News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mimpi Liga Champions Como 1907 Terancam Kandas, Ini 3 'Dosa' yang Hantui Klub Hartono Bersaudara Itu

Como 1907 saat ini tengah menjadi buah bibir di kancah sepak bola Italia. Performa impresif di lapangan membuat tim milik Hartono bersaudara ini bermimpi besar
Minggu, 26 April 2026 - 23:35 WIB
Como 1907
Sumber :
  • Twitter - Como 1907

tvOnenews.com – Como 1907 saat ini tengah menjadi buah bibir di kancah sepak bola Italia. Performa impresif di lapangan membuat tim milik Hartono bersaudara ini bermimpi besar menembus kompetisi elit Eropa, Liga Champions (UCL).

Namun, di balik perayaan gol dan semangat juang Cesc Fabregas dan anak asuhnya, ada "bom waktu" administratif yang tengah berdetak. Mimpi indah ini bisa saja berubah menjadi mimpi buruk jika manajemen tidak segera berbenah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan karena kalah bertanding, melainkan karena potensi penolakan UEFA akibat tiga "dosa" besar yang mengancam nasib mereka di atas kertas. Apa saja masalahnya? Simak selengkapnya.

1. Masalah Stadion: Estetika vs Standar UEFA

Stadion Giuseppe Sinigaglia memang ikonik karena lokasinya yang langsung menghadap Danau Como. Namun, bagi UEFA, keindahan visual bukan prioritas utama. Ada standar teknis yang sangat ketat.

Saat ini, stadion tersebut memiliki kendala serius mulai dari struktur tribun bongkar pasang yang tidak sesuai regulasi, hingga lebar lapangan yang hanya 66 meter—kurang 2 meter dari standar 68 meter yang ditetapkan UEFA.

Jika renovasi tidak rampung sebelum September, Como 1907 terancam menjadi "tunawisma" dan harus meminjam markas klub lain, sebuah skenario yang tentu menyakitkan bagi para suporter.

Como 1907, klub Italia yang dimiliki pengusaha Indonesia Hartono Bersaudara
Como 1907, klub Italia yang dimiliki pengusaha Indonesia Hartono Bersaudara
Sumber :
  • Como 1907 Official

2. Lubang Defisit Finansial

Banyak yang mengira dukungan dana dari Grup Djarum adalah jaminan segalanya. Namun, di Eropa, memiliki pemilik kaya bisa menjadi bumerang jika melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

Data menunjukkan kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Pada periode Februari 2026, Como mencatatkan pemasukan sekitar 16 juta euro, sementara pengeluaran membengkak hingga 126 juta euro.

Defisit sebesar 110 juta euro atau lebih dari Rp1,8 triliun ini berada di bawah pengawasan ketat UEFA. Jika gagal menyeimbangkan neraca keuangan lewat settlement agreement, nasib Como bisa serupa dengan AC Milan pada 2019 dicoret dari kompetisi Eropa meski secara prestasi mereka berhak lolos.

Para Pemain Como FC Jelang Pertandingan Menghadapi Pisa di Liga Italia
Para Pemain Como FC Jelang Pertandingan Menghadapi Pisa di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

3. Krisis Pemain Homegrown

Masalah ketiga yang sering luput dari perhatian adalah aturan kuota pemain. UEFA mewajibkan setiap tim mendaftarkan 25 pemain, dengan 8 di antaranya harus berstatus homegrown (4 lulusan akademi klub, 4 lulusan akademi di negara yang sama).

Saat ini, Como 1907 baru memiliki dua pemain yang memenuhi kriteria tersebut. Kondisi ini memaksa mereka hanya bisa mendaftarkan skuad yang sangat tipis (hanya 19 pemain) jika tidak segera mencari pemain lokal Italia.

Bermain di kompetisi padat dengan skuad terbatas tentu menjadi "bunuh diri" taktis bagi pelatih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Como 1907 kini berada di persimpangan jalan. Grup Djarum mungkin punya uang, dan Fabregas mungkin punya taktik, namun pertarungan sesungguhnya kini berpindah ke ruang sidang dan kantor UEFA.

Akankah manajemen mampu membenahi stadion, menyeimbangkan keuangan, dan memenuhi kuota pemain lokal tepat waktu? Ataukah mimpi Liga Champions ini akan kandas sebelum sempat dimulai?

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) melaksanakan rangkaian Syukuran HUT IPPAT ke-39 yang dirangkaikan dengan Peresmian Perluasan Sekretariat PP-IPPAT.
Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perum Perumnas terus memperkuat perannya dalam menghadirkan hunian berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya di kawasan perkotaan.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Trending

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Pengembangan perkebunan kelapa sawit sering kali dikaitkan dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed dan rekan satu timnya yang berjuang di nomor regu putra bulu tangkis dihubungi langsung oleh Presiden Prabowo setelah mengalahkan China, Kamis (25/9/2026).  
Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Keduanya dipersiapkan mengikuti agenda Timnas Indonesia U-20 menuju Piala Asia U-20 2027 sekaligus menghadapi uji tanding kontra China.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Asian Games: Penantian 28 Tahun dan Pecah Telur Medali Emas 

Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Asian Games: Penantian 28 Tahun dan Pecah Telur Medali Emas 

Indonesia memastikan medali emas setelah menundukkan China dengan skor dramatis 3-2 pada final di Ichinoya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9/2026).
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT