UEFA Akhirnya Resmi Buka Suara soal Kontroversi Penalti di Liga Champions saat Arsenal Ditahan Atletico Madrid
- REUTERS/Violeta Santos Moura
Jakarta, tvOnenews.com - Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) akhirnya resmi buka suara soal kontroversi penalti yang terjadi di pentas Liga Champions. Itu terjadi saat Arsenal ditahan Atletico Madrid dengan skor 1-1.
The Gunners bertandang ke Riyadh Air Metropolitano, Madrid, pada Kamis (30/4/2026) dini hari WIB untuk laga leg pertama semifinal Liga Champions. Mereka berhasil unggul melalui gol Viktor Gyokeres di menit ke-44.
Atletico menyamakan skor dengan cara yang sama pada menit ke-56 melalui Julian Alvarez. Kemudian, Arsenal mendapatkan penalti keduanya pada menit ke-78.
Eberechi Eze dilanggar David Hancko dan wasit Danny Makkelie sempat menunjuk titik putih. Namun, VAR meminta Makkelie untuk meninjau ulang yang mana memakan waktu beberapa menit.
Dia kemudian memutuskan untuk mencabut penalti tersebut. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, pun memprotesnya dengan keras seusai laga.
“Ketika wasit harus menontonnya 13 kali, apa yang jelas dari itu? Itu tidak mungkin dan kami semua sangat marah karenanya. Kita harus menerapkan aturan,” kata Arteta, dilansir The Independent.
“Ketika Anda telah berjuang begitu keras selama sembilan bulan untuk berada di posisi ini, gol itu bisa saja mengubah jalannya pertandingan sepenuhnya. Dan itu tidak boleh terjadi. Maaf. Kami telah mempertaruhkan begitu banyak. Begitu, begitu, begitu banyak. Ini tidak boleh terjadi,” tandasnya.
UEFA merilis pernyataan singkat soal situasi tersebut, hanya mengatakan bahwa Hancko tidak melakukan pelanggaran. “Pemain Atleti, nomor 17, tidak membuat pelanggaran kepada lawan,” tulisnya.
Badan sepak bola Eropa itu tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai keputusan tersebut. Mereka menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Makkelie selaku wasit.
Arteta sendiri telah ditanyakan mengenai langkah berikutnya setelah laga ini. Dia hanya bisa menyerahkan kepada klub jika mau membawanya ke UEFA, namun yang bisa dilakukannya saat ini adalah fokus untuk tim.
“Saya rasa itu terserah klub untuk memutuskan hal terbaik yang harus dilakukan. Sekarang mereka tidak akan memberi kami penalti. Itu sudah berakhir. Dan itu saja. Selesai,” katanya. (rda)
Load more