Pengamat Wasit Marah Besar soal Alasan Eduardo Camavinga Dikartu Merah di Laga Real Madrid Kontra Bayern Munich
- REUTERS/Kai Pfaffenbach
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pengamat wasit memperlihatkan protesnya terhadap kartu merah Eduardo Camavinga. Itu memengaruhi hasil akhir duel Real Madrid melawan Bayern Munich.
Los Blancos melawat ke Allianz Arena pada Kamis (16/4/2026) dini hari tadi WIB. Ini merupakan duel leg kedua babak perempat final Liga Champions 2025-2026.
Madrid yang tertinggal 1-2 dari leg pertama langsung berhasil menyetarakan agregat di menit pertama di Munich. Arda Guler berhasil mencetak gol pada menit pertama setelah memaksimalkan blunder Manuel Neuer.
Aleksandar Pavlovic kemudian menyamakan skor untuk Bayern di menit keenam. Namun, Guler mengembalikan keunggulan Madrid di menit ke-29.
Harry Kane kemudian menyeimbangkan skor lagi untuk Bayern di menit ke-38. Namun, empat menit kemudian Kylian Mbappe membantu Madrid mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 3-2.
Skor 3-2 akan membuat duel dibawa ke perpanjangan waktu. Namun, kartu merah Eduardo Camavinga mengubah segalanya pada menit ke-86.
- REUTERS/Michaela Stache
Wasit Slavko Vincic berpendapat bahwa Camavinga telah membuang waktu setelah menjauhkan bola. Dia memberikan kartu kuning untuknya, yang mana itu merupakan kartu kuning kedua.
Itu menjadi sesuatu yang mengubah hasil akhir. Sebab, tiga menit kemudian, Bayern mencetak gol melalui Luis Diaz dan kemudian Michael Olise di masa injury time.
Tuan rumah menang 4-3 di leg kedua atau 6-4 secara agregat. Kartu merah Camavinga pun masih sulit diterima hingga Arda Guler ikut dikartu merah setelah laga usai.
Pengamat wasit Eduardo Iturralde Gonzalez berbicara kepada media Spanyol, Diario AS. Dia menilai bahwa keputusan yang diambil oleh Vincic adalah hal yang salah.
“Pada level ini, tidak… ayolah. Dia melakukan pelanggaran pada awalnya, namun dia [Vincic] kemudian menunjukkan kartu kuning kepadanya karena menjauhkan bola,” kata Gonzalez, dilansir dari Diario AS.
Menurutnya, yang dilakukan oleh Camavinga memang salah. Namun, itu tidak layak untuk diberi kartu kuning kedua yang memengaruhi hasil akhir.
- REUTERS/Michaela Stache
“Camavinga memang salah, namun pada titik ini, Anda tidak bisa mengartu kuning seseorang untuk hal seperti itu. Jika dia menjauhkan bola, secara peraturan Anda bisa memperingatinya,” tambahnya.
Load more