Isu Konflik dengan Ibrahimovic Mencuat, Allegri Buka-bukaan Soal Internal AC Milan Jelang Hadapi Genoa
- REUTERS/Violeta Santos Moura
Jakarta, tvOnenews.com - Situasi internal AC Milan menjadi sorotan menjelang akhir musim 2025/2026. Di tengah tekanan besar dalam perburuan tiket Liga Champions, rumor keretakan hubungan antara Massimiliano Allegri dan Zlatan Ibrahimovic mulai ramai dibicarakan media Italia.
Isu tersebut mencuat setelah performa Rossoneri terus mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Hasil yang tidak konsisten membuat suasana di dalam klub disebut mulai memanas, termasuk di level manajemen.
Laporan dari sejumlah media Italia menyebut hubungan Allegri dan Ibrahimovic tidak lagi harmonis. Keduanya dikabarkan beberapa kali terlibat perbedaan pandangan terkait arah tim dan kebijakan klub musim ini.
Rumor itu semakin berkembang karena AC Milan juga sedang berada dalam fase yang tidak menentu. Selain ancaman gagal lolos ke Liga Champions, Rossoneri disebut berpotensi melakukan perubahan besar di jajaran manajemen pada musim panas mendatang.
Nama Igli Tare juga ikut terseret dalam situasi tersebut. Direktur olahraga AC Milan itu bahkan dikabarkan bisa meninggalkan klub bersama Allegri jika Rossoneri gagal memenuhi target akhir musim.
Di tengah berbagai spekulasi yang terus berkembang, Allegri akhirnya buka suara. Pelatih asal Italia tersebut memberikan tanggapan langsung saat menghadiri konferensi pers jelang pertandingan melawan Genoa.
Allegri tidak secara tegas membantah adanya perbedaan pendapat di internal klub. Namun, ia menilai situasi tersebut merupakan hal yang normal dalam sebuah organisasi besar seperti AC Milan.
“Saya selalu terbiasa memiliki hubungan profesional. Dan saya bersikap profesional kepada semua manajer dan pemilik klub,” ujar Allegri dalam konferensi persnya, dilansir dari SempreMilan.
Mantan pelatih Juventus itu menjelaskan bahwa perbedaan pendapat dalam rapat merupakan sesuatu yang biasa terjadi. Menurutnya, diskusi dan perdebatan justru menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan di dalam klub.
“Dalam rapat, bukan hanya musim ini, selalu ada diskusi di mana kita bisa setuju atau tidak setuju. Namun hari ini kami semua harus fokus pada pertandingan besok,” lanjutnya.
Allegri juga menegaskan bahwa kepentingan klub harus berada di atas kepentingan pribadi siapa pun. Ia ingin semua elemen Milan tetap bergerak dalam arah yang sama demi menyelamatkan musim mereka.
“Dalam sebuah perusahaan pasti ada diskusi, ada yang melihat putih, ada yang melihat hitam, dan ada yang melihat merah. Yang penting semua orang bekerja demi kepentingan perusahaan,” kata Allegri.
Pelatih berusia 58 tahun tersebut bahkan mengaku pernah menghadapi konflik yang jauh lebih besar sepanjang kariernya. Meski begitu, ia menilai situasi di Milan saat ini masih berada dalam batas yang wajar.
Di sisi lain, Allegri justru memberikan pujian terbuka kepada Igli Tare. Ia menyebut direktur olahraga asal Albania itu sebagai sosok profesional yang memiliki kemampuan kerja sangat baik.
“Kami sudah memiliki Tare sebagai direktur olahraga. Dia telah melakukan pekerjaan yang bagus, dan saya langsung cocok dengannya,” ujar Allegri.
Tidak berhenti sampai di situ, Allegri juga membela Tare dari berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepadanya. Menurutnya, semua orang di dalam klub memiliki tanggung jawab masing-masing atas hasil musim ini.
“Dia adalah sosok yang serius dan sangat siap secara profesional. Semua serangan yang diarahkan kepadanya saat ini, pada akhirnya setiap orang memiliki tanggung jawab masing-masing ketika musim berakhir,” tambahnya.
Pernyataan Allegri itu semakin memperjelas bahwa situasi di internal AC Milan memang sedang tidak sepenuhnya tenang. Namun, di tengah tekanan dan rumor yang beredar, Rossoneri tetap dituntut fokus menghadapi dua laga terakhir musim ini.
Saat ini, Milan masih berjuang mengamankan posisi empat besar Serie A demi lolos ke Liga Champions musim depan. Kegagalan mencapai target tersebut diyakini bisa memicu perubahan besar di tubuh klub, mulai dari pelatih hingga struktur manajemen.
Karena itu, pertandingan melawan Genoa menjadi lebih dari sekadar laga biasa bagi Rossoneri. Hasil pertandingan tersebut bisa menentukan bukan hanya nasib Milan di klasemen, tetapi juga masa depan sejumlah figur penting di San Siro.
(sub)
Load more