News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Raphael Maitimo? Sempat Jadi Bintang Naturalisasi Timnas Indonesia, Sekarang Dia Malah Pindah ke Tim Langganan Piala Dunia untuk...

Raphael Maitimo sempat diandalkan Timnas Indonesia di awal 2010-an usai datang sebagai pemain naturalisasi. Kini dia pindah ke negara langganan Piala Dunia.
Sabtu, 6 April 2024 - 16:24 WIB
Eks pemain naturalisasi Timnas Indonesia Raphael Maitimo
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Raphael Maitimo menjadi salah satu gerbong pemain keturunan Belanda yang dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2012.

Bersama pemain asal Belanda lainnya seperti Jhonny van Beukering, Tonnie Cusell, hingga Sergio Van Dijk, Raphael Maitimo akhirnya resmi dinaturalisasi Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setelah menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia 12 tahun silam, bagaimana kabar terbaru dari Raphael Maitimo? Berikut ulasannya.

Raphael Maitimo lahir di  Rotterdam, Belanda 40 tahun silam yang diketahui mempunyai darah keturunan Indonesia dari daerah Minangkabau.

Ia memulai karier sepak bolanya ketika bergabung dengan akademi Feyenoord Rotterdam pada 2004 dan berada satu tim dengan legenda Belanda, Robin Van Persie.

Berbeda nasib dengan kompatriotnya, karier Raphael Maitimo bersama Feyenoord tidak cukup baik hingga dia memutuskan cabut ke klub divisi dua Belanda, FC Dordrecht.

Tak lama berselang, Raphael Maitimo mencoba peruntungan di luar negeri dengan bergabung ke klub kontestan Liga China, Beijing BIT pada 2009.

tvonenews

Selama dua musim di China, Raphael Maitimo mendapat tawaran bermain dari klub Indonesia yakni Bali Devata yang saat itu tampil di kompetisi IPL.

Meski sempat balik ke Belanda, Raphael Maitimo pada akhirnya kembali bermain untuk klub Liga Indonesia yaitu Mitra Kukar dan dari sinilah kariernya di tanah air kian terbuka.

Tercatat, ada 11 klub Indonesia yang pernah dibela oleh Raphael Maitimo seperti Arema Cronus, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya.

Sebelum memutuskan pensiun di usianya yang ke-38 tahun, Raphael Maitimo sempat tampil untuk Barito Putera di Liga 1 pada 2022 silam.

Di sisi lain, karier Raphael Maitimo bersama Timnas Indonesia terbilang tidak terlalu cemerlang sejak dia dinaturalisasi pada tahun 2010.

Sebelumnya, Raphael Maitimo pernah tampil untuk Belanda U17 dengan koleksi lima penampilan hingga akhirnya pindah menjadi pemain Timnas Indonesia.

Di Timnas Indonesia, Raphael Maitimo telah dinaturalisasi sejak 2010, namun dia baru bisa debut bersama skuad Garuda saat menghadapi Laos di fase grup Piala AFF 2012.

Penampilan Raphael Maitimo ketika itu cukup mencuri perhatian karena dia berhasil menyumbangkan satu gol di laga debutnya bersama Timnas Indonesia.

Namun kiprahnya bersama Timnas Indonesia tergolong singkat karena hanya tampil untuk skuad Garuda hingga 2015 dengan catatkan 21 laga dan empat gol. 

Usai gantung sepatu dari dunia sepak bola sejak 2022, Raphael Maitimo seakan tidak lagi terdengar di telinga penggemar Timnas Indonesia.

Raphael Maitimo saat jadi andalan Timnas Indonesia (Source: Antara)

Akan tetapi, baru-baru ini Raphael Maitimo dikabarkan menjadi staff pelatih Timnas Kanada di Piala Dunia U17 2023 yang dihelat di Indonesia tahun lalu.

Raphael Maitimo menjabat sebagai manajer tim dan koordinator Timnas Kanada U17 yang ditugaskan untuk mempersiapkan segala kebutuhan tim tersebut selama Piala Dunia.

Walaupun tidak masuk ke jajaran pelatih, tapi Raphael Maitimo ikut serta memberikan pengarahan kepada para pemain Timnas Kanada U17 di sesi latihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, kebersamaan Raphael Maitimo dengan Timnas Kanada telah usai seiring berakhirnya gelaran Piala Dunia U17 2023 di Indonesia tahun lalu.

Raphael Maitimo gagal membawa Kanada meraih poin di Piala Dunia U17 setelah menderita tiga kekalahan berturut-turut di grup B dan harus puas finis sebagai juru kunci. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.
Ferdy Sambo dan 54 Narapidana Diperiksa, Buntut Viralnya "Fasilitas Mewah" Hasil Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo dan 54 Narapidana Diperiksa, Buntut Viralnya "Fasilitas Mewah" Hasil Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong

Beberapa waktu lalu Ferdy Sambo menuai perhatian publik usai viralnya kabar Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Simak fakta terbarunya dari Ditjenpas.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT