Cadangkan Calvin Verdonk, Bek Kiri Utama Lille Bilang Begini usai Kandas 0-3 dari Arsenal
- REUTERS/Hannah Mckay
Jakarta, tvOnenews.com - Bek kiri utama Lille, Romain Perraud, mengakui kualitas Arsenal usai kandas dengan skor telak 0-3. Dia kembali menjadi starter dalam laga itu, membuat Calvin Verdonk dicadangkan.
Les Dogues bertandang ke Emirates Stadium untuk matchday kedua Liga Champions 2026-2027, Rabu (14/10/2026) dini hari tadi WIB. Mereka berupaya mencari poin pertama usai dikalahkan Real Betis dengan skor 2-3 pada pertandingan pertama.
Perraud berada dalam kondisi meragukan usai ditarik keluar dalam keadaan cedera ketika Lille mengalahkan Le Havre pada Sabtu (10/10/2026) lalu. Itu membuka kemungkinan Verdonk tampil sebagai starter.
Namun, pelatih Davide Ancelotti tetap memilih Perraud sebagai starter. Hasilnya, Lille kebobolan tiga gol dalam kurun waktu tujuh menit saja di babak kedua ketika sang bek kiri asal Prancis ada di lapangan.
Verdonk baru masuk ke lapangan pada menit ke-78 ketika keadaan sudah 0-3 untuk keunggulan Arsenal. Dia sendiri menciptakan sejarah sebagai pemain aktif pertama Timnas Indonesia yang tampil di Liga Champions.
Setelah laga, Perraud berbicara kepada media dan mengutarakan rasa frustrasinya. Gol-gol Arsenal banyak yang mengeksploitasi sisi kiri yang dikawal olehnya, dan dia mengakuui bahwa itu tidaklah mudah.
“Awalnya, kami sangat kecewa dan frustrasi. Kami mampu bertahan selama 65 menit, tetapi setelah gol pertama, kami runtuh. Sulit untuk menerimanya. Sekarang, saya pikir kami menghadapi tim yang lebih baik,” katanya, dilansir dari Le Petit Lillois.
“Kami juga tidak bermain sesuai yang dibutuhkan dengan bola, saya rasa, untuk memberi mereka tekanan lebih. Sejak saat itu, saya pikir babak kedua benar-benar merugikan kami karena kami sangat menderita,” tambahnya.
“Babak kedua sangat sulit. Ada beberapa hal bagus di babak pertama. Ini meninggalkan rasa pahit, tetapi sekarang kami harus melanjutkan. Kami akan menghadapi Galatasaray di kandang minggu depan, dan kami harus bermain lebih baik,” katanya.
Soal performanya sendiri, Perraud menyadari bahwa ada perbedaan kualitas yang luar biasa. Para pemain Arsenal memanglah termasuk para pemain terbaik di dunia pada saat ini.
“Ya, ini sulit. Mereka adalah tim yang menggunakan banyak pemain. Selalu ada pemain di ruang antara lini, pemain di sayap, bek sayap yang maju ke depan,” katanya.
“Saya mencoba bertahan, melakukan semua yang saya bisa untuk mencoba menutup sisi sayap saya. Nah, mereka adalah pemain yang sangat bagus di sisi lawan,” sambung Perraud.
“Ada saat-saat ketika permainan berjalan baik. Ada saat-saat ketika mungkin sedikit kurang baik. Tapi kita harus tetap tegak dan kembali berjuang,” tukasnya. (rda)
Load more