News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Italia Kritik AC Milan Usai Keok 2-0 dari Sassuolo: Masalah Laten Rossoneri, Strikernya Mandul Tak Bertaji

AC Milan kembali menelan kekalahan menyakitkan setelah takluk dari Sassuolo dalam laga yang memperlihatkan berbagai kelemahan mendasar.
Senin, 4 Mei 2026 - 16:49 WIB
Para Pemain AC Milan saat Dikalahkan Udinese di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan kembali menelan kekalahan menyakitkan setelah takluk dari Sassuolo dalam laga yang memperlihatkan berbagai kelemahan mendasar. Hasil ini membuat sorotan terhadap masa depan tim semakin tajam, terutama terkait arah proyek yang sedang dibangun.

Beberapa waktu lalu, AC Milan masih terlihat cukup stabil meski permainan mereka tidak terlalu menghibur. Namun, hasil positif yang diraih kala itu cukup untuk menjaga posisi mereka tetap kompetitif di papan atas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini situasinya berubah drastis dan memunculkan kekhawatiran besar. Kekalahan terbaru seolah membuka kembali semua keraguan yang sempat mereda.

Performa Milan saat ini jauh dari kata meyakinkan. Tim yang sebelumnya sempat bersaing dalam perebutan gelar kini justru terlihat kehilangan identitas permainan.

Alih-alih tampil percaya diri, Rossoneri justru menunjukkan sisi rapuh, terutama dari segi mental. Mereka tampak kesulitan menjaga konsistensi di momen-momen penting musim ini.

Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, sorotan utama tertuju pada lini serang yang terlihat tumpul. Dalam lima pertandingan terakhir, Milan hanya mampu mencetak satu gol, sebuah catatan yang jelas jauh dari harapan.

Kondisi ini membuat tekanan terhadap tim semakin besar. Dalam persaingan ketat menuju zona Liga Champions, produktivitas menjadi faktor krusial yang tidak bisa diabaikan.

Tak hanya lini depan, pertahanan Milan juga menunjukkan tanda-tanda kerentanan. Beberapa gol yang bersarang ke gawang mereka terjadi akibat kesalahan mendasar yang seharusnya bisa dihindari.

Kerapuhan ini terlihat dari cara tim merespons tekanan lawan. Dalam beberapa momen, pemain tampak kehilangan fokus dan gagal mengambil keputusan yang tepat.

Kartu merah yang diterima Fikayo Tomori menjadi salah satu simbol dari masalah tersebut. Keputusan yang diambil di lapangan mencerminkan kondisi mental yang belum sepenuhnya stabil.

Di sisi lain, keputusan taktis pelatih Massimiliano Allegri juga ikut menjadi bahan perbincangan. Menarik keluar penyerang saat tim sedang tertinggal dinilai sebagai langkah yang membingungkan.

Keputusan tersebut membuat peluang Milan untuk mencetak gol semakin kecil. Padahal, dalam situasi tertinggal, agresivitas seharusnya menjadi prioritas utama.

Di klasemen, posisi AC Milan kini mulai terancam oleh tim-tim pesaing. Jarak yang sebelumnya terasa aman kini semakin menipis dan membuka kembali persaingan menuju zona Liga Champions.

Ketergantungan pada hasil tim lain juga mulai menjadi faktor. Milan tidak lagi sepenuhnya mengendalikan nasib mereka sendiri di sisa musim ini.

Situasi ini tentu menjadi alarm keras bagi seluruh elemen tim. Evaluasi menyeluruh diperlukan jika mereka ingin menghindari kegagalan yang lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masih ada waktu untuk bangkit, namun ruang kesalahan semakin sempit. Jika tidak segera menemukan solusi, musim yang sempat menjanjikan ini bisa berakhir dengan kekecewaan yang mendalam.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satgas PRR Selesaikan Huntara di Sumut dan Sumbar, Giliran Pembangunan Hunian Tetap Dikebut

Satgas PRR Selesaikan Huntara di Sumut dan Sumbar, Giliran Pembangunan Hunian Tetap Dikebut

Berdasarkan data Satgas PRR per 4 Mei 2026, total huntara yang telah selesai dibangun di Sumatera Utara sebanyak 1.024 unit. Sedangkan di Sumatera Barat, sebanyak 830 unit.
Beckham Putra Nugraha Akui Kemenangan dari PSIM Yogyakarta Buat Tambah Mental Persib di Sisa Musim Super League 

Beckham Putra Nugraha Akui Kemenangan dari PSIM Yogyakarta Buat Tambah Mental Persib di Sisa Musim Super League 

Persib bertanding sebagai tuan rumah di pekan ke-31 Super League 2025/2025. Gol tunggal dari Patricio Matricardi membawa Persib unggul 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026).
DPR Minta Prabowo Hapus Skema PPPK, Rekrutmen Guru Harus Satu Pintu Lewat CPNS

DPR Minta Prabowo Hapus Skema PPPK, Rekrutmen Guru Harus Satu Pintu Lewat CPNS

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menilai sudah saatnya pemerintah meninggalkan model multi-skema dan beralih ke satu jalur nasional melalui CPNS.
Polresta Sidoarjo Ungkap Sindikat Elpiji Oplosan di Rumah Kontrakan

Polresta Sidoarjo Ungkap Sindikat Elpiji Oplosan di Rumah Kontrakan

Polisi menyita satu mobil pikap, timbangan, alat suntik, serta ratusan tabung gas. Total barang bukti yang diamankan meliputi 213 tabung kosong, 90 tabung berisi elpiji 3 kg, dan 109 tabung berisi elpiji 12 kg hasil oplosan.
AHY Beberkan Ancaman Penurunan Tanah di Jakarta–Semarang, Pemerintah Siapkan Giant Sea Wall Pantura

AHY Beberkan Ancaman Penurunan Tanah di Jakarta–Semarang, Pemerintah Siapkan Giant Sea Wall Pantura

AHY ungkap penurunan tanah paling parah di Jakarta dan Semarang. Pemerintah siapkan Giant Sea Wall Pantura hadapi ancaman banjir rob.
Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Mengukuhkan Kepala Kantor Perwakilan LPS I Sumatera

Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Mengukuhkan Kepala Kantor Perwakilan LPS I Sumatera

Pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan LPS I tersebut merupakan bagian dari komitmen LPS dalam mendorong pengembangan talenta internal dan bagian dari reorganisasi untuk memperkuat kesiapan kelembagaan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, serta pencapaian visi dan misi LPS.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT