Amorim Usai Bawa AC Milan Permalukan Manchester United 4-2: Sudah Tak Ada Rasa dengan Setan Merah
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan menutup pramusim dengan kemenangan meyakinkan atas Manchester United. Rossoneri sukses mengalahkan Setan Merah dengan skor 4-2.
Duel tersebut berlangsung di Wroclaw Stadium, Polandia, Sabtu (15/8/2026). Laga ini juga menjadi pertemuan pertama Ruben Amorim dengan mantan klubnya.
Manchester United langsung mengejutkan Milan ketika laga baru berjalan dua menit. Sundulan Harry Maguire memanfaatkan sepak pojok Bruno Fernandes membawa MU unggul 1-0.
Milan mencoba memberikan respons melalui Ruben Loftus-Cheek. Namun, dua peluang yang didapat pada menit ke-8 dan 14 masih mampu diamankan Senne Lammens.
MU kemudian memperoleh penalti pada menit ke-41. Bruno Fernandes gagal menjalankan tugas setelah sepakannya ditepis Lorenzo Torriani.
Kegagalan tersebut menjadi momentum bagi Milan untuk bangkit. Samuel Chukwueze mencetak gol penyama setelah memanfaatkan umpan Goncalo Ramos.
Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Pertandingan semakin menarik karena kedua tim kembali tampil agresif pada babak kedua.
MU kembali unggul pada menit ke-51 melalui Patrick Dorgu. Ia memanfaatkan kesalahan Milan saat melakukan umpan balik ke lini pertahanan.
Milan hanya membutuhkan waktu enam menit untuk menyamakan kedudukan. Alphadjo Cisse mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menghidupkan kembali momentum Rossoneri.
Milan kemudian berbalik unggul pada menit ke-68. Umpan silang Chukwueze disambut sundulan Ramos yang gagal dihentikan Lammens.
Keunggulan Milan bertambah empat menit kemudian. Loftus-Cheek menggiring bola dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan yang bersarang di tiang dekat.
MU berusaha mengejar ketertinggalan pada menit-menit akhir. Namun, Torriani tampil solid dan beberapa kali menggagalkan peluang pemain Setan Merah.
Milan akhirnya mempertahankan kemenangan 4-2 hingga pertandingan berakhir. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi pasukan Amorim menjelang kompetisi musim 2026/2027.
Selain kemenangan Milan, perhatian juga tertuju kepada Amorim. Pelatih asal Portugal itu akhirnya kembali menghadapi Manchester United setelah meninggalkan klub tersebut.
Amorim mengaku pertandingan tersebut tidak membuatnya memiliki perasaan khusus. Ia menegaskan fokusnya kini sepenuhnya tertuju kepada Milan.
“Tidak. Bagi saya, ini pertandingan biasa. Sejak saya menandatangani kontrak dengan Milan, saya tidak lagi merasakan apa pun terhadap Manchester United,” ujar Amorim kepada Sky Sport.
Amorim tetap mengaku bangga pernah menangani Manchester United. Namun, ia menyebut kebahagiaannya saat ini berada di Milan dan tidak memiliki perasaan negatif terhadap mantan klubnya.
“Saya bangga pernah berada di Manchester United dan saya masih mencintai klub tersebut. Namun, setelah menandatangani kontrak dengan Milan, saya tidak merasakan hal negatif apa pun,” katanya.
“Saya sangat bahagia berada di tempat yang saya inginkan. Saya hanya ingin melanjutkan perjalanan di sini,” lanjut Amorim.
Menurutnya, kemenangan atas MU penting untuk membangun kepercayaan diri Milan. Ia ingin timnya datang ke kompetisi resmi dengan modal permainan dan mental yang positif.
“Tentu saja, bermain melawan mereka lagi terasa spesial. Tetapi saya ingin memenangkan satu pertandingan pada pramusim ini agar kami bisa tampil baik di liga,” tutur Amorim.
“Saya ingin memberikan gambaran yang bagus kepada para penggemar. Dengan begitu, mereka bisa memberikan dukungan pada pertandingan pertama kami,” pungkasnya.
(sub)
Load more