Milan Makin Berbahaya? Jashari Ungkap Instruksi Rahasia dari Allegri
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Jakarta, tvOnenews.com - Gelandang anyar AC Milan, Ardon Jashari, mulai membuka kisah adaptasinya sejak bergabung dari Club Brugge pada bursa transfer Januari lalu.
Pemain asal Swiss itu perlahan mulai menemukan tempatnya di bawah asuhan pelatih Massimiliano Allegri. Dalam wawancara dengan media Italia, ia bahkan tak ragu melontarkan pujian tinggi kepada sang pelatih.
“Beliau adalah guru bagi saya, saya berusaha belajar sebanyak mungkin darinya,” ujar Jashari seperti dikutip dari TuttoMercatoWeb.
Menurutnya, pengalaman panjang Allegri menjadi faktor penting dalam proses perkembangannya di San Siro. Ia mengaku kerap mendapatkan arahan langsung, baik dalam pertandingan maupun sesi latihan.
“Dia menyuruh saya untuk lebih maju, bermain dengan intensitas tinggi, dan menembak ketika ada kesempatan. Dia mendorong saya untuk terus berkembang, bahkan dalam latihan,” lanjutnya.
Jashari juga mengungkapkan bahwa perannya sebagai gelandang mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir. Ia kini dituntut tampil lebih dinamis, dan kehadiran Allegri dinilai sangat membantu proses adaptasi tersebut.
Tak hanya soal perkembangan individu, pemain berusia muda itu juga menegaskan ambisi besarnya bersama Rossoneri.
“Saya di sini untuk menang, untuk diri saya sendiri, untuk tim, dan untuk para pendukung. Saya ingin memberikan yang terbaik setiap hari dengan antusiasme dan profesionalisme,” tegasnya.
Ia bahkan berharap bisa bertahan lama dan menjadi bagian penting dari perjalanan Milan ke depan.
“Saya ingin mengenakan seragam ini selama bertahun-tahun lagi,” tambahnya.
Saat ini, AC Milan tengah bersaing ketat di papan atas Serie A. Mereka berada di posisi kedua klasemen, tertinggal enam poin dari rival sekota Inter Milan dengan delapan pertandingan tersisa.
Jashari pun menegaskan target realistis timnya di sisa musim ini.
“Kami harus fokus dari pertandingan ke pertandingan. Target utama kami adalah kembali ke Liga Champions, berada di antara klub-klub terbaik di Eropa,” ujarnya.
Meski tantangan besar menanti, Jashari memastikan hal itu tidak membuat Milan gentar.
“Kami tahu harus bekerja keras, tetapi itu tidak membuat kami takut,” tutupnya.
Load more