News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Hati Pelatih Yordania Setelah Timnya Dibabat Habis Timnas Indonesia U-23: Mereka Layak Menang dan Lolos, Karena ...

Pelatih Yordania U-23, Abdullah Abu Zema mengungkapkan pandangannya soal kekalahan timnya atas Timnas Indonesia U-23 yang diarsiteki oleh Shin Tae-yong, (22/4).
Senin, 22 April 2024 - 15:26 WIB
Pelatih Timnas Yordania U-23 Abdullah Abu Zema berbicara soal kekalahan timnya dari Timnas Indonesia U-23.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Jordan National Football Team / PSSI

tvOnenews.com - Pelatih Yordania U-23, Abdullah Abu Zema mengungkapkan pandangannya soal kekalahan timnya atas Timnas Indonesia U-23 yang diarsiteki oleh Shin Tae-yong, pada Minggu 21 April 2024.

Timnas Indonesia U-23 sukses merebut tiket ke perempat final Piala Asia U-23 2024 setelah berhasil mengalahkan Yordania U-23 dengan skor 4-1 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, (21/4/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Qatar dan Indonesia berhasil lolos di Grup A Piala Asia U-23 2024, tinggal menunggu hasil Jepang dan Korea di Grup B.


Skuad Timnas Indonesia U-23 saat menghadapi Yordania U-23 di babak penyisihan Grup A. (AFC)

Sementara Yordania dan Australia sudah dipastikan gugur dan angkat koper usai hanya mendapatkan 1 dan 2 poin.

Menuju pertandingan, Timnas Indonesia U-23 hanya butuh hasil imbang melawan Yordania U-23 untuk meraih tiket ke babak perempat final.

Namun, Shin Tae-yong langsung tancap gas dengan menerapkan taktik ciamik ke anak-anak asuhnya, sehingga tampil lebih baik dan mendapatkan poin penuh dengan meyakinkan.

Adapun gol kemenangan tim Garuda Muda diciptakan oleh Marselino Ferdinan (23',70'), Witan Sulaeman (40'), dan Komang Teguh (86').

Sementara tim lawan, Yordania hanya mampu membalas lewat gol bunuh diri Justin Hubner pada menit ke-79.

Tim Garuda Muda melaju ke perempat final usai memastikan diri sebagai runner up Grup A dengan mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan.

Marselino Ferdinan dan kawan-kawan berhasil menang dua laga dari Australia U-23 dan Yordania U-23.

Satu-satunya kekalahan Indonesia terjadi saat laga pembuka menghadapi tuan rumah Qatar U-23.

Selanjutnya tim besutan Shin Tae-yong itu harus menunggu lawan di Grup B antara Jepang U-23 atau Korea U-23.

Komentar pelatih Yordania usai kalah dari Timnas Indonesia

Pelatih Yordania U-23, Abdullah Abu Zema mengakui keunggulan Timnas Indonesia U-23 atas timnya usai tak berkutik dikalahkan 4-1.


Pelatih Yordania U-23, Abdullah Abu Zema. (source: Jordan National Football Team)

Menurut juru taktik 48 tahun itu bahwa Indonesia memang pantas meraih kemenangan pada laga ini. Dia menilai bahwa pasukan Shin Tae-yong sangat mendominasi pertandingan.

"Indonesia memainkan pertandingan yang luar biasa, serta layak untuk menang dan lolos ke perempat final. Kekalahan telak, dan tersingkir lebih awal dari turnamen tidak bisa dibenarkan," ucap Abu Zema dilansir dari VIVA.

Mantan pemain klub Al-Wehdat SC ini mengakui taktik serangan dan pertahanan dari Timnas Indonesia, sehingga timnya tidak bisa mengembangkan permainan.

“Para pemain memberikan yang terbaik di pertandingan pertama dan kedua melawan Australia dan Qatar, tetapi kami tidak beruntung. Namun di pertandingan melawan Indonesia, kami tidak menunjukkan permainan apapun," ungkapnya.

Setelah menjajal kekuatan Timnas Indonesia, Abu Zema pun memberikan prediksinya soal nasib Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menilai bahwa Indonesia bisa melangkah lebih jauh.

“Saya yang akan memikul tanggung jawab atas kekalahan besar ini, yang sangat berat bagi kami. Indonesia sudah lolos, dan mungkin perjalanannya akan ke tahap yang lebih jauh di turnamen ini," ucapnya.

Adapun hasil kemenangan Timnas Indonesia atas Yordania, memastikan tim asuhan Shin Tae-yong mencetak sejarah dengan baru pertama kali tampil di Piala Asia U-23 dan lolos ke perempat final. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Electric PLN kalah dengan skor 1-3 (21-25, 22-25, 25-17, 19-25) dari Popsivo Polwan pada pertandingan yang berlangsung di GOR Sritex Arena Solo, Jumat 19 April 2026 kemarin.
Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Sejumlah lembaga secara kolektif mempertanyakan transparansi distribusi royalti yang dinilai tidak sesuai dengan amanat UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Jumlah pengguna LRT Jabodebek alami penurunan 10 persen hari pertama kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat hukum Fajar Trio menilai maraknya konten yang seolah mengambil peran sebagai hakim di luar persidangan kasus Nadiem menjadi fenomena yang perlu diwaspadai.
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 10 April: Ada Big Match! Gresik Phonska Plus Tantang Popsivo Polwan

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 10 April: Ada Big Match! Gresik Phonska Plus Tantang Popsivo Polwan

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Sabtu 11 April menjadi laga perdana putaran kedua Proliga 2026 dimulai dengan dua laga di sektor putri dan putra.
Prabowo Mundur Jadi Ketum PB IPSI, Mau Fokus Jadi Presiden: Emban Tugas Kebangsaan Menyita Banyak Waktu

Prabowo Mundur Jadi Ketum PB IPSI, Mau Fokus Jadi Presiden: Emban Tugas Kebangsaan Menyita Banyak Waktu

Presiden Prabowo Subianto resmi menyatakan tidak akan melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) karena ingin fokus.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT