Reaksi Mirwan Suwarso usai Como Cetak Sejarah di Liga Champions Lewat Kemenangan 9-1 atas Lens
- REUTERS/Catherine Steenkeste
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, menyampaikan reaksinya setelah kemenangan telak 9-1 atas Lens di Liga Champions 2026-2027. Pertandingan ini masuk buku sejarah UEFA sebagai kemenangan terbesar.
Lariani melawat ke Prancis pada Kamis (5/11/2026) dini hari tadi WIB untuk lanjutan Liga Champions 2026-2027. Berbekal kemenangan telak 4-1 atas Manchester United, Como sudah berhasil unggul tiga gol di babak pertama melalui dwigol Anastasios Douvikas dan gol Nico Paz.
Douvikas melengkapi hattrick-nya di babak kedua diiringi oleh gol-gol dari Lucas Da Cunha, Marc-Oliver Kempf, Mattia Liberali, Martin Baturina, dan Matteo Papaccioli. Sedangkan gol balasan dari Lens melalui Ruben Aguilar hanya mampu mengikis skor menjadi 1-9.
Kemenangan ini membuat Como masuk dalam buku sejarah Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA). Ini menjadi kemenangan terbesar dalam sejarah Liga Champions, menyisihkan kemenangan 8-0 yang pernah diraih Real Madrid atas Malmo pada 2015 dan Liverpool atas Besiktas pada 2007.
Sebenarnya, Bayern Munich juga pernah mencetak sembilan gol dalam satu laga. Namun, kemenangan mereka atas GNK Dinamo diiringi kebobolan dua kali, jadi skor 9-2 masih lebih kecil ketimbang 9-1 milik Como.
Berkat kemenangan ini pula, Lariani bertengger di peringkat keempat klasemen sementara Liga Champions. Hanya ada Paris Saint-Germain, Real Madrid, dan Arsenal yang lebih baik daripada mereka.
Como bahkan sejajar dengan Barcelona yang berada di peringkat kelima. Namun, tim asuhan Cesc Fabregas lebih unggul dari segi selisih gol sehingga berada di tempat yang lebih tinggi.
I Lariani telah berulang kali menciptakan sejarah dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, mereka telah berhasil mencapai pentas Eropa untuk pertama kalinya dalam sepanjang sejarah klub.
Itu tidak bertahap dengan lolos ke Liga Europa atau Liga Konferensi Eropa lebih dulu, melainkan langsung ke Liga Champions. Kini, mereka bahkan berpeluang untuk lolos ke fase knockout setelah mengoleksi sembilan poin dari empat laga.
Pujian disematkan kepada berbagai elemen Como, tak terkecuali manajemen. Tim asal Italia ini telah mengalami peningkatan luar biasa sejak diakuisisi grup perusahaan asal Indonesia, Djarum.
Load more