Real Madrid Gagal Juara Liga Champions 2025-2026 usai Disingkirkan Bayern, Alvaro Arbeloa Siap Mundur?
- REUTERS/Michaela Stache
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyatakan bahwa dirinya siap untuk menerima konsekuensi usai kekalahan dari Bayern Munich. Mereka tak bisa melanjutkan petualangan di Liga Champions 2025-2026.
Los Blancos melawat ke Allianz Arena untuk leg kedua perempat final Liga Champions 2025-2026. Duel terlaksana pada Kamis (16/4/2026) dini hari tadi WIB.
Tertinggal 1-2 dari leg pertama, Madrid sudah menyetarakan agregat ketika laga bergulir belum genap semenit. Arda Guler berhasil memaksimalkan kesalahan kiper Manuel Neuer.
Aleksandar Pavlovic sempat menyamakan skor, namun Madrid kembali unggul melalui tendangan bebas Arda Guler. Menjelang jeda turun minum kedua tim sama-sama mencetak gol melalui Harry Kane dan Kylian Mbappe.
Skor 3-2 bertahan hingga menit-menit akhir. Pada titik ini, duel akan dilanjutkan ke perpanjangan waktu jika skor tidak berubah.
Namun, kartu merah Eduardo Camavinga mengubah segalanya untuk kedua tim. Bayern berhasil menaklukkan 10 pemain Madrid lewat gol-gol Luis Diaz dan Michael Olise.
- REUTERS/Michaela Stache
Guler kemudian juga dikartu merah setelah duel berakhir. Di sisi lain, ketidaklolosan Real Madrid ke semifinal Liga Champions bisa memastikan bahwa mereka akan mengakhiri musim tanpa trofi.
Real Madrid kini hanya ada di peringkat kedua klasemen sementara Liga Spanyol. Mereka tertinggal sembilan poin dari Barcelona dengan sisa tujuh laga lagi.
Alvaro Arbeloa menyadari konsekuensi berat dari hal ini. Pria yang ditunjuk menggantikan Xabi Alonso pada Januari lalu tersebut mengindikasikan bahwa dirinya siap menerima pemecatan dari klub.
“Saya akan menerima konsekuensi dari kekalahan semacam ini. Sejak saya duduk di kursi ini, saya selalu mencoba untuk membantu klub, dalam segala cara yang diperlukan,” kata Arbeloa dalam konferensi pers setelah laga, dilansir dari ESPN.
"Saya tidak ingin menunjukkan kemampuan saya sebagai pelatih, tetapi lebih ingin membantu para pemain di lapangan. Kami telah menghadapi banyak tim, Bayern [Vincent] Kompany, Manchester City [Pep Guardiola], Atlético [Diego] Simeone. Saya tidak tahu seberapa banyak tim ini mewarisi kemampuan saya. Yang pasti, jauh lebih sedikit daripada contoh-contoh yang telah saya berikan,” tambahnya.
Load more