Deja Vu Scudetto 2011, Media Italia Sebut Allegri Proyeksikan Youssouf Fofana Jadi The Next Van Bommel di AC Milan
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan dikabarkan tengah menyiapkan perubahan penting di lini tengah jelang laga melawan Atalanta akhir pekan ini. Nama Youssouf Fofana menjadi sorotan setelah disebut berpeluang menempati posisi baru yang dianggap lebih ideal dengan karakter permainannya.
Keputusan tersebut muncul setelah performa lini tengah Rossoneri dinilai belum sepenuhnya stabil dalam beberapa pertandingan terakhir. Massimiliano Allegri pun mulai mencari formula baru agar permainan Milan kembali menemukan keseimbangan.
Cedera yang dialami Luka Modric menjadi salah satu alasan utama perubahan itu mulai dipertimbangkan. Absennya gelandang veteran asal Kroasia tersebut memaksa Allegri memutar otak demi menjaga kualitas permainan tim di sisa musim.
Menurut laporan Tuttosport, Fofana kini menjadi kandidat terkuat untuk mengisi peran sentral dalam skema tiga gelandang Milan. Pelatih asal Italia itu disebut melihat potensi besar dalam diri pemain asal Prancis tersebut untuk menjadi poros utama permainan.
Sebelumnya, nama Samuele Ricci sempat disebut bakal mendapat kesempatan tampil sejak menit awal. Namun, seiring perkembangan situasi tim, Allegri justru lebih condong memilih Fofana sebagai solusi utama di sektor tengah.
Eksperimen memainkan Ardon Jashari di posisi tersebut sebelumnya belum memberikan hasil maksimal. Situasi itu membuat Allegri mulai kembali mempertimbangkan pendekatan yang lebih sederhana, tetapi sesuai dengan karakter pemain yang dimiliki.
Menariknya, perubahan posisi ini disebut bukan sesuatu yang asing bagi Fofana. Sang pemain sebelumnya bahkan pernah mengakui bahwa dirinya kurang nyaman dengan peran yang selama ini diberikan dalam sistem permainan Milan.
Kini, Allegri melihat Fofana sebagai sosok yang bisa menghadirkan keseimbangan antara agresivitas dan disiplin taktik di lini tengah. Kemampuan merebut bola serta menjaga ritme permainan menjadi alasan utama mengapa ia dinilai cocok untuk peran tersebut.
Perubahan ini juga memunculkan memori era sukses Milan pada musim 2010/2011. Saat itu, Allegri sukses membangun fondasi kuat di lini tengah dengan menempatkan Mark van Bommel sebagai jangkar utama dalam formasi tiga gelandang.
Kehadiran Van Bommel kala itu terbukti memberikan stabilitas besar bagi Rossoneri hingga akhirnya sukses meraih gelar Scudetto. Karena itu, banyak pihak mulai melihat adanya kemiripan karakter permainan antara Van Bommel dan Fofana.
Meski situasi musim ini berbeda jauh dibanding era kejayaan tersebut, Milan tetap memiliki target besar yang harus dicapai. Rossoneri masih berjuang mengamankan tiket Liga Champions musim depan demi menjaga stabilitas proyek klub.
Jika eksperimen ini berjalan sukses, bukan tidak mungkin Fofana akan menjadi salah satu pemain paling penting dalam skema Allegri ke depan. Apalagi, usianya masih berada dalam fase matang untuk berkembang menjadi pemimpin di lini tengah.
Perubahan posisi Fofana juga memancing banyak diskusi di kalangan pendukung Milan. Sebagian besar tifosi menilai pemain asal Prancis itu memang lebih cocok dimainkan sebagai gelandang bertahan murni ketimbang diberi tugas terlalu ofensif.
Beberapa suporter bahkan membandingkan gaya bermain Fofana dengan legenda lini tengah seperti Claude Makelele. Mereka menilai tugas utamanya seharusnya fokus memutus serangan lawan dan mendistribusikan bola kepada gelandang kreatif di depannya.
(sub)
Load more