News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Sedih Legenda Timnas Indonesia Dicap Tidak Nasionalis, Padahal Pernah Patah Kaki 2 Kali Saat Berseragam Merah Putih

Eks pemain Timnas Indonesia, Boaz Solossa sempat dicap tidak nasional karena dituding telah mangkir dari panggilan membela negara.
Senin, 30 Oktober 2023 - 19:34 WIB
Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Eks pemain Timnas Indonesia, Boaz Solossa sempat dicap tidak nasional karena dituding telah mangkir dari panggilan membela negara.

Boaz Solossa merupakan mantan legenda Persipura Jayapura yang pernah membela Timnas Indonesia pada 2003-2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemunculannya berawal saat mantan pelatih Timnas Indonesia, Peter Withe memanggilnya untuk mengikuti Piala Tiger (kini Piala AFF) 2004.

Padahal, Boaz ketika itu belum pernah bermain di level profesional dan usianya masih 18 tahun.

tvonenews

Withe ketika itu beralasan bahwa Boaz memiliki bakat sangat luar biasa sehingga tidak ada alasan untuk tak memanggilnya ke tim nasional.

Terlebih, Boaz merupakan top skor Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI dengan mencetak 10 gol.

Tidak perlu waktu lama bagi Boaz untuk membuktikan diri karena pada Piala Tiger 2004, dia tampil sangat sensasional.

Meski gagal menjadi juara, dia sukses mencuri perhatian berkat performanya di turnamen tersebut.


Mantan pemain Timnas Indonesia, Boaz Solossa. Foto: Antara.

Setelah turnamen tersebut, nama Boaz semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia sehingga julukan wonderkid pun tersemat di pundaknya.

Sejumlah prestasi sukses ditorehkan Boaz seperti menjadi juara Liga Indonesia bersama Persipura sebanyak empat kali (2005, 2008-2009, 2010-2011, dan 2013).

Dia juga menjadi top skor Liga Indonesia selama tiga musim, yaitu 2008-2009, 2010-2011, dan 2013.

Bahkan, gelar pemain terbaik pun pernah ditorehkan Boaz pada musim 2009-2010, 2010-2011, dan 2013.

Boaz mencapai titik tersebut tidak dengan jalan mudah. Dia harus merasakan patah kaki sebanyak dua kali.

Pertama, Boaz mengalami patah kaki saat Timnas Indonesia menghadapi Singapura di final Piala AFF 2004.

Dia harus masuk ruang perawatan setelah ditekel dengan keras oleh pemain Singapura, Baihakki Khaizan.

Patah kaki kedua terjadi pada saat menjelang Piala Asia 2007. Ketika itu Timnas Indonesia menggelar uji coba melawan Hong Kong.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 1 Juni 2007, Boaz ditekel dari belakang oleh pemain Hong Kong hingga kakinya patah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di balik itu semua, Boaz sempat mendapatkan cap yang kurang enak dari suporter Timnas Indonesia.

Alasannya, Boaz tidak memenuhi panggilan Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2010.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bertandang ke Markas Adhyaksa, PSMS Medan Bidik Tiga Poin

Bertandang ke Markas Adhyaksa, PSMS Medan Bidik Tiga Poin

PSMS Medan mengusung misi mempertahankan momentum positif saat bertandang ke markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027. Duel
Rui Pinto Akhirnya Buka Suara Usai Man City Bersalah 114 dari 115 Dakwaan: Keputusan Bersejarah

Rui Pinto Akhirnya Buka Suara Usai Man City Bersalah 114 dari 115 Dakwaan: Keputusan Bersejarah

Rui Pinto bereaksi setelah Man City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ia menyebut putusan tersebut sebagai keputusan bersejarah bagi sepak bola Inggris.
Ole Romeny Bongkar Rahasia Taktik John Herdman setelah Timnas Indonesia Kalahkan Singapura 2-0

Ole Romeny Bongkar Rahasia Taktik John Herdman setelah Timnas Indonesia Kalahkan Singapura 2-0

Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, membongkar kunci utama di balik permainan solid dan kompak Skuad Garuda saat membantai Singapura 2-0 pada laga pembuka =
Filippo Inzaghi: Inter Masih Calon Kuat Scudetto, Semoga AC Milan Bisa Ikut Bersaing

Filippo Inzaghi: Inter Masih Calon Kuat Scudetto, Semoga AC Milan Bisa Ikut Bersaing

Filippo Inzaghi ikut menyoroti persaingan gelar Serie A musim ini. Legenda AC Milan itu menilai Inter Milan masih berada di atas para pesaingnya.
Filippo Inzaghi: Inter Masih Calon Kuat Scudetto, Semoga AC Milan Bisa Ikut Bersaing

Filippo Inzaghi: Inter Masih Calon Kuat Scudetto, Semoga AC Milan Bisa Ikut Bersaing

Filippo Inzaghi ikut menyoroti persaingan gelar Serie A musim ini. Legenda AC Milan itu menilai Inter Milan masih berada di atas para pesaingnya.
Arsenal Siapkan Rp1,3 Triliun untuk Trent Alexander-Arnold, Real Madrid Mulai Dihadapkan Dilema

Arsenal Siapkan Rp1,3 Triliun untuk Trent Alexander-Arnold, Real Madrid Mulai Dihadapkan Dilema

Arsenal dikabarkan memantau Trent Alexander-Arnold di Real Madrid. Jika dilepas, bek Inggris itu disebut bisa dihargai hingga Rp1,3 triliun pada Januari 2027.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT