Bursa Transfer Timnas Indonesia: Emil Audero Pamit dan Ucapkan Terima Kasih ke Cremonese, Comeback ke Como Musim Depan
- REUTERS/Ciro De Luca
Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Cremonese pada bursa transfer musim panas. Pemain kelahiran Mataram itu menyampaikan pesan perpisahan yang menyentuh melalui media sosial.
Ucapan pamit tersebut diunggah Emil melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu. Ia mengaku tetap bersyukur meski musim yang dijalaninya berakhir dengan hasil yang tidak sesuai harapan.
"Tahun yang rumit dan akhir yang tak diinginkan, tetapi pilihan yang akan saya ulangi. Terima kasih, Cremona!" tulis Emil dalam unggahan yang langsung dibanjiri komentar para pendukung.
Unggahan tersebut mendapat respons hangat dari Cremonese. Manajemen klub turut menyampaikan doa terbaik agar Emil meraih kesuksesan dalam perjalanan kariernya.
Selama musim 2025/2026, Emil menjadi sosok penting di bawah mistar gawang Cremonese. Ia memperkuat klub tersebut dengan status pinjaman dari Como 1907.
Kepercayaan yang diberikan tim dijawab Emil dengan penampilan yang konsisten. Ia tampil dalam 34 pertandingan dengan total 3.069 menit bermain sepanjang musim.
Tak hanya menjadi pilihan utama, Emil juga membukukan 11 clean sheet. Catatan itu menunjukkan kontribusinya yang besar dalam menjaga lini pertahanan Cremonese.
Meski tampil impresif secara individu, Emil tak mampu menyelamatkan timnya dari degradasi. Cremonese harus mengakhiri musim di peringkat ke-18 klasemen akhir Serie A.
Klub tersebut hanya mengumpulkan 34 poin sepanjang musim. Mereka tertinggal empat angka dari Lecce yang menempati batas akhir zona aman.
Berakhirnya masa peminjaman membuat Emil kembali ke Como 1907. Kiper berusia 29 tahun itu masih terikat kontrak hingga Juni 2028.
Masa depan Emil bersama Como pun mulai menjadi perhatian. Apalagi klub tersebut dipastikan tampil di Liga Champions musim 2026/2027.
Persaingan di skuad Como diprediksi akan semakin ketat. Emil harus membuktikan kualitasnya jika ingin merebut posisi utama di bawah mistar gawang.
Meski begitu, peluang untuk kembali dipinjamkan ke klub lain juga masih terbuka. Langkah tersebut bisa menjadi solusi agar menit bermainnya tetap terjaga.
Sepanjang kariernya, Emil telah mengumpulkan banyak pengalaman di sepak bola Italia. Ia pernah memperkuat Palermo, Juventus, Venezia, Sampdoria, Inter Milan, Cremonese, dan kini kembali ke Como 1907.
Load more