Cristiano Ronaldo Absen dalam Laga Tandang Al Nassr di ACL, Ini Alasannya
- X/AlNassrFC
Situasi tersebut semakin memperbesar perhatian terhadap aspek keamanan dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola di kawasan Timur Tengah. Dampaknya bahkan mulai meluas hingga memunculkan perdebatan mengenai kelayakan Arab Saudi sebagai tuan rumah turnamen internasional.
Salah satu agenda besar yang ikut menjadi sorotan adalah Piala Asia yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi mulai 7 Januari tahun depan. Kekhawatiran mengenai kondisi keamanan membuat sejumlah pihak mempertanyakan apakah turnamen tersebut dapat digelar sesuai rencana.
Dalam Sidang Umum AFC yang berlangsung bulan lalu, Presiden Asosiasi Sepak Bola Jepang, Tsuneyasu Miyamoto, turut menyampaikan pandangannya mengenai situasi tersebut.
"Berdasarkan situasi yang saya kumpulkan dari berita, situasinya masih belum aman," ungkap Miyamoto.
Ia juga menambahkan, "Saya rasa tidak akan mudah untuk menyelenggarakan Piala Asia di sana saat ini."
Sementara itu, Presiden AFC Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa menegaskan bahwa pihaknya masih akan memantau perkembangan situasi hingga akhir November. Menurutnya, kondisi keamanan di kawasan tersebut masih dapat berubah, baik menjadi lebih baik maupun justru semakin memburuk.
Sheikh Salman juga membuka kemungkinan untuk menunda penyelenggaraan Piala Asia selama satu tahun hingga 2028 apabila situasi tidak memungkinkan turnamen digelar sesuai jadwal awal.
Dengan berbagai perkembangan tersebut, kondisi keamanan di Timur Tengah kini menjadi salah satu faktor penting yang diperhatikan oleh otoritas sepak bola Asia. Keputusan terkait jadwal pertandingan Al Nassr hingga penyelenggaraan Piala Asia mendatang masih bergantung pada perkembangan situasi di kawasan tersebut.
Load more