News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jay Idzes cs Bikin Luciano Spalletti Malu usai Juventus Ditaklukkan Sassuolo 2-3 di Liga Italia

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengakui rasa malunya setelah kekalahan dari Sassuolo. Padahal, Neroverdi kehilangan Jay Idzes di saat-saat akhir.
Senin, 14 September 2026 - 10:33 WIB
Pelatih Juventus Luciano Spalletti
Sumber :
  • REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengakui rasa malunya setelah kekalahan dari Sassuolo. Padahal, Neroverdi kehilangan Jay Idzes di saat-saat akhir.

I Bianconeri melawat ke Mapei Stadium pada Senin (14/9/2026) dini hari tadi WIB untuk lanjutan kasta tertinggi Liga Italia 2026-2027. Mereka mendominasi pada awalnya, namun duel di babak pertama berakhir imbang tanpa gol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sassuolo justru memberi kejutan di menit ke-65 setelah Sebastiano Esposito sukses memecahkan kebuntuan. Spalletti memasukkan Edon Zhegrova dari bangku cadangan, dan sang penyerang asal Kosovo sukses mencetak gol resmi pertamanya untuk Bianconeri usai bergabung dari Lille pada musim panas tahun lalu.

Sayangnya, Kieron Bowie mengembalikan keunggulan Sassuolo. Zhegrova sempat mencetak gol keduanya yang kembali menyetarakan skor, namun Neroverdi memenangkan duel sengit di menit-menit akhir lewat serangan balik yang diselesaikan oleh Vasilije Adzic, yang notabenenya adalah pemain pinjaman dari Juve.

Juventus baru bisa mencetak gol setelah Jay Idzes ditarik keluar. Sang bek tengah Timnas Indonesia mengalami cedera di menit ke-81 yang menyebabkan lini pertahanan Neroverdi jadi terbuka.

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes di Sassuolo bersama Vasilije Adzic
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes di Sassuolo bersama Vasilije Adzic
Sumber :
  • REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Spalletti mengutarakan rasa kesalnya setelah laga. Dia menganggap bahwa Juventus seharusnya bisa memenangkan laga ini.

"Ini kekalahan yang sangat menyakitkan karena tim sebenarnya bisa menang. Tim kehilangan keseimbangan dan alasan untuk menang, menyerang dengan delapan pemain di lapangan yang seharusnya setidaknya jumlah pemainnya seimbang,” katanya.

“Tapi kami juga bisa mencetak gol 3-2; para pemain berusaha untuk menang, dan sayalah yang menyemangati mereka," tambah Spalletti kepada DAZN seusai laga, dilansir Corriere dello Sport.

Dia mengungkap penyebab kegagalan meraih kemenangan yang didambakan. Spalletti menilai anak-anak asuhnya terlalu mengikuti instruksinya terlalu literal.

“Mungkin mereka mengikuti instruksi saya terlalu ketat karena terlalu banyak dari mereka kemudian menyerbu ke area penalti untuk membalikkan keadaan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau begitu, dia tetap mengapresiasi cara kerja tim ini yang berjuang untuk meraih kemenangan di menit-menit akhir. Sayangnya, itu membuat tim menjadi kehilangan keseimbangan./

“Namun, kita juga perlu mempertimbangkan niat positif tim untuk memenangkan pertandingan dengan segala cara. Kemudian kita kehilangan bola alih-alih mengakhiri pertandingan dan kita meninggalkan ruang-ruang kosong di sini. Ini tentu kesalahan kita, tetapi semuanya berakar dari keinginan untuk membalikkan keadaan," pungkasnya. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Semifinal Liga Voli Maladewa 2026: Medi Yoku dan Ratri Wulandari Kembali Beraksi Malam Ini

Link Live Streaming Semifinal Liga Voli Maladewa 2026: Medi Yoku dan Ratri Wulandari Kembali Beraksi Malam Ini

Link Live Streaming Liga Voli Maladewa, Jumat 30 Oktober menyajikan laga semifinal antara Huraa Community Club vs Maldives Transport and Contracting Company
Kemitraan Indonesia-Italia Makin Mesra: Nilai Investasi Melonjak, Alutsista Militer Menguat

Kemitraan Indonesia-Italia Makin Mesra: Nilai Investasi Melonjak, Alutsista Militer Menguat

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma menggelar perhelatan Resepsi Diplomatik megah guna memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Rep...
Kesaksian Ketua RT saat DBM Pelaku Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun Sembunyi di Rumah Dukun Jombang, Sempat Ikut Yasinan

Kesaksian Ketua RT saat DBM Pelaku Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun Sembunyi di Rumah Dukun Jombang, Sempat Ikut Yasinan

Akhodi, Ketua RT di Dusun Cangkringan, Jombang mengungkap keseharian DBM, pelaku mutilasi & pembunuhan istri siri & anak di Madiun selama berada di rumah dukun.
Reaksi Shin Tae-yong usai Persija Tak Bisa Main di GBK karena Renovasi hingga April 2027

Reaksi Shin Tae-yong usai Persija Tak Bisa Main di GBK karena Renovasi hingga April 2027

Shin Tae-yong menyayangkan renovasi GBK yang membuat Persija tak bisa bermain di sana. Pelatih Macan Kemayoran berharap kualitas rumput JIS segera dibenahi.
Pendapatan VKTR Tumbuh 49% pada 9M26, Kontribusi Kendaraan Listrik Terus Meningkat

Pendapatan VKTR Tumbuh 49% pada 9M26, Kontribusi Kendaraan Listrik Terus Meningkat

Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,06 triliun, meningkat 49% YoY dibandingkan Rp717 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
3 Langkah Perawatan Kulit Berminyak dan Berjerawat, Jangan Sampai Berlebihan

3 Langkah Perawatan Kulit Berminyak dan Berjerawat, Jangan Sampai Berlebihan

Kulit berminyak dan berjerawat perlu perawatan tepat. Simak 3 langkah skincare dari dr. Mariana Panjaitan agar minyak terkontrol tanpa membuat kulit kering.

Trending

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Berawal dari informasi intelijen BNNK Dumai, petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5.367 gram atau sekitar 5,3 kilo
16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan ini berpotensi jadi andalan Merah-Putih.
Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero meraih 25.524 suara atau 68,2 persen dalam voting sementara Save of the Month La Liga Oktober 2026, jauh meninggalkan Andriy Lunin dari Real Madrid.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Pertama kali digelar pada 2005 lalu, Vietnam ternyata baru pertama kali menjadi tuan rumah Piala AFF U-23. Padahal, Vietnam telah meraih tiga kali gelar juara termasuk berstatus sebagai juara bertahan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT