News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eksperimen Gagal Allegri: Nkunku Terisolasi dan Lini Tengah AC Milan Kehilangan Intensitas saat Dipermalukan Sassuolo

AC Milan menelan hasil pahit saat bertandang ke markas Sassuolo. Kekalahan 0-2 di Stadion Mapei menjadi gambaran jelas bagaimana tim ini sedang kehilangan arah.
Rabu, 6 Mei 2026 - 11:56 WIB
Pemain AC Milan, Luka Modric
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan kembali menelan hasil pahit saat bertandang ke markas Sassuolo dalam lanjutan Serie A. Kekalahan 0-2 di Stadion Mapei menjadi gambaran jelas bagaimana tim ini sedang kehilangan arah di momen krusial musim.

Laga baru berjalan lima menit ketika Domenico Berardi langsung membuka keunggulan tuan rumah. Gol cepat tersebut seakan menjadi pertanda buruk bagi Milan yang sejak awal tampak kesulitan menemukan ritme permainan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi semakin rumit ketika Fikayo Tomori harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Bek asal Inggris itu menerima kartu kuning kedua sebelum turun minum, sehingga Milan harus bermain dengan 10 orang.

Memasuki babak kedua, tekanan dari Sassuolo tidak mereda. Mereka justru semakin leluasa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengontrol jalannya pertandingan.

Armand Laurienté kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah lewat skema serangan cepat. Gol tersebut semakin menegaskan dominasi Sassuolo atas Milan sepanjang laga.

Dilansir dari SempreMilan, dari sisi taktik sejatinya AC Milan mencoba tampil agresif sejak awal. Massimiliano Allegri melakukan beberapa perubahan untuk memberikan variasi dalam permainan timnya.

Namun, pendekatan tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Sassuolo justru tampil disiplin dengan blok pertahanan rendah yang sulit ditembus.

Kondisi ini membuat lini serang Milan kehilangan kreativitas. Rafael Leao kerap dipaksa melebar, sementara Christopher Nkunku lebih sering terisolasi di area tengah.

Ketiadaan koneksi antarlini menjadi masalah utama. Serangan yang dibangun kerap terhenti sebelum benar-benar mengancam gawang lawan.

Di lini tengah, Milan juga kesulitan mengimbangi intensitas permainan Sassuolo. Transisi cepat tuan rumah beberapa kali membuat pertahanan Rossoneri kehilangan bentuk.

Kartu merah Tomori semakin memperbesar celah di lini belakang. Koordinasi antarpemain bertahan pun terlihat goyah saat menghadapi tekanan bertubi-tubi.

Upaya Allegri melakukan pergantian pemain di babak kedua tidak banyak mengubah keadaan. Masuknya beberapa nama baru gagal memberikan dampak signifikan terhadap permainan tim.

Secara statistik, performa AC Milan juga jauh dari kata memuaskan. Mereka bahkan tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

Minimnya peluang berbahaya menunjukkan tumpulnya lini depan Milan. Hal ini menjadi alarm serius bagi tim yang tengah memburu tiket Liga Champions.

Di sisi lain, Sassuolo tampil lebih efektif dan terorganisir. Mereka tidak hanya unggul secara taktik, tetapi juga dalam duel fisik dan determinasi di lapangan.

Hasil ini membuat posisi Milan di klasemen semakin terancam. Persaingan menuju empat besar kini kembali terbuka dan penuh tekanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika tidak segera berbenah, situasi ini bisa berdampak lebih besar bagi perjalanan mereka musim ini. Milan tidak hanya terancam kehilangan tiket Liga Champions, tetapi juga kepercayaan publik yang mulai goyah.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Kian Dekat Lolos Piala Dunia, Eks Pelatih Liga Italia Beri Wejangan Khusus untuk Garuda Muda di Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia Kian Dekat Lolos Piala Dunia, Eks Pelatih Liga Italia Beri Wejangan Khusus untuk Garuda Muda di Piala Asia U-17 2026

Kemenangan atas China jadi awal menjanjikan bagi Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026. Namun pelatih Kurniawan Dwi Yulianto memilih meredam euforia.
Aksi Pengeroyokan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Aksi Pengeroyokan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Aksi dugaan pengeroyokan dan perusakan kendaraan terjadi di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.
5 Syarat Beli Hewan Kurban Kambing yang Sah sesuai Syariat Islam

5 Syarat Beli Hewan Kurban Kambing yang Sah sesuai Syariat Islam

Bulan Mei 2026 menjadi bulan spesial bagi umat muslim karena ada hari raya Idul Adha. Momen yang mengajak untuk berkurban.
Megawati Hangestri Cuma Opsi Cadangan? Hyundai Hillstate Disebut Kecewa Usai Gagal Amankan Bintang Jepang

Megawati Hangestri Cuma Opsi Cadangan? Hyundai Hillstate Disebut Kecewa Usai Gagal Amankan Bintang Jepang

Menjelang bergulirnya musim baru Liga Voli Korea 2026–2027, dinamika bursa transfer mulai memanas. Nama Megawati Hangestri kembali jadi sorotan di V-League.
Polisi Ungkap 31 Orang Positif Narkoba dari Rombongan Wisata Pantai Wediawu

Polisi Ungkap 31 Orang Positif Narkoba dari Rombongan Wisata Pantai Wediawu

Hasil pemeriksaan urine terhadap rombongan wisata yang terlibat insiden di Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, mengungkap temuan mengejutkan.
Kasus 3 Pengacara Diamankan di Surabaya, AKPI Minta Publik Tak Seret Pendidikan Kurator

Kasus 3 Pengacara Diamankan di Surabaya, AKPI Minta Publik Tak Seret Pendidikan Kurator

Ramainya kabar mengenai diamankannya tiga pengacara atas dugaan penyalahgunaan ganja mendapat respons dari Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT