Emil Audero Dapat Apresiasi di Liga Spanyol, Kiper Timnas Indonesia Jalani Guard of Honour Usai Bawa Garuda Juara FIFA ASEAN Cup 2026
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Emil Audero dapat sambutan istimewa dari rekan setimnya di Rayo Vallecano setelah mengantarkan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Kiper kelahiran Mataram itu menerima penghormatan berupa guard of honour sebelum Rayo menjamu Athletic Bilbao pada pekan kedelapan Liga Spanyol, Sabtu (10/10/2026).
Para pemain Rayo berbaris sambil bertepuk tangan ketika Emil melintas di antara mereka. Ia juga menerima jersey khusus bertuliskan "Campeon FIFA ASEAN Cup" sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya.
Penghargaan tersebut diberikan setelah Emil tampil menentukan dalam keberhasilan Indonesia menaklukkan Thailand melalui adu penalti pada final, Senin (5/10/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Emil menjadi pahlawan setelah menggagalkan tendangan algojo keempat Thailand, Nattapong Sayriya. Penyelamatan itu membantu Garuda memastikan gelar juara.
Setelah kembali ke Spanyol, Emil langsung dipercaya mengawal gawang Rayo Vallecano. Kiper pinjaman dari Como tersebut kembali masuk susunan pemain utama untuk menghadapi Athletic Bilbao.
Namun, laga yang seharusnya menjadi momen istimewa bagi Emil justru diwarnai kericuhan. Pertandingan di Stadion Vallecas terpaksa dihentikan pada menit ke-13 akibat aksi protes suporter tuan rumah.
Sejumlah pendukung Rayo melemparkan pesawat kertas dan berbagai benda ke lapangan. Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap pemilik klub, Raul Martin Presa.
Protes itu terjadi saat Rayo kembali menggunakan Stadion Vallecas sebagai kandang. Sebelumnya, mereka harus menjalani pertandingan kandang di Stadion Municipal Butarque, markas Leganes.
LaLiga sebelumnya melarang penggunaan Vallecas karena persoalan infrastruktur yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan suporter. Situasi tersebut memicu kekecewaan di kalangan pendukung Rayo.
Aksi pelemparan kemudian semakin meluas. Benda-benda seperti bola plastik, karet, hingga roti lapis ikut dilemparkan ke lapangan sehingga pertandingan sulit dilanjutkan.
Wasit sempat berupaya melanjutkan pertandingan sebanyak tiga kali. Namun, lemparan yang terus terjadi membuat kedua tim akhirnya diminta kembali ke ruang ganti atas rekomendasi petugas keamanan.
Sejumlah suporter juga meninggalkan tribun stadion. Situasi tersebut membuat laga yang menandai kembalinya Rayo ke Vallecas justru berakhir dengan penangguhan sementara.
Sebelum pertandingan dihentikan, Emil sempat melakukan penyelamatan dengan menangkap bola hasil sepak pojok. Ia belum banyak mendapat ujian ketika laga terpaksa terhenti.
Load more