Bongkar Transfernya ke Rayo Vallecano, Emil Audero Curhat soal Masa Depannya kepada Jurnalis Ternama Italia
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, membongkar soal transfernya ke Rayo Vallecano pada ujung bursa transfer musim panas lalu. Dia mengaku bahagia, namun masih memiliki kecemasan soal masa depannya.
Audero kini merupakan pahlawan untuk skuad Garuda usai membawa mereka menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Kiper berusia 29 tahun menghentikan satu tembakan kiper Thailand yang memenangkan laga final
Dia kini merupakan bagian dari skuad Rayo Vallecano. Audero baru bergabung dengan klub Liga Spanyol itu pada bursa transfer musim panas lalu.
Eks kiper Juventus dan Inter Milan itu menyelesaikan kepindahannya dari Como ke Rayo pada akhir bursa transfer musim panas. Dia mengaku langsung menerimanya dan bahagia dengan keputusan tersebut.
Audero berkarier di luar sepak bola Italia untuk pertama kalinya pada musim ini. Keputusan ini diambil setelah Como merekrut Robert Sanchez.
"Semuanya berubah pada hari terakhir jendela transfer, ketika Como merekrut Sanchez tanpa ada yang memberi tahu saya. Rencana saya berubah, karena ada kesenjangan besar antara menjadi pilihan kedua dan ketiga,” kata Audero dalam wawancara dengan jurnalis Gianluca Di Marzio.
“Saya menerima tawaran yang langsung saya terima, meskipun semuanya baru. Saya senang dengan pilihan yang saya buat. Saya tinggal di kota yang indah seperti Madrid, di lingkungan yang sangat akrab: ini adalah klub yang sangat sederhana dan penuh semangat, dengan akar yang kuat di antara orang-orangnya. Saya sangat menikmati diri saya sendiri," tambahnya.
Meski bahagia, Audero hanya dipinjam selama semusim oleh Rayo. Belum ada kepastian mengenai nasibnya di musim depan.
Sang kiper Timnas Indonesia telah melalui tiga periode peminjaman berbeda sejak gabung Como pada 2024 lalu. Sebelumnya, dia sempat dipinjamkan kepada Palermo dan Cremonese, yang gagal mempermanenkannya.
Audero berharap bahwa di masa depan, dia bisa memiliki klub yang bisa menampungnya secara permanen. Namun begitu, dia menyadari bahwa keputusan tidak ada di tangannya seorang.
"Saya ingin menetap di satu tempat selama beberapa tahun, tetapi seringkali bukan kita yang memutuskan. Saya pikir langkah demi langkah, untuk saat ini permulaan di sini telah positif," katanya.
Kontraknya di Como berakhir pada musim panas 2028. Jadi, seharusnya, Audero seharusnya tidak dipinjamkan lagi oleh Como, yang akan berupaya untuk menjualnya secara permanen ketimbang kehilangan secara gratis. (rda)
Load more