Pernah Jadi Kapten Inter dan Dibuang, Mauro Icardi Kini Malah Jadi Incaran AC Milan di Bursa Transfer Musim Panas
- REUTERS/Dilara Senkaya
Jakarta, tvOnenews.com - Masa depan Mauro Icardi menjadi perbincangan hangat di bursa transfer Eropa. Penyerang asal Argentina itu dikabarkan semakin dekat dengan pintu keluar Galatasaray setelah negosiasi kontrak baru berjalan di tempat.
Kontrak Icardi bersama klub raksasa Turki tersebut akan berakhir pada penghujung Juni 2026. Hingga memasuki pekan pertama bulan Juni, belum ada tanda-tanda kesepakatan baru yang tercapai antara kedua belah pihak.
Situasi ini membuat spekulasi mengenai klub berikutnya semakin menguat. Sejumlah laporan dari Italia menyebut Icardi mulai mempertimbangkan berbagai opsi untuk melanjutkan kariernya di level tertinggi.
Satu hal yang disebut menjadi prioritas sang pemain adalah keinginan kembali ke Serie A. Kompetisi kasta tertinggi Italia itu memang menjadi tempat yang membesarkan namanya hingga dikenal sebagai salah satu penyerang paling tajam di Eropa.
Jika benar hengkang, Icardi akan mengakhiri kebersamaannya dengan Galatasaray setelah empat musim. Selama memperkuat klub tersebut, ia mencatatkan kontribusi impresif dengan torehan 77 gol dan 25 assist dari 134 pertandingan.
Catatan tersebut menjadi bukti bahwa ketajamannya belum benar-benar hilang. Bahkan ketika perannya mulai berkurang setelah kedatangan Victor Osimhen, Icardi tetap mampu memberikan dampak positif setiap kali mendapat kesempatan bermain.
Jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano melaporkan bahwa Icardi kini tengah mempelajari berbagai opsi yang tersedia. Pemain berusia 33 tahun itu diyakini ingin mengambil keputusan terbaik mengingat kontrak berikutnya bisa menjadi salah satu yang terakhir dalam karier profesionalnya.
Meski usianya tidak lagi muda, Icardi masih merasa mampu bersaing di level elite. Ia juga disebut masih memiliki ambisi untuk bermain di klub yang berpeluang meraih trofi dan bersaing di papan atas.
Nama Juventus menjadi salah satu klub yang paling sering dikaitkan dengan mantan kapten Inter Milan tersebut. Namun hingga saat ini, Bianconeri belum mengambil langkah konkret karena masih mempertimbangkan beberapa opsi penyerang lain yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan tim.
Di tengah situasi tersebut, AC Milan ikut terseret dalam pusaran rumor transfer. Rossoneri disebut membuka peluang mencari penyerang baru setelah lini depan mereka dinilai belum tampil konsisten sepanjang musim lalu.
Meski begitu, langkah Milan masih tergolong sangat awal. Manajemen klub saat ini masih fokus merampungkan struktur teknis dan menentukan sosok pelatih yang akan memimpin tim pada musim depan.
Faktor lain yang membuat isu ini menarik adalah latar belakang Icardi sebagai mantan pemain sekaligus kapten Inter Milan. Jika transfer tersebut benar-benar terwujud, kepindahannya ke AC Milan tentu akan menjadi salah satu cerita paling mengejutkan pada bursa transfer musim panas tahun ini.
Sebagai informasi, Mauro Icardi pernah menjadi andalan Inter Milan sebelum didepak pada musim panas 2019 setelah terlibat konflik internal yang berkepanjangan. Perselisihan itu bermula dari kebuntuan negosiasi kontrak dan sejumlah komentar kontroversial dari mantan istrinya yang juga berperan sebagai agen, Wanda Nara.
Situasi tersebut membuat Inter mencopot ban kapten dari lengan Icardi pada Februari 2019. Hubungan yang semakin memburuk membuat sang striker kemudian terasing dari skuad utama Nerazzurri.
Ketika Antonio Conte ditunjuk sebagai pelatih baru Inter, nama Icardi tidak lagi masuk dalam rencana tim. Ia kemudian dipinjamkan ke Paris Saint-Germain (PSG) sebelum direkrut secara permanen oleh klub asal Prancis tersebut pada 2020.
Setelah menjalani petualangan di Ligue 1, Icardi melanjutkan kariernya bersama Galatasaray dan kembali menemukan ketajamannya. Kini, dengan kontraknya yang akan segera berakhir, peluang untuk kembali ke Serie A terbuka lebar, termasuk kemungkinan mengejutkan bergabung dengan rival sekota mantan klubnya, AC Milan.
(sub)
Load more