Media Belanda Lagi-lagi ‘Cemooh’ Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia itu Disebut Disebut Terlalu Pasif
- Instagram @maartenpaes
tvOnenews.com - Hasil kurang memuaskan diraih Ajax Amsterdam saat menjamu PSV Eindhoven pada pekan ke-32 Eredivisie 2025/2026.
Bermain di Stadion Johan Cruyff ArenA, pada Minggu (3/5/2026), laga berakhir imbang 2-2.
Ajax yang diperkuat kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, langsung dikejutkan gol cepat PSV.
Baru 35 detik laga berjalan, Ricardo Pepi sukses membobol gawang tuan rumah setelah memanfaatkan assist Yarek Gasiorowski.
Tertinggal cepat membuat Ajax meningkatkan intensitas serangan.
Hasilnya, pada menit ke-11, Anton Gaaei mampu menyamakan kedudukan usai menerima umpan dari Mika Godts. Skor 1-1 membuat pertandingan kembali terbuka.
Memasuki babak kedua, PSV kembali menunjukkan efektivitasnya. Myron Boadu mencetak gol pada menit ke-77 untuk membawa tim tamu unggul 2-1.
Namun Ajax tak menyerah. Pada masa injury time, Mika Godts muncul sebagai penyelamat lewat gol penyeimbang yang memastikan laga berakhir imbang.
Di balik hasil tersebut, performa Maarten Paes justru menjadi sorotan media Belanda, Voetbal Primeur.
Dalam ulasan pasca-laga, Paes dinilai tampil di bawah ekspektasi dan mendapat rating paling rendah di skuad Ajax, yakni 5.
"Paes tidak banyak melakukan penyelamatan, namun ia kebobolan dua kali. Ia terlalu pasif saat PSV mencetak gol pembuka dengan sangat cepat, dan kiper tersebut juga tidak sepenuhnya tanpa cela atas gol kedua Eindhoven. Terlebih lagi, ia terlihat sangat goyah saat menguasai bola," tulis Voetbal Primeur.
- Ajax Amsterdam Official
Penilaian tersebut memperlihatkan bahwa Paes dianggap kurang sigap dalam mengantisipasi tekanan cepat dari PSV, terutama pada gol pertama yang terjadi di detik-detik awal pertandingan.
Tambahan satu poin membuat Ajax tertahan di posisi keempat klasemen sementara dengan 55 poin.
Dengan hanya dua laga tersisa, peluang mereka untuk finis sebagai runner-up semakin berat.
Ajax kini tertinggal tiga poin dari Feyenoord yang berada di posisi kedua.
Sementara itu, PSV sudah lebih dulu memastikan gelar juara sejak pekan ke-29, sehingga hasil laga ini tak lagi berpengaruh bagi mereka.
Meski demikian, peluang Ajax untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan masih terbuka.
Finis di posisi kedua memang menjadi target ideal karena memberikan tiket langsung ke Liga Champions.
Namun jika gagal, posisi ketiga tetap memberikan peluang melalui jalur kualifikasi.
Persaingan memperebutkan posisi ketiga juga tidak kalah sengit.
Ajax hanya terpaut satu poin dari NEC Nijmegen yang saat ini berada tepat di atas mereka. Menariknya, NEC juga gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Telstar pada pekan yang sama.
Dengan dua pertandingan tersisa, peluang Ajax untuk mengamankan posisi tiga besar masih sangat terbuka.
Namun mereka dituntut tampil lebih konsisten, termasuk memperbaiki lini pertahanan yang terlihat rapuh dalam beberapa laga terakhir.
Performa Maarten Paes pun menjadi salah satu aspek yang akan terus disorot.
(tsy)
Load more