Persaingan Makin Ketat di AC Milan, Ruben Loftus-Cheek dan Cisse Terancam Tergusur dari Skema Amorim
- REUTERS/Matteo Ciambelli
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan akan menghadapi jadwal padat setelah jeda internasional. Kondisi tersebut membuat persaingan mendapatkan menit bermain semakin ketat.
La Gazzetta dello Sport menyoroti dua pemain yang berpotensi kehilangan menit bermain. Ruben Loftus-Cheek dan Alphadjo Cisse disebut bisa terdampak dari keputusan Ruben Amorim.
Hampir semua pemain Milan diperkirakan mendapat kesempatan pada Oktober. Namun, Amorim mulai membentuk hierarki berdasarkan kebutuhan dan performa pemain.
Loftus-Cheek menjadi salah satu pemain yang mengalami perubahan posisi. Gelandang asal Inggris itu kini tidak lagi menjadi pilihan utama seperti pada awal musim.
Penilaian Amorim terhadap Loftus-Cheek disebut menurun sejak Agustus hingga September. Gazzetta juga menilai sang pemain masih terlihat kurang konsisten dalam penampilannya.
Situasi tersebut membuat Loftus-Cheek lebih sering berada di bangku cadangan. Menit bermainnya pun diperkirakan kembali berkurang dalam beberapa pekan mendatang.
Kembalinya Christian Pulisic turut membuat persaingan semakin ketat. Perkembangan Diego Moreira juga berpotensi mengurangi ruang Loftus-Cheek di dalam skuad.
Milan akan menjalani tujuh pertandingan dalam 18 hari setelah jeda internasional. Padatnya jadwal membuat Amorim harus cermat dalam menentukan pembagian menit bermain.
Gazzetta memprediksi Loftus-Cheek dan Cisse akan menjadi dua pemain yang paling terdampak. Keduanya berpotensi mendapatkan kesempatan lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.
Meski demikian, Loftus-Cheek masih memiliki kualitas yang bisa dimanfaatkan Amorim. Gelandang berusia 30 tahun itu tetap memiliki kemampuan untuk membantu serangan Milan.
Loftus-Cheek dinilai lebih berguna ketika bermain dekat dengan kotak penalti lawan. Ia memiliki naluri mencetak gol dan mampu melakukan penetrasi dari lini kedua.
Namun, tuntutan bermain dengan intensitas tinggi menjadi tantangan tersendiri. Kemampuan Loftus-Cheek dalam melakukan pressing selama 90 menit dinilai tidak sekuat kontribusinya ketika menyerang.
Karena itu, perannya kemungkinan akan disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan. Amorim bisa memaksimalkan karakteristik Loftus-Cheek tanpa harus memberinya menit bermain penuh.
Sementara itu, Cisse juga harus bersaing untuk mendapatkan kepercayaan dari sang pelatih. Perkembangan hierarki skuad membuat setiap kesempatan tampil menjadi semakin penting.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa persaingan di skuad Milan belum selesai. Para pemain harus menjaga konsistensi agar tetap masuk dalam rencana Amorim.
Bagi Loftus-Cheek, jadwal padat setelah jeda internasional bisa menjadi kesempatan untuk kembali meyakinkan pelatih. Namun, persaingan dengan Pulisic dan Moreira membuat perjuangan tersebut tidak mudah.
(sub)
Load more