News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan karena Regulasi FIFA, 3 Bintang Eropa Ini Harus Kubur Impian Bela Timnas Indonesia Usai Terhalang Restu dari Keluarga

Sempat dihubungi PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia, para bintang Eropa ini justru abaikan panggilan bela skuad Garuda karena terganjal izin dari keluarga.
Rabu, 24 April 2024 - 07:09 WIB
Pemain yang gagal bela Timnas Indonesia karena terhalang restu keluarga
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Keberhasilan program naturalisasi Timnas Indonesia membuat banyak pemain keturunan Eropa berminat bela skuad Garuda.

Bahkan sebagian dari pemain keturunan itu telah mengakui jika PSSI telah menghubungi mereka secara langsung untuk bermain bagi Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain keturunan itu dapat dikatakan tergoda dengan rekan setimnya di Eropa yang raih sejumlah prestasi seusai bergabung dengan skuad Shin Tae-yong.

Selain itu, pemain keturunan ini sudah tidak lagi mengharapkan dipanggil ke negara tempat mereka lahir sehingga Timnas Indonesia menjadi opsi terbaik.

tvonenews

Harapan para pemain keturunan untuk tampil bagi Timnas Indonesia mendapat sambutan positif dari Shin Tae-yong yang langsung mendatangi mereka di Belanda.

Akan tetapi, keinginan besar dari pemain keturunan tersebut untuk membela Timnas Indonesia tidak selalu mulus bahkan ada yang sampai mengurungkan niatnya.

Hal ini karena faktor dari orang tua maupun keluarga dari pemain keturunan Eropa itu yang melarang anaknya dinaturalisasi Timnas Indonesia.

Lantas, siapa saja pemain keturunan Eropa yang harus mengubur keinginannya membela Timnas Indonesia karena terhalang izin keluarga? Simak ulasan berikut.

1. Mees Hilgers

Mees Hilgers tolak tawaran bela Timnas Indonesia (Source: FC Twente)

Mees Hilgers telah lama diketahui memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya yang lahir di Sulawesi Utara sementara sang ayah berasal dari Belanda.

Hal itulah yang akhirnya membuat PSSI menawarkan Mees Hilgers untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia pada tahun 2022 silam.

Namun, Mees Hilgers dalam sebuah wawancara dengan media Eropa mengatakan jika dia masih ingin menunggu panggilan dari Timnas Belanda.

Meski demikian, banyak rumor menyebutkan bahwa alasan Mees Hilgers tolak tawaran Timnas Indonesia karena terhalang restu keluarga, meski itu akhirnya dibantah oleh sang pemain.

2. Emil Audero

Emil Audero bersama Ketum PSSI Erick Thohir (Source: Instagram)

Kiper yang baru saja membawa Inter Milan juara Liga Italia ini sempat dilarang oleh ayahnya yaitu Edi Mulyadi untuk membela Timnas Indonesia.

Emil Audero memang punya darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat, sementara ibunya merupakan warga Italia.

Namun setelah beberapa lama tak ada kabar, Emil Audero muncul dengan rumor ketertarikannya membela Timnas Indonesia usai bertemu Ketum PSSI Erick Thohir.

Ayah dari Emil Audero bahkan terlihat telah membuka pintu bagi anaknya untuk dinaturalisasi menjadi pemain Timnas Indonesia.

3. Kevin Diks 

Kevin Diks tolak Timnas Indonesia karena alasan keluarga (Source: Instagram)

Situasi Kevin Diks hampir sama dengan Mees Hilgers yakni menolak tawaran naturalisasi PSSI meskipun beberapa kali dihubungi untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Padahal, Kevin Diks terlihat menunjukkan minatnya untuk bermain bagi Timnas Indonesia hingga menyempatkan berkunjung ke tanah air pada akhir tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, keinginan pemain andalan FC Copenhagen tersebut memperkuat tanah leluhurnya tak pernah terjadi karena terganjal izin dari keluarganya.

Kondisi ini pernah disinggung oleh mantan Ketum PSSI Mochamad Iriawan yang mengatakan jika proses naturalisasi dua pemain keturunan saat itu tersendat karena alasan keluarga. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT