News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemainnya Dibilang Loyo, Bima Sakti Angkat Bicara: Ada Banyak Faktor Tim U-17 Indonesia Alami Kelelahan

Tim U-17 Indonesia asuhan Bima Sakti kembali meraih hasil imbang (1-1) di pertandingan kedua Grup A Piala Dunia U-17 melawan Panama pada Senin (13/9/2023) malam
Selasa, 14 November 2023 - 09:38 WIB
Kolase foto pemain Tim U-17 Indonesia - Pelatih Bima Sakti
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Tim U-17 Indonesia asuhan Bima Sakti kembali meraih hasil imbang (1-1) di pertandingan kedua Grup A Piala Dunia U-17 melawan Panama pada Senin (13/9/2023) malam WIB.

Sebelumnya pada pertandingan pertama melawan Ekuador, Iqbal Gwijangge dan kawan-kawan juga hanya mampu mengamankan satu poin di hadapan pendukungnya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari dua hasil imbang itu, Tim U-17 Indonesia kini harus puas bertengger di peringkat ketiga dengan torehan dua poin. Sementara di ranking pertama ada Ekuador yang berhasil menumbangkan Maroko dengan skor (0-2).

Selain hasil kurang maksimal yang disajikan anak-anak asuhan Bima Sakti sebagai tuan rumah, para pecinta sepak bola Indonesia juga menyoroti lemahnya fisik para pemain. 

Terlebih pada pertandingan pertama saat melawan Ekuador, para pemain nampak kelelahan saat laga baru memasuki menit 60. Hal itu amat terlihat, sehingga permainan tim pun nampak buyar. 

“Jadi menit 60 - 70 udah drop, bener-bener drop,” kata pengamat sepak bola Justinus Lhaksana dikutip dari Youtube resminya, Selasa (14/11/2023).

Menurut pria yang akrab disapa coach Justin itu, yang menjadi masalah besar Tim U-17 Indonesia adalah stamina. Walau sudah memasukkan lima pemain baru di babak kedua, skuad garuda nusantara tetap tidak bisa mengendalikan bola.

Beberapa pemain bahkan mengalami cedera, termasuk Jehan Pahlevi yang akhirnya digantikan oleh Nabil Asyura di menit ke-65.

Tanggapan Bima Sakti soal fisik pemainnya yang loyo

Pelatih Tim U-17 Indonesia Bima Sakti sendiri tidak menampik soal adanya penurunan fisik anak didiknya di babak kedua pada pertandingan melawan Ekuador. 

Namun dia menilai ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan fisik pada anak asuhnya. Salah satunya adalah tingginya intensitas pertandingan melawan tim semapan Ekuador. 

“Bisa banyak ya faktornya seperti karena pertandingan pertama, penuh pressure, dan lawan tim yang sudah mapan,” kata Bima Sakti pada Minggu (12/11/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih dari itu, menurutnya skuad Ekuador ini adalah tim yang sudah sering mengikuti kompetisi internasional. Mereka menyandang status sebagai runner-up Conmebol U-17 2023. 

“Mereka bertanding sebelumnya di kompetisi Amerika Latin. Berhasil menahan Brasil 2-2. Menghajar Chile 3-1, kemudian mereka jadi juara dua waktu itu,” terang Bima. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Video Kekerasan ABK, Tubuh Dimasukan ke Dalam Tong Berisi Air Hingga Aksi Mengerikan Ini

Viral Video Kekerasan ABK, Tubuh Dimasukan ke Dalam Tong Berisi Air Hingga Aksi Mengerikan Ini

Viral video di media sosial berupa dugaan aksi kekerasan yang diduga dialami sejumlah anak buah kapal (ABK).
PT Agro Murni Sebut Aksi TKBM Ganggu Operasional dan Rugikan Perusahaan

PT Agro Murni Sebut Aksi TKBM Ganggu Operasional dan Rugikan Perusahaan

Humas PT Agro Murni, Aulia Kamaruzzaman, mengatakan kerugian yang dialami perusahaan tidak hanya berkaitan dengan barang, tetapi juga terganggunya berbagai aktivitas operasional di area perusahaan.
Ungkapan Jujur Ole Romeny Soal Kemampuan Mitchell Baker yang Cetak 5 Gol di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Ungkapan Jujur Ole Romeny Soal Kemampuan Mitchell Baker yang Cetak 5 Gol di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Ole Romeny mengungkap kekuatan lini serang Timnas Indonesia usai menang 9-2 atas Bangladesh. Menurutnya, semua pemain Garuda punya peluang besar mencetak gol.
Gejala-gejala Influenza A, Jangan Anggap Remeh Ini Perbedaanya dengan Flu Biasa

Gejala-gejala Influenza A, Jangan Anggap Remeh Ini Perbedaanya dengan Flu Biasa

Data Kemenkes juga menunjukkan bahwa 42 persen kasus influenza yang terdeteksi pada periode tersebut terjadi pada kelompok usia 0-4 tahun.
Takluk dari Wakil Tuan Rumah, Novela/Beatrice Gagal Wujudkan All Indonesian Final di Cabor Padel Asian Games 2026

Takluk dari Wakil Tuan Rumah, Novela/Beatrice Gagal Wujudkan All Indonesian Final di Cabor Padel Asian Games 2026

Langkah ganda putri Padel Indonesia, Novela Putria/Beatrice Gumulya, harus terhenti di babak semifinal pada Asian Games 2026 usai takluk dari wakil Jepang.
Cetak 4 Assist dan Jadi Kunci Keberhasilan Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Ole Romeny: Ini Pertandingan Tergila Saya!

Cetak 4 Assist dan Jadi Kunci Keberhasilan Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Ole Romeny: Ini Pertandingan Tergila Saya!

Ole Romeny jadi salah satu pemain penting Timnas Indonesia saat hadapi Bangladesh. Penyerang Fortuna Sittard itu mencatatkan empat assist dalam kemenangan 9-2.

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Belum tuduhan match fixing terbukti, Singapura justru kalah telak setengah gol dari Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Galeri Foto: Intip Raut Ekspresif Punggawa Timnas Indonesia Kala Berjaya Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Galeri Foto: Intip Raut Ekspresif Punggawa Timnas Indonesia Kala Berjaya Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

‎Timnas Indonesia berjaya melibas Bangladesh dengan skor telak 9-2. Momen tersebut berlangsung dalam laga pamungkas babak penyisihan grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT