipaksakan karena KNVB tak mau ada masalah di pengadilan.
"’Sekarang, sudah jelas juga bahwa pertandingan Go Ahead-NAC tidak akan diulang’," katanya kepada media Belanda yang sama.
“Namun, kenyataannya belum sejelas itu. KNVB sedang mencoba menciptakan narasi yang akan dihancurkan oleh hakim. Jika NAC memaksakan hal ini, yang hampir pasti akan mereka lakukan, KNVB akan segera dipermalukan,” tambahnya.
“KNVB bertaruh bahwa setelah musim berakhir, potensi 3 poin untuk NAC tidak akan berpengaruh dan karenanya akan berlalu begitu saja. Mereka tahu betul bahwa jika ini sampai ke pengadilan, mereka akan menghadapi masalah, tetapi mereka juga tahu bahwa ini adalah solusi terbaik untuk saat ini,” tukasnya.
Netizen lainnya masih mempermasalahkan putusan KNVB. Sebab, klub, para pemain, dan juga agen dinilai tidak menaati aturan.
“Hal ini tetap aneh. Go Ahead dan klub-klub lain menghindari gaji tinggi pemain non-Uni Eropa; sebuah artikel sudah ditulis oleh VI pada Maret 2025 tentang konsekuensi perubahan kewarganegaraan; dan tahun ini, KNVB benar-benar diingatkan tentang hal itu oleh Ajax, tidak kurang... Dikatakan bahwa memang telah dikonfirmasi bahwa dia tidak memenuhi syarat untuk bermain,” katanya.
“Jika Anda bertanya melalui Google/ChatGPT, ‘Apa konsekuensinya jika saya mengubah kewarganegaraan saya menjadi Indonesia di Belanda?’, Anda akan langsung mendapatkan seluruh ceritanya. Jadi, tidak ada lagi status Uni Eropa, izin kerja diperlukan, dll. Jika saya bekerja di kantor di suatu tempat dan saya mengubah kewarganegaraan, tentu saya juga harus memeriksa konsekuensinya sendiri dan melihat apakah ada perubahan?” tambahnya.
“Dan kemudian kesimpulannya: kita tidak tahu? Mereka hanya berpaling, dan KNVB sekarang berharap untuk memberikan tekanan sosial yang cukup pada NAC dengan harapan mereka akan menyerah. Karena memang benar, KNVB, para pemain, klub, agen, dll., tidak menjalankan tugas mereka, tetapi NAC dijadikan kambing hitam. Sungguh sebuah lelucon,” pungkasnya. (rda)
Load more