Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Persaingan Indonesia untuk memperbaiki posisi dalam pemeringkatan kompetisi antarklub Asia kembali mendapatkan suntikan positif. Keberhasilan Persib Bandung menaklukkan Melbourne Victory membuat perolehan koefisien Merah Putih berpeluang bertambah, meski belum cukup untuk melewati Vietnam dan Singapura.
Maung Bandung diperkirakan bisa membawa total poin Indonesia menjadi 33,309 setelah kemenangan dan keberhasilan memastikan tempat di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027. Meski begitu, kedua negara pesaing tersebut masih memiliki keunggulan yang cukup besar.
Mengacu pada data Footy Rankings yang diperbarui Rabu (4/11/2026), Indonesia masih berada di urutan ke-16 dalam pemeringkatan Asia. Saat data tersebut diperbarui, Indonesia mengumpulkan 31,309 poin dan menempati peringkat kesembilan untuk kawasan Timur AFC.
Situasi di papan atas persaingan Asia Tenggara belum banyak berubah. Vietnam masih menjadi negara dengan posisi terbaik di antara ketiga pesaing tersebut setelah menempati peringkat ke-14 Asia dengan koleksi 37,241 poin.
- AFC
Singapura membuntuti Vietnam di urutan ke-15 dengan 37,088 poin. Sementara itu, Indonesia berada tepat di belakang keduanya dengan selisih yang cukup mencolok dalam akumulasi koefisien.
Namun, hasil pertandingan terbaru Persib memberikan peluang bagi Indonesia untuk memperkecil jarak tersebut. Kemenangan 2-1 atas Melbourne Victory di AAMI Park, Australia, Rabu (4/11/2026), menjadi tambahan berharga bagi perolehan poin kompetisi antarklub Indonesia.
Persib memperlihatkan mentalitas kuat setelah sempat tertinggal akibat gol bunuh diri Julio Cesar pada menit ke-71. Luka Menalo dan Balsa Sekulic kemudian membalikkan keadaan melalui dua gol pada penghujung pertandingan.
Hasil tersebut sekaligus memastikan Maung Bandung melangkah ke babak 16 besar ACL 2. Tim asuhan Igor Tolic juga mempertahankan catatan sempurna setelah mengumpulkan 12 poin dari empat pertandingan Grup E.
- AFC
Dari sisi penghitungan koefisien, kemenangan tersebut diperkirakan memberikan tambahan 1,000 poin untuk Indonesia. Angka itu berasal dari sistem penyesuaian poin pertandingan ACL Two sebelum dimasukkan ke dalam perhitungan negara peserta.
Dengan dua klub Indonesia yang berkompetisi di fase grup antarklub Asia, tambahan hasil Persib tersebut diperkirakan memberikan kontribusi 1,000 poin bagi koefisien nasional. Mekanisme serupa juga berlaku untuk bonus partisipasi setelah sebuah klub memastikan tempat di babak 16 besar ACL Two.
Persib berhak mendapatkan bonus partisipasi sebesar tiga poin dasar setelah lolos ke fase gugur. Setelah disesuaikan dengan bobot ACL Two dan mekanisme rata-rata poin klub peserta Indonesia, bonus tersebut diproyeksikan memberikan tambahan 1,000 poin lagi.
Dengan demikian, Indonesia berpotensi memperoleh tambahan total 2,000 poin dari kemenangan dan keberhasilan Persib menembus babak 16 besar. Apabila kedua komponen tersebut masuk dalam pembaruan perhitungan, total koefisien Indonesia akan meningkat dari 31,309 menjadi 33,309 poin.
Sayangnya, angka tersebut belum cukup untuk membawa Indonesia melewati dua pesaing terdekatnya. Dengan proyeksi 33,309 poin, Indonesia masih tertinggal 3,779 poin dari Singapura dan 3,932 poin dari Vietnam.
Di sisi lain, tambahan tersebut semakin memperkuat posisi Indonesia dibandingkan negara yang berada di bawahnya. Kamboja, misalnya, menempati peringkat ke-17 Asia dengan koleksi 30,474 poin dalam pembaruan Footy Rankings tersebut.
Peluang Indonesia memperbaiki peringkat masih terbuka karena kompetisi antarklub Asia musim 2026/2027 belum berakhir. Selain Persib, kontribusi Borneo FC juga menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan perolehan koefisien Indonesia.
Load more