Media Italia Panik Bukan Main usai Jay Idzes Dikabarkan Siap Tampil Lawan Parma, Tanpa Bek Timnas Indonesia Ternyata Separah Ini
- instagram.com/sassuolocalcio/
Jakarta, tvOnenews.com - Media Italia panik bukan main setelah Jay Idzes dikabarkan bakal diturunkan saat Sassuolo menghadapi Parma pada laga pekan terakhir Serie A 2025-2026. Partai ini akan berlangsung di Ennio Tardini, Sabtu (24/5/2026).
Kepanikan tersebut muncul setelah media Italia, il Resto del Carlino, membahas perbedaan mencolok performa pertahanan Sassuolo saat Jay Idzes bermain dan ketika dirinya absen. Statistik itu menjadi bukti bahwa kehadiran kapten Timnas Indonesia tersebut bukan sekadar pelengkap di skuad asuhan Fabio Grosso.
"Sebuah statistik menarik disoroti dalam edisi hari ini dari il Resto del Carlino, yang menyoroti perbedaan rata-rata gol yang kebobolan Sassuolo dengan dan tanpa Jay Idzes di lapangan," tulis media Italia, Parma Live.
"Menurut surat kabar tersebut, Neroverdi kebobolan rata-rata 2,33 gol per pertandingan (7 gol dalam 3 pertandingan), dibandingkan dengan 1,23 gol per pertandingan dengan bek tengah asal Indonesia itu di lapangan," lanjutnya.
- Instagram @seriea
"Ini adalah perbedaan yang signifikan bagi tim asuhan Fabio Grosso, yang berharap Idzes dapat kembali bermain di pertandingan liga terakhir melawan Parma," tulis Parma Live.
Perbedaan itu tentu menjadi sinyal kuat betapa pentingnya Jay Idzes bagi Sassuolo. Tanpa dirinya, pertahanan tim terlihat jauh lebih rapuh dan lebih mudah ditembus lawan.
Cedera yang dialami Jay Idzes terjadi saat Sassuolo menghadapi AC Milan pada 3 Mei 2026. Dalam laga tersebut, Sassuolo menang 2-0, tetapi Idzes harus ditarik keluar pada babak pertama karena mengalami masalah cedera.
Absennya Jay Idzes kemudian langsung terasa dalam beberapa pertandingan setelahnya. Sassuolo kehilangan salah satu pemain paling konsisten yang selama ini menjadi tumpuan Fabio Grosso di sektor pertahanan.
- instagram.com/sassuolocalcio/
Bukan hanya soal kemampuan bertahan, Jay Idzes juga memiliki peran penting dalam mengatur organisasi lini belakang. Ia kerap menjadi pemain yang menjaga jarak antarlini, membaca pergerakan lawan, dan membantu tim keluar dari tekanan.
Pertandingan tersebut bisa menjadi kesempatan bagi Jay Idzes untuk kembali tampil jika kondisinya benar-benar memungkinkan. Namun, Sassuolo tentu tidak ingin mengambil risiko apabila cedera sang bek belum pulih sepenuhnya.
Bagi Fabio Grosso, kehadiran Jay Idzes jelas menjadi tambahan besar dalam upaya menutup musim dengan hasil positif. Apalagi, Parma bukan lawan yang bisa dianggap mudah ketika bermain di kandang sendiri.
Sassuolo saat ini membutuhkan stabilitas di lini belakang agar tidak kembali mengalami masalah serupa. Data kebobolan tanpa Jay Idzes sudah cukup menggambarkan bahwa absennya sang pemain memberi dampak besar bagi keseimbangan tim. (fan)
Load more