Ruben Amorim Bikin AC Milan Berubah Total, Statistik Ungkap Rossoneri Makin Agresif
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan mengalami perubahan besar sejak Ruben Amorim menggantikan Massimiliano Allegri. Rossoneri kini tampil dengan pendekatan yang jauh lebih agresif.
Perubahan itu terutama terlihat dari cara Milan melakukan pressing. Mereka berusaha menekan lawan lebih tinggi dibandingkan musim lalu.
Pada era Allegri, Milan cenderung bermain dengan garis pertahanan yang dalam. Rossoneri juga tidak terlalu sering memberikan tekanan tinggi kepada lawan.
Pendekatan tersebut memang menjadi salah satu ciri permainan tim Allegri. Milan lebih banyak menjaga bentuk pertahanan dan menunggu momen untuk merebut bola.
Kedatangan Amorim kemudian mengubah pola tersebut. Pelatih asal Portugal itu meminta lini belakang Milan berdiri lebih tinggi.
Garis pertahanan Rossoneri kini didorong sejauh mungkin dari gawang Mike Maignan. Pemain Milan juga dituntut lebih aktif menekan lawan sejak dari area mereka.
Perubahan tersebut ternyata terlihat dalam statistik. Corriere dello Sport melalui MilanPress mencatat Milan kini menjadi salah satu tim dengan pressing terbaik di Italia.
Indikator yang digunakan adalah PPDA atau Passes Allowed Per Defensive Action. Statistik tersebut mengukur jumlah operan lawan sebelum sebuah tindakan defensif dilakukan.
Semakin rendah angka PPDA, semakin agresif pressing yang diterapkan sebuah tim. Milan saat ini memiliki catatan PPDA sebesar 11,25.
Angka tersebut menempatkan Rossoneri di posisi kelima dalam daftar tim Italia. Milan berada di belakang Roma, Frosinone, Venezia, dan Como.
Roma memiliki PPDA 8,54, sedangkan Frosinone mencatat 8,55. Venezia berada di angka 10,77 dan Como memiliki 11,08.
Milan juga berada sedikit di depan Inter dalam statistik tersebut. Nerazzurri mencatat angka PPDA sebesar 11,26.
Data tersebut memberikan gambaran mengenai perubahan yang terjadi di tubuh Rossoneri. Milan kini lebih berani mengambil risiko dengan menekan lawan dari area yang lebih tinggi.
Pendekatan Amorim membuat permainan Milan berbeda dibandingkan musim lalu. Garis pertahanan yang lebih tinggi berjalan beriringan dengan pressing yang lebih agresif.
Perubahan tersebut juga menunjukkan bagaimana filosofi Amorim mulai diterapkan di San Siro. Statistik PPDA menjadi salah satu bukti bahwa Rossoneri kini lebih aktif memburu bola.
Bagi Milan, perubahan gaya bermain tersebut tentu membutuhkan konsistensi. Amorim masih harus memastikan pendekatan agresif itu mampu berjalan efektif sepanjang musim.
(sub)
Load more