Pilih Marc Klok dan Jordi Amat Jadi Kapten Timnas Indonesia, Apa Maksud Shin Tae-yong?
- PSSI
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tidak memiliki alasan khusus soal keputusannya memasang Marc Klok dan Jordi amat sebagai kapten ketika kalah 0-4 dari Libya.Â
Shin Tae-yong tidak memainkan kapten Asnawi Mangkualam ketika bersua Libya. Situasi demikian lantas membuat Klok mengenakan ban kapten di babak pertama.Â
Kemudian Shin Tae-yong melakukan sejumlah pergantian pemain di babak kedua. Klok menjadi salah satu di antara pemain yang dirotasi sang pelatih.Â
Posisi kapten pun beralih ke Jordi Amat yang masuk seusai turun minum. Namun, sikap Shin soal penunjukkan kapten itu menimbulkan berbagai pertanyaan dari para suporter Timnas Indonesia.Â
"Pertandingan kemarin itu melawan Libya tidak ada arti apa-apa, tetapi karena mereka senior Klok jadi kapten di babak pertama. Kemudian Jordi Amat jadi kapten di babak kedua," kata Shin Tae-yong. Â
Lebih lanjut, Shin Tae-yong mewajari banyak masyarakat Indonesia yang kecewa akibat hasil memalukan ketika bersua Libya.
Namun, Shin Tae-yong meminta publik untuk tenang karena agenda melawan Libya merupakan wadah melakukan eksperimen jelang Piala Asia.
Shin Tae-yong pun memastikan akan mengevaluasi timnya agar tampil lebih baik saat menjalani laga kedua melawan Libya pada 5 Januari, serta ditutup lewat pertemuan dengan Iran pada 9 Januari mendatang.
"Tidak perlu khawatir dengan kekalahan kemarin (melawan Libya) karena tidak memberikan arti apa-apa. Laga melawan Libya hanya untuk mengecek kondisi para pemain seperti apa. Saya juga tidak peduli dengan skor akhir pertandingan kemarin," tutur Shin Tae-yong.Â
Load more