News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Wasit Marah Besar soal Alasan Eduardo Camavinga Dikartu Merah di Laga Real Madrid Kontra Bayern Munich

Seorang pengamat wasit memperlihatkan protesnya terhadap kartu merah Eduardo Camavinga. Itu memengaruhi hasil akhir duel Real Madrid melawan Bayern Munich.
Kamis, 16 April 2026 - 07:37 WIB
Eduardo Camavinga di laga Real Madrid melawan Bayern Munich
Sumber :
  • REUTERS/Kai Pfaffenbach

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pengamat wasit memperlihatkan protesnya terhadap kartu merah Eduardo Camavinga. Itu memengaruhi hasil akhir duel Real Madrid melawan Bayern Munich.

Los Blancos melawat ke Allianz Arena pada Kamis (16/4/2026) dini hari tadi WIB. Ini merupakan duel leg kedua babak perempat final Liga Champions 2025-2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Madrid yang tertinggal 1-2 dari leg pertama langsung berhasil menyetarakan agregat di menit pertama di Munich. Arda Guler berhasil mencetak gol pada menit pertama setelah memaksimalkan blunder Manuel Neuer.

Aleksandar Pavlovic kemudian menyamakan skor untuk Bayern di menit keenam. Namun, Guler mengembalikan keunggulan Madrid di menit ke-29.

Harry Kane kemudian menyeimbangkan skor lagi untuk Bayern di menit ke-38. Namun, empat menit kemudian Kylian Mbappe membantu Madrid mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 3-2.

Skor 3-2 akan membuat duel dibawa ke perpanjangan waktu. Namun, kartu merah Eduardo Camavinga mengubah segalanya pada menit ke-86.

Striker Bayern Munich Harry Kane
Striker Bayern Munich Harry Kane
Sumber :
  • REUTERS/Michaela Stache

Wasit Slavko Vincic berpendapat bahwa Camavinga telah membuang waktu setelah menjauhkan bola. Dia memberikan kartu kuning untuknya, yang mana itu merupakan kartu kuning kedua.

Itu menjadi sesuatu yang mengubah hasil akhir. Sebab, tiga menit kemudian, Bayern mencetak gol melalui Luis Diaz dan kemudian Michael Olise di masa injury time.

Tuan rumah menang 4-3 di leg kedua atau 6-4 secara agregat. Kartu merah Camavinga pun masih sulit diterima hingga Arda Guler ikut dikartu merah setelah laga usai.

Pengamat wasit Eduardo Iturralde Gonzalez berbicara kepada media Spanyol, Diario AS. Dia menilai bahwa keputusan yang diambil oleh Vincic adalah hal yang salah.

“Pada level ini, tidak… ayolah. Dia melakukan pelanggaran pada awalnya, namun dia [Vincic] kemudian menunjukkan kartu kuning kepadanya karena menjauhkan bola,” kata Gonzalez, dilansir dari Diario AS.

Menurutnya, yang dilakukan oleh Camavinga memang salah. Namun, itu tidak layak untuk diberi kartu kuning kedua yang memengaruhi hasil akhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wasit Slavko Vincic di laga Bayern Munich vs Real Madrid
Wasit Slavko Vincic di laga Bayern Munich vs Real Madrid
Sumber :
  • REUTERS/Michaela Stache

“Camavinga memang salah, namun pada titik ini, Anda tidak bisa mengartu kuning seseorang untuk hal seperti itu. Jika dia menjauhkan bola, secara peraturan Anda bisa memperingatinya,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT