Budi Sudarsono Ungkap Perbedaan Timnas di Jamannya dengan Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong, Katanya Begini ..
- VIVAnews/Zika Zakiya
Sementara itu, Budi Sudarsono dalam acara bincang Vivagoal Indonesia, bercerita tentang pengalamannya berlaga di Piala Asia 2007.
Di mana itu Indonesia menang pada pertandingan pertama melawan Bahrain, kemudian kalah melawan Arab Saudi pada pertandingan kedua, hingga pertandingan ketiga kalah lagi melawan Korea Selatan.
"Jadi sebenarnya waktu, kita ini kan underdog, tim-tim satu grup itu kan bagus-bagus semua, Bahrain, Arab Saudi, dan Korea Selatan, tahu sendiri raja-raja Asia lah, sekarang raja Asia," ujar Budi dilansir Youtube Vivagoal Indonesia.
"Itu sebenarnya kita gak lolos, orang juga udah senang, karena permainan kita udah bagus, progres-nya bagus banget, waktu itu kan kita menunjukkan permainan, hanya hasilnya saja tidak bagus," ungkapnya.
Kemudian disinggung oleh host soal pertanyaan bahwa generasi Piala Asia 2007 adalah era keemasan sepak bola Indonesia.
Di mana saat itu diisi oleh Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, Markus Horison, Elie Aiboy.
"Kalau menurut saya, yang sekarang-sekarang lebih bagus-bagus menurut saya," ungkapnya.
Dari sisi pemain yang mengisi skuad Garuda, Budi Sudarsono ungkap perbedaannya.
"Jadi kalau dulu hampir rata-rata pemain tuh tidak ada yang main di luar negeri yang dipanggil timnas," ujarnya.
"Kalau sekarang sudah rata-rata banyak yang main di luar, pengalamannya kan berbeda, atmosfer pertandingan juga berbeda," terangnya.
Pemain timnas Indonesia yang bermain di luar negeri
Pemain timnas Indonesia U-23. (Julio Trisaputra/tvOnenews)
Marselino Ferdinan - KMSK Deinze
Pratama Arhan - Tokyo Verdy
Asnawi Mangkualam - Jeonnam Dragons
Sandy Walsh - KV Mechelen
Shayne Pattynama - Viking FK
Elkan Baggott - Ipswich Town Rizky
Saddil Ramdani - Sabah FC
Rafael Struijk - ADO Den Haag
(ind)
Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
Load more