News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Sekadar Gelar, Pemain Timnas Korea Selatan Punya Misi Bebas Wajib Militer di Asian Games 2026

Tim sepak bola U-23 Korea Selatan membidik medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan motivasi tambahan. Selain mengejar gelar keempat secara beruntun.
Kamis, 24 September 2026 - 09:14 WIB
Timnas Korea Selatan.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / KFA

tvOnenews.com - Tim sepak bola U-23 Korea Selatan mendapat jalur yang relatif berbeda setelah memastikan diri sebagai juara Grup D pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hasil tersebut membuat Korea terhindar dari Uzbekistan dan justru akan menghadapi Vietnam di babak perempat final.

Korea Selatan, yang ditangani pelatih kepala Lee Min-sung, tampil sempurna di fase grup. Mereka mengalahkan Qatar dengan skor 4-1 dan Arab Saudi 2-0 untuk mengamankan dua kemenangan dari dua pertandingan sekaligus memastikan posisi teratas Grup D.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Posisi sebagai juara grup menjadi keuntungan tersendiri bagi Korea Selatan. Jika finis sebagai runner-up, mereka harus berhadapan dengan Uzbekistan yang menjadi juara Grup C.

Timnas Korea Selatan.
Timnas Korea Selatan.
Sumber :
  • KFA

Uzbekistan tampil impresif sepanjang fase grup dengan menyapu bersih tiga pertandingan, mencetak sembilan gol dan hanya kebobolan satu gol. Namun, Korea Selatan berhasil menghindari pertemuan tersebut setelah memastikan posisi pertama Grup D.

Sebagai gantinya, Korea Selatan akan menghadapi Vietnam yang finis sebagai runner-up Grup C. Pertandingan perempat final tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 September pukul 19.30 waktu setempat di Stadion Rugby Mizuho Park, Nagoya, Jepang.

Stadion tersebut bukan tempat yang asing bagi Korea Selatan karena mereka sebelumnya telah memainkan dua pertandingan fase grup di venue yang sama.

Jika mampu melewati Vietnam, Korea Selatan akan menghadapi pemenang pertandingan China melawan Thailand di semifinal. Duel China kontra Thailand dijadwalkan berlangsung pada 26 September pukul 15.00 di Stadion Toyota.

Korea Selatan juga terhindar dari kemungkinan bertemu Jepang di semifinal. Jepang yang berstatus sebagai tuan rumah sekaligus salah satu rival utama Korea berhasil menjadi juara Grup A setelah mencatat tiga kemenangan dari tiga pertandingan.

Jepang selanjutnya akan menghadapi Korea Utara pada perempat final, 26 September pukul 19.30. Pemenang laga tersebut akan berjumpa dengan pemenang pertandingan Uzbekistan kontra Arab Saudi di semifinal.

Dengan kondisi tersebut, Korea Selatan dan Jepang baru berpeluang bertemu apabila keduanya berhasil mencapai partai final.

Babak semifinal akan digelar pada 30 September di Stadion Nagai, Osaka. Sementara itu, pertandingan final dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober di Stadion Toyota.

Korea Selatan mengincar medali emas sekaligus gelar Asian Games keempat secara beruntun. Mereka sebelumnya berhasil menjadi juara pada tiga edisi Asian Games terakhir.

Setelah kemenangan atas Arab Saudi, Lee Min-sung menegaskan bahwa timnya kini harus mengubah pendekatan karena pertandingan memasuki fase gugur.

"Mulai perempat final dan seterusnya, ini adalah turnamen sistem gugur. Kita harus memilih pendekatan yang stabil. Para penggemar mungkin menginginkan penampilan yang bagus, tetapi mulai sekarang, kita akan bermain dengan jelas dengan tujuan menghasilkan hasil."

Meski demikian, Korea Selatan tidak ingin terlalu jauh memikirkan calon lawan berikutnya. Fokus utama mereka saat ini adalah menghadapi Vietnam.

Vietnam tampil di Asian Games 2026 di bawah kendali sementara asisten pelatih tim nasional Vietnam, Dinh Hong Vinh. Pelatih kepala tim nasional Vietnam sekaligus tim U-23, Kim Sang-sik, tidak mendampingi skuad karena sedang fokus menangani agenda pertandingan internasional pada September dan Oktober.

Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik
Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik
Sumber :
  • tvonenews.com - Julio Tri Saputra

Situasi tersebut membuat duel Korea Selatan kontra Vietnam memiliki cerita tersendiri. Kedua tim sebelumnya bertemu pada pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi pada Januari lalu.

Dalam pertandingan tersebut, Korea Selatan harus puas finis di posisi keempat setelah kalah dari Vietnam melalui adu penalti. Saat itu, Kim Sang-sik berhasil membawa Vietnam mengungguli Lee Min-sung dalam pertarungan strategi.

Kini, pertemuan kedua tim kembali terjadi di ajang Asian Games. Perbedaan situasi di kubu Vietnam pun menjadi perhatian karena mereka tidak diperkuat sejumlah pemain penting yang dipanggil ke tim senior.

Media Vietnam, The Thao, menilai kekuatan kedua tim telah mengalami perubahan dibandingkan pertemuan di Piala Asia U-23.

"Dibandingkan dengan Piala Asia U-23 awal tahun ini, keseimbangan kekuatan antara kedua tim telah bergeser ke arah yang tidak menguntungkan bagi Vietnam," tulis The Thao.

Media tersebut juga menyoroti absennya tiga pemain penting Vietnam setelah dipanggil ke tim nasional senior.

"Vietnam telah mengalami pukulan besar terhadap kekuatannya karena pemain kunci U-23—penyerang Nguyen Dinh Bac, bek Nguyen Nhat Minh, dan kiper Tran Trung Kien—telah dipanggil ke tim nasional senior."

Ketiganya merupakan bagian penting dari skuad U-23 Vietnam. Dinh Bac bahkan menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian sepanjang tahun ini setelah mencetak enam gol untuk tim nasional senior.

Ia juga sempat mencetak gol kedua Vietnam ketika menghadapi Korea Selatan pada perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 Januari lalu sebelum akhirnya menerima kartu merah.

Di sisi lain, The Thao menilai Korea Selatan datang ke Asian Games dengan skuad yang sangat serius. Korea bahkan membawa sejumlah pemain berpengalaman demi memenuhi target medali emas.

"Di sisi lain, Korea telah membentuk tim yang cukup kuat untuk Asian Games. Dengan target medali emas, tim sepak bola Korea telah mengumpulkan skuad pemain dengan pengalaman luas. Daftar pemain tersebut mencakup 17 pemain kelahiran 2004 atau lebih muda, yang tidak memenuhi syarat untuk Olimpiade LA 2028. Hal ini sangat kontras dengan strategi yang diadopsi oleh banyak negara dalam turnamen ini, yang melibatkan pembentukan skuad muda untuk mempersiapkan masa depan."

The Thao kemudian menyoroti tiga pemain senior yang masuk melalui status wildcard, yakni Lee Ki-hyuk dari Gangwon, Um Ji-sung dari Swansea City, dan Yang Hyun-jun dari Celtic.

"Secara khusus, Korea secara aktif memanfaatkan peraturan untuk memilih tiga pemain berusia di atas 23 tahun (wildcard)."

Selain memberikan tambahan kualitas di atas lapangan, keberadaan aturan terkait pembebasan wajib militer juga menjadi faktor penting bagi para pemain Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut hukum Korea, atlet yang memenangkan medali emas di Asian Games atau medali di Olimpiade dibebaskan dari wajib militer. Ini berfungsi sebagai faktor pendorong moral yang signifikan bagi para pemain muda."

Dengan jalur menuju final yang kini terbuka tanpa kemungkinan bertemu Jepang di semifinal, Korea Selatan memiliki target jelas: menyingkirkan Vietnam terlebih dahulu dan melanjutkan perjalanan untuk mempertahankan dominasi mereka di Asian Games.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Persija Jadi 'Mini Timnas Indonesia', Marselino Ferdinan Reuni dengan Shin Tae-yong dan 7 Punggawa Garuda

‎Persija Jadi 'Mini Timnas Indonesia', Marselino Ferdinan Reuni dengan Shin Tae-yong dan 7 Punggawa Garuda

Marselino Ferdinan bakal bereuni dengan Shin Tae-yong setelah resmi bergabung dengan Persija Jakarta. Tak hanya sang pelatih, gelandang Timnas Indonesia itu juga akan kembali satu tim dengan sejumlah penggawa skuad Garuda di Macan Kemayoran.
Rekan Setim Kiandra Ramadhipa Naik Kelas ke Moto3, Kiattisak Singhapong Bela Rivacold Snipers Team Hingga Akhir 2026

Rekan Setim Kiandra Ramadhipa Naik Kelas ke Moto3, Kiattisak Singhapong Bela Rivacold Snipers Team Hingga Akhir 2026

Pembalap Thailand, Kiattisak Singhapong resmi dipromosikan ke kelas Moto3 mulai Oktober 2026. Rekan setim Muhammad Kiandra Ramadhipa di Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu akan memperkuat Rivacold Snipers Team hingga penghujung musim.
Ditjenpas Bentuk Tim Pemeriksaan, Tindaklanjuti Hasil Pengawasan Ombudsman RI di Lapas Cibinong

Ditjenpas Bentuk Tim Pemeriksaan, Tindaklanjuti Hasil Pengawasan Ombudsman RI di Lapas Cibinong

Ditjenpas menindaklanjuti hasil kegiatan pengawasan Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.
Rupiah Melemah ke Rp17.864 per Dolar AS, Dipengaruhi Harga Minyak yang Kembali Melonjak

Rupiah Melemah ke Rp17.864 per Dolar AS, Dipengaruhi Harga Minyak yang Kembali Melonjak

Pada pembukaan perdagangan Kamis (24/9/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak melemah 46 poin atau 0,26 persen.
Vietnam Kehilangan Sejumlah Bintang di FIFA ASEAN Cup 2026, Pemain Diaspora Ini Tetap Pede

Vietnam Kehilangan Sejumlah Bintang di FIFA ASEAN Cup 2026, Pemain Diaspora Ini Tetap Pede

Pemain diaspora Timnas Vietnam, Jason Cao Pendant Quang Vinh, menunjukkan antusiasme tinggi menjelang tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.
Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Bursa Kerja Online yang ditayangkan live melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial dan dipandu langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Tim Indonesia Berpotensi Panen Emas Hari Ini, Skuad Merah Putih Tampil di 14 Final Asian Games 2026

Tim Indonesia Berpotensi Panen Emas Hari Ini, Skuad Merah Putih Tampil di 14 Final Asian Games 2026

Kontingen Indonesia berpotensi meraup banyak medali termasuk emas hari ini, Kamis (24/9/2026). Pasalnya sejumlah atlet Merah Putih akan tampil di 14 final di Asian Games 2026.
Volimania Korea Ngamuk, Rival Megawati Hangestri Jadi Korban 'Kejahatan' Jepang di Asian Games 2026

Volimania Korea Ngamuk, Rival Megawati Hangestri Jadi Korban 'Kejahatan' Jepang di Asian Games 2026

Volimania Korea Selatan belum lama ini dibuat geram karena salah satu atletnya, Kang So-hwi menjadi korban 'kejahatan' Jepang di Asian Games 2026. Rival Megawati Hangestri tersebut menjadi bahan olok-olokan di tayangan pertandingan.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Beregu Putra Indonesia Vs China, Potensi Raih Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Beregu Putra Indonesia Vs China, Potensi Raih Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 hari ini Kamis (24/9/2026), di mana tim bulu tangkis beregu putra Indonesia berpotensi meraih medali emas saat berhadapan dengan China di partai final, yang digelar di Ichinoya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT