News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona belum menyerah dalam perburuan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Klub asal Catalunya itu masih menjaga komunikasi dengan perwakilan sang pemain.
Senin, 2 November 2026 - 22:48 WIB
Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni
Sumber :
  • REUTERS/Remo Casilli

Jakarta, tvOnenews.com - Barcelona belum menyerah dalam perburuan bek andalan Inter Milan, Alessandro Bastoni. Klub asal Catalunya itu masih menjaga komunikasi dengan perwakilan sang pemain.

Ketertarikan Barcelona terhadap Bastoni sebenarnya bukan cerita baru. Bek Timnas Italia tersebut sudah masuk dalam daftar incaran Blaugrana sejak bursa transfer musim panas lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan Sky Sports menyebut Barcelona kini kembali membuka peluang untuk merekrut bek berusia 27 tahun tersebut. Mereka bahkan dikabarkan mulai menyiapkan pendekatan baru dalam beberapa bulan mendatang.

Pada musim panas lalu, proses negosiasi antara Barcelona dan Bastoni sempat berjalan cukup jauh. Kedua pihak bahkan disebut telah mencapai kesepakatan mengenai kontrak hingga Juni 2031.

Namun, rencana kepindahan itu akhirnya tidak berlanjut. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, dikabarkan memiliki keraguan mengenai karakteristik permainan Bastoni.

Keputusan tersebut membuat Barcelona mengurungkan langkah untuk melanjutkan proses transfer. Meski begitu, hubungan dengan agen sang pemain ternyata tidak pernah benar-benar terputus.

Menurut laporan Sky Sports, komunikasi antara kedua pihak terus berlangsung hingga saat ini. Barcelona juga disebut kembali menyampaikan ketertarikannya untuk membawa Bastoni ke Camp Nou.

Dalam sejumlah pembicaraan, satu hal disebut selalu menjadi perhatian. Jika suatu saat meninggalkan Inter, Barcelona dikabarkan menjadi tujuan yang paling diinginkan Bastoni.

Sang pemain pun tidak menutup kemungkinan untuk mempertimbangkan tawaran dari klub Spanyol tersebut. Namun, ada satu hal penting yang ingin dipastikan sebelum mengambil keputusan.

Bastoni menginginkan kejelasan mengenai perannya dalam proyek Barcelona. Ia bahkan disebut ingin berbicara langsung dengan Flick untuk mengetahui posisi yang disiapkan pelatih asal Jerman tersebut.

Kepastian itu penting agar Bastoni tidak sekadar menjadi pemain tambahan dalam skuad Blaugrana. Ia ingin memastikan dirinya benar-benar masuk dalam rencana utama sang pelatih.

Di sisi lain, Inter Milan belum menunjukkan tanda-tanda ingin melepas bek andalannya tersebut. Manajemen Nerazzurri dikabarkan tetap memasang harga minimal 70 juta euro atau sekitar Rp1,3 triliun.

Nilai tersebut menjadi syarat bagi Barcelona jika ingin membuka negosiasi serius. Meski tergolong besar, harga yang ditetapkan Inter belum membuat ketertarikan Blaugrana surut.

Barcelona kini perlu mengambil langkah lebih jauh dengan menghubungi langsung manajemen Inter. Pertemuan lanjutan dengan perwakilan Bastoni juga diperkirakan menjadi bagian dari proses pembicaraan.

Sementara itu, Inter sebenarnya sudah berusaha mengamankan masa depan sang pemain. Klub asal Italia tersebut telah menghubungi agen Bastoni untuk menawarkan perpanjangan kontrak.

Namun, tawaran awal yang diajukan Nerazzurri kabarnya belum memuaskan perwakilan sang bek. Mereka disebut menilai proposal tersebut masih berada di bawah harapan.

Situasi ini membuat masa depan Bastoni semakin menarik untuk diperhatikan. Apalagi, kontraknya bersama Inter masih berlaku hingga Juni 2028.

Dengan masa kontrak yang tersisa sekitar 18 bulan, Inter perlu menentukan langkah untuk mempertahankan pemain pentingnya. Di sisi lain, Barcelona masih menunggu peluang untuk kembali membawanya ke Spanyol.

Kini, masa depan Bastoni bergantung pada perkembangan negosiasi kedua klub dan pembicaraan kontraknya. Barcelona ingin merekrutnya, sementara Inter berupaya mempertahankan salah satu pilar utama pertahanan mereka.

(sub)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT