UEFA Resmi Nobatkan Kemenangan 9-1 Como atas Lens Jadi yang Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Champions
- REUTERS/Catherine Steenkeste
Jakarta, tvOnenews.com - Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) resmi menyisipkan Como dalam buku sejarah mereka. Kemenangan telak Como dengan skor 9-1 atas Lens merupakan kemenangan terbesar sepanjang sejarah Liga Champions.
I Lariani bertandang ke Stade Bollaert-Delelis, Lens pada lanjutan Liga Champions pada Kamis (5/11/2026) dini hari tadi WIB. Mereka dibekali kemenangan telak 4-1 atas Manchester United pada laga sebelumnya.
Como mengawali laga dengan baik usai Anastasios Douvikas membuka skor di menit ketujuh. Dia kemudian menggandakan skor di menit ke-32, disusul Nico Paz pada delapan menit kemudian yang membuat tim tamu unggul 3-0 saat jeda turun minum.
Di paruh kedua, parade gol berlanjut melalui Lucas Da Cunha, Marc-Oliver Kempf, Mattia Liberali, dan juga Douvikas yang melengkapi hattrick-nya. Lens sempat membalas melalui Ruben Aguilar namun Como mencatatkan dua gol lagi melalui Martin Baturina dan Matteo Papaccioli.
Skor 9-1 mengakhiri laga ini, dan dengan hasil ini, Como naik ke peringkat keempat klasemen Liga Champions. Tim asuhan Cesc Fabregas itu telah mengoleksi sembilan poin dari empat pertandingan sejauh ini.
Selain itu, Como juga mencatatkan kemenangan terbesar sepanjang sejarah Liga Champions. Mereka menggeser Real Madrid sebagai pemegang rekor kemenangan terbesar dalam sejarah Liga Champions.
“Kemenangan terbesar Liga Champions: Lens 1-9 Como, Liverpool 8-0 Beşiktaş, Real Madrid 8-0 Malmö, Bayern 9-2 GNK Dinamo,” demikian pernyataan dalam situs resmi UEFA yang dirilis Rabu, 4 November 2026 waktu setempat
Los Blancos, yang masih diperkuat Cristiano Ronaldo, mencatatkannya pada tahun 2015 ketika menggilas Malmo dengan skor 8-0. CR7 mencetak empat gol dalam pertandingan itu selagi Karim Benzema mengukir hattrick dan satu gol tambahan datang dari Mateo Kovacic.
Selain Real Madrid, Liverpool juga pemegang rekor kemenangan terbesar dengan skor 8-0 atas Besiktas pada tahun 2007 silam. Yossi Benayoun mencetak hattrick diiringi masing-masing dua gol oleh Ryan Babel dan Peter Crouch serta satu gol dari Steven Gerrard.
Sebenarnya, Como bukan yang pertama yang mampu mencetak total sembilan gol dalam suatu laga Liga Champions. Sebelumnya, Bayern Munich juga pernah menang 9-2 atas GNK Dinamo pada musim 2024-2025.
Load more