News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Tersingkir Dramatis, Pelatih Bayern Munchen Sindir Keputusan Wasit usai PSG Lolos ke Final Liga Champions

Kegagalan Bayern Munchen melangkah ke final Liga Champions 2025/2026 meninggalkan rasa kecewa mendalam bagi Vincent Kompany. Pelatih asal Belgia itu menilai timnya sudah berjuang maksimal, namun hasil akhir belum berpihak kepada Die Bayern.
Kamis, 7 Mei 2026 - 08:36 WIB
Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany
Sumber :
  • REUTERS/Angelika Warmuth

‎Jakarta, tvOnenews.com - Kegagalan Bayern Munchen melangkah ke final Liga Champions 2025/2026 meninggalkan rasa kecewa mendalam bagi Vincent Kompany. Pelatih asal Belgia itu menilai timnya sudah berjuang maksimal, namun hasil akhir belum berpihak kepada Die Bayern.

‎Bayern harus mengubur mimpi tampil di partai puncak usai ditahan imbang Paris Saint-Germain dengan skor 1-1 pada leg kedua semifinal di Allianz Arena, Kamis (7/5) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat wakil Jerman tersingkir karena kalah agregat 5-6 dari klub asal Prancis tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. PSG langsung menekan dan berhasil mencuri gol cepat yang membuat publik tuan rumah terdiam.

‎Gol pembuka PSG lahir melalui aksi Ousmane Dembele. Penyerang timnas Prancis itu sukses memaksimalkan umpan matang Khvicha Kvaratskhelia setelah serangan balik cepat gagal dihentikan lini pertahanan Bayern Munchen.

‎Tertinggal lebih dulu membuat Bayern berusaha meningkatkan intensitas serangan. Tim asuhan Vincent Kompany beberapa kali mengurung pertahanan PSG demi mencari gol penyama kedudukan.

‎Meski mendominasi penguasaan bola di sejumlah momen, Bayern kesulitan membongkar pertahanan lawan. Barisan belakang PSG tampil disiplin dan mampu mematahkan berbagai peluang yang dibangun Harry Kane dan kolega.

‎Tekanan demi tekanan terus dilakukan Bayern sepanjang babak kedua. Namun efektivitas serangan menjadi persoalan utama yang membuat peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol.

‎Gol yang dinanti publik Allianz Arena akhirnya datang pada masa injury time. Harry Kane sukses mencetak gol penyeimbang lewat sepakan kaki kiri pada menit ke-90+4.

‎Namun gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Bayern Munchen. Skor imbang 1-1 bertahan hingga laga usai dan memastikan PSG melangkah ke final Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun.

‎Pada partai final nanti, PSG dijadwalkan menghadapi Arsenal yang sebelumnya berhasil memastikan tiket ke laga puncak. Duel tersebut diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama sedang berada dalam performa impresif musim ini.

‎Usai pertandingan, Vincent Kompany mencoba menerima kenyataan pahit yang dialami timnya. Ia menilai pertandingan berjalan cukup seimbang antara kedua tim.

‎Meski demikian, Kompany tidak menutupi rasa kecewanya terhadap sejumlah keputusan wasit Joao Pinheiro. Menurutnya, beberapa momen penting justru merugikan Bayern Munchen dalam pertandingan krusial tersebut.

‎"Kami lebih baik di beberapa momen, dan di momen lain mereka lebih baik. Kami berada di level yang sama," ujar Kompany dikutip dari Bulinews, Kamis (7/4/2026). 

‎"Kualitas pemain akan menentukan jenis pertandingan seperti ini, tetapi keputusan juga. Tidak ada yang menguntungkan kami, jika Anda melihat momen-momen yang diperdebatkan, semuanya selalu merugikan kami," tambahnya. 

‎Pelatih berusia 40 tahun itu juga menyinggung insiden yang menurutnya layak menghasilkan kartu merah maupun penalti. Akan tetapi, wasit dinilai memilih untuk tidak mengambil keputusan tersebut.

‎"Saya melihat kartu merah dan penalti malam ini, tetapi wasit tidak melihatnya. Saya tahu aturannya, dan bola itu berasal dari pemainnya sendiri, tetapi ayolah, dari jarak 10 meter dengan tangan di atas kepala?" kata Kompany.

‎Terlepas dari kontroversi yang terjadi sepanjang laga, Kompany tetap memberikan penghormatan kepada PSG. Ia menilai klub asal Paris tersebut memang pantas disebut sebagai salah satu tim terbaik di Eropa dalam beberapa musim terakhir.

‎"Hal itu tidak mengurangi kualitas PSG. Mereka menjadi salah satu tim terbaik di Eropa selama tiga tahun terakhir," ucap Kompany. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Kami kurang beruntung, karena kita berkompetisi. Setiap kali kami menghadapi mereka, rasanya kami sangat dekat," tutupnya. 

‎(igp/rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tim Renang Artistik Indonesia Tampil Gemilang di World Aquatics Artistic Swimming World Cup 2026

Tim Renang Artistik Indonesia Tampil Gemilang di World Aquatics Artistic Swimming World Cup 2026

Tim renang artistik Indonesia berhasil tampil gemilang dan mencatatkan hasil membanggakan di World Aquatics Artistic Swimming World Cup 2026.
Dedi Mulyadi Tak Mau Salah Langkah, Klarifikasi Pihak BJB soal Aman Yani Ungkap Fakta Mengejutkan

Dedi Mulyadi Tak Mau Salah Langkah, Klarifikasi Pihak BJB soal Aman Yani Ungkap Fakta Mengejutkan

Dedi Mulyadi klarifikasi pihak BJB soal Aman Yani dan mengungkap fakta mengejutkan terkait dugaan kredit bermasalah yang ramai jadi sorotan publik di media.
Alhamdulillah, Ekonomi Jatim Tumbuh Hampir 6 Persen dan Tertinggi Se-Jawa

Alhamdulillah, Ekonomi Jatim Tumbuh Hampir 6 Persen dan Tertinggi Se-Jawa

Pertumbuhan Ekonomi Jatim pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai 5,96 persen (y-on-y), tertinggi di Pulau Jawa.
Kakek 77 Tahun Cabuli Anak Bawah Umur, Bujuk Rayu Korban Pakai Permen dan Uang

Kakek 77 Tahun Cabuli Anak Bawah Umur, Bujuk Rayu Korban Pakai Permen dan Uang

Kekek berinisial ST (77) mencabuli anak 10 tahun di Kabupaten Way Kanan, Lampung. 
Rencana Eksekusi Hotel Sultan Memanas, Hamdan Zoelva Minta Kepastian Hukum dan Ganti Rugi: Demi Jaga Iklim Investasi

Rencana Eksekusi Hotel Sultan Memanas, Hamdan Zoelva Minta Kepastian Hukum dan Ganti Rugi: Demi Jaga Iklim Investasi

Menurut Hamdan Zoelva, bangunan Hotel Sultan bukan bagian dari skema Build, Operate, Transfer (BOT), sehingga tidak dapat langsung dieksekusi atau diambil alih begitu saja.
India Sudah Resmi, China Bakal Ikut Tantang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026?

India Sudah Resmi, China Bakal Ikut Tantang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026?

China berpotensi mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar di Indonesia pada bulan September dan Oktober mendatang. India menjadi negara terbaru yang mengonfirmasi kehadirannya.

Trending

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
Pidato Tanpa Teks di Depan Para ASN Sherly Tjoanda Bikin Heboh, Gaya Bicara Gubernur Malut Itu Disorot Netizen

Pidato Tanpa Teks di Depan Para ASN Sherly Tjoanda Bikin Heboh, Gaya Bicara Gubernur Malut Itu Disorot Netizen

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bikin heboh usai pidato tanpa teks di depan para ASN, netizen soroti gaya bicara gubernur Malut.
Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur membangun Maluku Utara mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama ketiga anaknya. Mengenal putra sulungnya, Edbert Laos
Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Speechless Bertemu Kakek yang Punya Istri Muda, hingga Penahanan dr Richard Lee Diperpanjang

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Speechless Bertemu Kakek yang Punya Istri Muda, hingga Penahanan dr Richard Lee Diperpanjang

Reaksi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bertemu kakek punya istri muda. Penahanan dr Richard Lee kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen diperpanjang
Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai dites perkalian dadakan oleh Gubernur Malut Sherly Tjoanda, murid di Sekolah Rakyat Akekolano justru jadi sorotan netizen, dibandingkan dengan zaman dulu.
Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 dipindah ke Samarinda.
Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta

Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta

Mantan pemain Timnas Indonesia, Greg Nwokolo menyayangkan venue laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Samarinda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT