News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemandu Bakat Asing Bandingkan Wonderkid Malaysia dengan Marselino Ferdinan, Lebih Hebat Mana?

Media sosial heboh atas rating talent scouting, yang membandingkan antara Arif Aiman pemain asal Malaysia dengan wonderkid Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan.
Senin, 27 November 2023 - 16:01 WIB
Pemandu bakat eropa bandingkan Marselino Ferdinan dan pemain Malaysia, Arif Aiman.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Julio Trisaputra / Instagram @ariifaiman42

tvOnenews.com - Media sosial sempat dihebohkan atas hasil rating talent scouting, yang membandingkan antara Arif Aiman pemain asal Malaysia dengan wonderkid Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan.

Media sosial dihebohkan dengan talent scouting dari Eropa yang sering membahas soal pemain-pemain muda berbakat yakni EK Scouting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

EK Scouting mengangkat profil salah satu talenta muda terbaik oleh Indonesia saat ini yakni Marselino Ferdinan, ternyata tak hanya bintang muda timnas itu saja menjadi sorotan.


Kolase foto Marselino Ferdinan dan Arif Aiman. (Kolase tvOnenews / Instagram @ariifaiman42 / @marselinoferdinan10)

Pemuda muda Malaysia yang bernama Arif Aiman Hanapi, digadang-gadang sebagai harapan untuk sepak bola Malaysia.

Namun banyak para penikmat sepak bola Indonesia yang terpancing atas penilaian EK Scouting terhadap kedua pemain tersebut, yang mana Marselino dinilai masih kalah bersinar dibanding Arif Aiman.

Kedua talenta Asean ini menjadi bahan pembicaraan, di mana Arif Aiman dinilai lebih bersinar dari Marselino. Arif Aiman Hanapi sendiri merupakan pemain asal Malaysia yang lahir di Pahang pada 4 Mei 2002.

Pemain muda ini berposisi sayap kanan yang kini berkarier di klub raksasa Malaysia yakni Johor Darul Ta'zim (JDT), satu klub bersama Jordi Amat, bek tengah Timnas Indonesia.

Arif Aiman dijabarkan sebagai pemain yang bisa menembus ruang sempit lantaran kemampuan apiknya dalam menggiring bola, kemampuan dribble ini membuatnya piawai mengelabui lawan-lawannya dengan kecepatan dimilikinya.

Pemain berusia 21 tahun ini disebut-sebut mulai dilirik kesebelasan dari Asia Timur ini memiliki nilai tambah dari umpan terobosan dan visi permainan.

Tak hanya kelebihan. EK Scouting juga menyoroti kelemahan sang pemain, Arif dinilai lebih suka melewati lawan ketimbang mengumpan bola, dalam artian pemain ini dinilai cukup egois.


Arif Aiman Hanapi. 

Dari kemampuannya Arif Aiman memiliki gaya permainan seperti winger Real Madrid dan Timnas Brazil yang bernama Rodrigo.

Dilansir dari Transfermarkt, Arif Aiman kini memiliki harga pasar senilai 450 ribu euro atau sekitar Rp7,8 Miliar.

Banyak publik sepak bola Malaysia memandang Arif Aiman sebagai salah satu talenta harapan bangsa, seperti terbaru ketika FIFA Match Day yang dilaksanakan, Arif berhasil mencetak Quattrick, bersama Timnas Malaysia dengan menaklukkan Timnas Papua Nugini, skor sangat telak 10-0.

Secara khusus performanya di musim ini, Arif mencatatkan 19 kali penampilan dengan mencetak 10 gol serta 11 umpan di berbagai ajang, sebuah catatan yang mentereng.

Oleh sebab itu, Arif diberi rating 8,3 oleh EK Scouting. 

Kini beralih ke Marselino Ferdinan, gelandang serang berusia 18 tahun itu dianggap punya kemampuan dribbling dan umpan jauh yang mumpuni.

Marselino dinilai sering terlibat dalam banyak kombinasi passing lihai dalam mengontrol bola, body Balance dalam menguasai bola dan memiliki umpan jauh yang terukur.

Selain itu, pemain yang mengawali kariernya di Persebaya Surabaya ini juga banyak membantu pertahanan kala tim dalam keadaan diserang.

Pemain andalan Shin Tae-yong ini juga memiliki kelemahan-kelemahan yang bisa diperbaiki di kemudian hari, mulai dari akurasi tendangan jarak jauhnya. lalu kesalahan dalam dribbling saat dalam tekanan dan terkadang terlalu cepat kehilangan bola.

Dari kemampuannya tersebut Marselino dianggap memiliki tipe permainan seperti gelandang serang milik Tottenham Hotspur, James Maddison.


Gelandang serang timnas Indonesia, Marselino Ferdinan. (Julio Trisaputra/tvOnenews)

Marselino Ferdinan sendiri memiliki market value sebesar 300.000 Euro atau senilai Rp5 miliar.

Marselino sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini, terlebih lagi di usianya yang masih sangat muda.

Marselino Ferdinan sudah menjadi tulang punggung Persebaya Surabaya dan menjadi pemain muda terbaik Liga 1 pada Tahun 2022 yang lalu.

Tak hanya itu, ia juga meraih predikat pemain muda terbaik Piala AFF 2022 dan juga berhasil membantu Timnas Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023 yang lalu.

Tak Ayal dirinya menjadi tumpuan Timnas Indonesia di berbagai level mulai dari level senior u-23 hingga U-20.

Berbekal segudang pengalaman tersebut Marselino dapat beradaptasi cukup baik di Belgia bersama timnya saat ini KMSK Deinze, musim lalu ia turun dari 4 laga bersama Deinze dan mampu mencetak satu gol.

Maka dari penilaian tersebut Marselino mendapat rating 7,2 dari EK Scouting, lalu muncul pertanyaan Apakah penilaian dari EK Coating tersebut objektif dengan kedua pemain ini.

Penggemar sepak bola Indonesia sedikit melarutkan penilaian terhadap Marselino yang masih kalah dibandingkan Arif Aiman Arif Aiman dengan rating 8,3, sedangkan Marselino dengan rating 7,2.

Perlu diingat Arif Aiman berusia 2 tahun lebih tua dibanding Marselino Ferdinan, Arif kelahiran 2002 sedangkan Marselino kelahiran 2004. Bila dirunut maka Arif Aiman lebih dulu mencicipi karier profesionalnya yang sudah dimulai pada 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dibanding Marselino yang baru berkarir secara Pro pada 2021, otomatis Arif Aiman memiliki waktu lebih dulu untuk adaptasi di awal karirnya bersama JDT Arif sudah mengoleksi 20 gol dan 34 assist dari 85 laga.

Berbanding dengan Marselino yang catatannya masih kalah dengan Arif yakni 7 gol dan 9 assist dari 34 laga bersama Persebaya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT