News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Punya Syarat Khusus untuk Pemain Naturalisasi yang Ingin Gabung Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong ternyata memiliki persyaratan khusus bagi pemain yang akan dinaturalisasi.
Sabtu, 30 September 2023 - 18:23 WIB
Shin Tae-yong
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong ternyata memiliki persyaratan khusus bagi pemain yang akan dinaturalisasi.

Dalam beberapa waktu terakhir, muncul tiga nama yang disebut-sebut akan dinaturalisasi PSSI untuk memperkuat Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama pertama adalah Jay Idzes yang kini bermain untuk klub Serie B Italia, Venezia.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengatakan setelah proses administrasi selesai, Idzes akan memperkuat Timnas Indonesia di sejumlah ajang senior.

tvonenews

"Hari ini saya mengumumkan bahwa pemain asal klub Venezia Jay Idzes akan kita proses untuk memperkuat Merah Putih di ajang internasional untuk Garuda Mendunia, kata Erick lewat keterangan tertulisnya, Rabu (6/09/2023).

Kemudian nama kedua yang saat ini dikabarkan sedang proses naturalisasi adalah Ryan Flamingo yang bermain untuk Sassuolo.

Kabar tersebut disampaikan oleh media Korea Selatan, Best Eleven yang menyebut Shin Tae-yong mengincar pemain berusia 20 tahun itu.

“Bek Ryan Flamingo yang main untuk Sassuolo juga diincar Shin,” tulis Best Eleven.

Kemudian, pemain yang dikabarkan menjadi incaran untuk dinaturalisasi adalah pemain Swansea City, Nathan Tjoe-A-On.

Kabar itu disampaikan Shin Tae-yong sesudah memimpin latihan di Timnas Indonesia U-23 di Solo, Selasa (5/9/2023).

“Pemain tersebut memang tertarik untuk naturalisasi. Dia juga setuju untuk mengganti kewarganegaraannya jadi WNI,” ujar Shin Tae-yong.

Kendati demikian, Shin Tae-yong ternyata memiliki syarat khusus untuk para pemain ini akhirnya bisa bergabung dengan Timnas Indonesia.

Berbicara soal naturalisasi Nathan Tjoe-A-On, pelatih asal Korea Selatan itu tampaknya akan sangat berhati-hati.

Dia tidak ingin pemain yang dinaturalisasi nanti tidak mampu memberikan kontribusi bagi Timnas Indonesia.

Terlebih, Timnas Indonesia akan menghadapi turnamen sangat penting, yakni Piala Asia 2023.

Diperlukan pemain-pemain berkualitas untuk bisa berbicara banyak pada turnamen tersebut.

Maka dari itu, para pemain yang rencananya dinaturalisasi harus bisa membuktikan kemampuannya.

"Saya belum memutuskan sebelum saya melihat permainannya seperti apa," ujar Shin Tae-yong beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah melihat kemampuan calon pemain itu, maka Shin Tae-yong baru akan memutuskan.

"Dan setelah itu dicek permainannya seperti apa. Nanti dibicarakan dengan Pak Erick Thohir (Ketua Umum PSSI)," tambahnya. (fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Terduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto Dicecar 23 Pertanyaan di Polda Metro Jaya

Pemeriksaan berlangsung untuk menggali rangkaian kejadian yang dilaporkan. Dalam proses tersebut, korban dicecar sebanyak 23 pertanyaan oleh penyidik......
Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Dalam video rekaman pengawas yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan sedang berjalan seorang diri di sebuah gang jadi korban begal pantat.
Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).
OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

Terkait dengan OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Budi menjelaskan bahwa kasus ini diduga berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB).
Atlet HYROX Tak Tahan Buang Air di Tengah Pertandingan, Ternyata Begini Penjelasan dari Segi Kesehatan

Atlet HYROX Tak Tahan Buang Air di Tengah Pertandingan, Ternyata Begini Penjelasan dari Segi Kesehatan

Joanna Wietrzyk tak bisa menahan diri untuk buang air besar di tengah pertandingan. Akibatnya, dia menyelesaikan ajang dengan kotoran yang masih menempel di tubuhnya. 
KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor dan Jakarta, pada Senin (14/9/2026).

Trending

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Suahasil pada periode 2025, ia memiliki harta tanah dan bangunan sebesar Rp49.857.555.000.
Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Viral! Perempuan di Bandung Diduga Jadi Korban Begal Pantat Usai Pulang dari Gereja

Dalam video rekaman pengawas yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan sedang berjalan seorang diri di sebuah gang jadi korban begal pantat.
Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).
OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

Terkait dengan OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Budi menjelaskan bahwa kasus ini diduga berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB).
KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor dan Jakarta, pada Senin (14/9/2026).
Kisah Konten Kreator Game Online di Grobogan Raih 1,4 Juta Pengikut

Kisah Konten Kreator Game Online di Grobogan Raih 1,4 Juta Pengikut

Aktivitas bermain gim yang kerap dianggap sekadar hiburan ternyata dapat berkembang menjadi peluang di industri digital. Hal itu dijalani Ahmad Khanif Mutaqim, kreator konten asal Grobogan, Jawa Tengah yang dikenal dengan nama MazNife Gaming.
Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan berupaya meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT