News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Preview Piala Dunia 2022: Kamerun vs Serbia

Perebutan kemenangan pertama memanaskan duel Kamerun dan Serbia. Setelah kalah pada pertandingan pembuka, siapa akan tersingkir dari Grup G Piala Dunia 2022?
Senin, 28 November 2022 - 13:16 WIB
Kamerun dan Serbia harus saling mengalahkan di Grup G Piala Dunia 2022.
Sumber :
  • antara

Doha, Qatar – Perebutan kemenangan pertama memanaskan duel Kamerun dan Serbia. Setelah kalah pada pertandingan pembuka, siapa akan tersingkir dari Grup G Piala Dunia 2022?

Kamerun gelisah memasuki pertandingan kedua Grup G Piala Dunia 2022. Tim berjuluk Indomitable Liones malah tampil lemah pada laga pembuka hingga kalah 0-1 dari Swiss.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi serupa mendera Serbia. Setelah tampil cukup baik pada babak pertama, tim Dragan Stojkovic kemudian menyerah 0-2 oleh dua gol Richarlison untuk Brasil.

Hanya satu pilihan bagi Kamerun dan Serbia pada pertandingan kedua. Dua tim tak boleh mengambil hasil seri, apalagi kalah, karena sudah tergeletak di posisi terbawah Grup G.

Nasib Kamerun atau Serbia akan tamat bila menelan kekalahan dan pada laga lain Brasil dan Swiss bermain seri. Celah hanya tersedia melalui kemenangan untuk berharap hasil baik juga terjadi pada pertandingan terakhir.

Piala Dunia yang Tak Terduga

Bagi Kamerun, tak boleh lagi ada kesalahan. Pelatih Rigober Song menyesali sikap pemainnya yang tidak menganggap Swiss sebagai kekuatan di Grup G. Kekalahan dengan skor tipis 0-1 terasa menyesakkan karena mempersulit langkah selanjutnya.

Serbia bukan lawan ringan. Pada pertemuan terdahulu saat dua tim beradu dalam pertandingan persahabatan, Kamerun sudah merasakan kekuatan lawan.

Beberapa saat sebelum Piala Dunia 2010, dua kubu beradu pada pertandingan pemanasan. Setelah melalui duel alot, Serbia mengalahkan Kamerun dengan skor ketat, 4-3.

Statistik Menuju Qatar 2022
- Pertemuan pada pertandingan persahabatan menjadi satu-satunya duel yang terjadi sebelum Piala Dunia 2022. Serbia mengalahkan Kamerun 4-3 pada friendly match 2010.

- Perjumpaan kedua justru menempatkan dua tim pada situasi krusial. Kamerun harus membalas dendam pada Serbia agar dapat berharap maju ke 16 Besar FIFA World Cup 2022.

- Serbia juga menghindari seri, apalagi kalah, dan yakin bisa mengulang hasil pertandingan persahabatan agar bisa terus bertahan di Grup G Piala Dunia 2022.

- Tantangan bagi Serbia ialah memperbaiki catatan buruk di Piala Dunia lantaran kalah sembilan kali dari 11 pertandingan di kejuaraan tertinggi FIFA.

- Kemenangan terakhir Serbia terjadi pada fase grup Piala Dunia 2018 kala mengalahkan Kosta Rika 1-0.

- Dalam tiga penampilan terakhir di Piala Dunia, Serbia tersingkir dari fase grup pada 2006 (saat masih bergabung dengan Montenegro), kemudian 2010 dan terakhir 2014.

- Semasa masih menjadi bagian Yugoslavia yang sudah bubar, Serbia kini mengincar lolos ke babak knockout untuk pertama kali sejak Piala Dunia 1998.

- Pada 1998, Dragan Stojkovic masih main untuk Yugoslavia, yang merupakan Piala Dunia keduanya setelah Italia 1990.

- Kamerun pun tidak pernah lagi bisa melewati fase grup putaran final Piala Dunia sejak aksi menghebohkan dengan lolos sampai ke perempat final Italia 1990.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Empat tahun setelah sensasi di Italia, Rigobert Song masuk tim yang tampil di Piala Dunia 1994, 1998, dan 2002. Sesudah gagal lolos ke Jerman 2006, ia muncul lagi sewaktu Kamerun berhasil hadir di Afrika Selatan 2010.

Pertandingan Kamerun dan Serbia di Grup G Piala Dunia 2022 akan berlangsung pada Senin siang, 28 November 2022, waktu Qatar. Penonton di Tanah-Air dapat menyaksikan siaran langsung pada petang hari, mulai pukul 17:00 Waktu Indonesia Barat. (raw)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT