Arsenal Ditahan Atletico Madrid di Leg Pertama Semifinal Liga Champions, Mikel Arteta Ngamuk Gara-Gara Ini
- REUTERS/Isabel Infantes
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, jengkel setengah mati akibat penalti yang dibatalkan di laga kontra Atletico Madrid. The Gunners tertahan dengan skor 1-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions.
Arsenal melawat ke Riyadh Air Metropolitano pada Kamis (30/4/2026) dini hari tadi WIB untuk semifinal Liga Champions. Mereka berhasil unggul lebih dulu melalui gol penalti Viktor Gyokeres pada menit ke-44.
Namun, Atletico menyamakan kedudukan melalui cara yang sama. Los Rojiblancos mengukir gol melalui eksekusi penalti Julian Alvarez pada menit ke-56.
Wasit Danny Makkelie sejatinya menghadiahkan penalti ketiga ketika laga menyisakan 10 menit lagi. Eberechi Eze terjatuh di kotak terlarang setelah dilanggar oleh David Hancko.
Namun demikian, keputusan Makkelie diubah setelah sang wasit memeriksa melalui VAR. Dia pun membatalkan penalti tersebut untuk Arsenal.
Itu merupakan peristiwa VAR kedua pada laga semalam yang merugikan Arsenal. Yang pertama adalah ketika Ben White dinilai telah melakukan handball terhadap tendangan voli Marcos Llorente, yang berujung penalti Alvarez.
Setelah laga, Arteta pun tak menahan rasa kesalnya. Dia merasa bahwa penalti untuk Atletico tidak layak diberikan dan juga pelanggaran terhadap Eze seharusnya berujung penalti.
“Cara kami kebobolan penalti itu membuat kami kecewa. Di Premier League, itu bukan penalti, tetapi di sini saya harus menerima bahwa ini adalah pelanggaran handball,” kata Arteta, dilansir dari The Independent.
“Namun yang membuat saya sangat marah adalah bagaimana penalti terhadap Eze bisa dibatalkan dengan cara seperti itu padahal tidak ada kesalahan yang jelas dan nyata? Dan ini mengubah jalannya pertandingan. Dan di level ini, maaf, tetapi ini tidak boleh terjadi,” tambahnya.
Arteta mengharapkan agar UEFA bersikap tegas dalam menerapkan aturan. Sang pelatih asal Spanyol merasa bahwa Arsenal sudah banyak dirugikan.
“Ketika wasit harus menontonnya 13 kali, apa yang jelas dari itu? Itu tidak mungkin dan kami semua sangat marah karenanya. Kita harus menerapkan aturan,” sambung Arteta.
“Ketika Anda telah berjuang begitu keras selama sembilan bulan untuk berada di posisi ini, gol itu bisa saja mengubah jalannya pertandingan sepenuhnya. Dan itu tidak boleh terjadi. Maaf. Kami telah mempertaruhkan begitu banyak. Begitu, begitu, begitu banyak. Ini tidak boleh terjadi,” tandasnya.
Load more