News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Momen Ibunda Pratama Arhan Menangis, Singgung Menantunya Azizah Salsha, Ternyata...

Ibunda Pratama Arhan tak kuasa menahan tangis, singgung menantunya Azizah Salsha usai laga perempat final Piala Asia U-23 2024 saat selebrasi Arhan menang.
Sabtu, 27 April 2024 - 04:03 WIB
Surati, Ibunda Pemain Timnas Indonesia U-23 Pratama Arhan menangis ceritakan kerindungannya kepada sang anak
Sumber :
  • Tangkapan Layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Ibunda Pratama Arhan tak kuasa menahan tangis, singgung menantunya Azizah Salsha usai laga perempat final Piala Asia U-23 2024.

Surati, tak kuasa menahan tangis mengingat momen selebrasi Pratama Arhan yang berlari menghampiri istrinya, selebgram Azizah Salsha yang ikut menonton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berlari ke arah Azizah, Pratama Arhan langsung memeluk dan mencium sang istri.

Mengingat hal, Surati sontak menangis, ungkap kerinduannya kepada anak tercintanya Pratama Arhan dan menantunya Azizah Salsha.

Momen Pratama Arhan berlari peluk Azizah Salsha. (Instagram @azizahsalsha_)

"Alhamdulillah Azizah sebagai istri mendampingi Arhan suaminya dan dia menyaksikan langsung kemenangannya Arhan," katanya.

Surati mengaku bangga dengan anak dan menantunya tersebut.

"Ibu seneng semoga kalian terus bahagia di mana pun berada," ungkap Surati mulai menangis.

Surati memberikan pesan kepada Pratama Arhan dan Azizah untuk selalu bersyukur dan bahagia.

Surati benar-benar tak bisa menahan tangisnya, saat mengingat pertemuan terakhir dengan sang anak dan menantunya.

"Terakhir ketemu Desember. Namanya orang tua ya kangen sama anaknya dan mereka jauh dari kami. Kedua anak ibu jauh, lebaran pun enggak pulang hanya bisa VC (video call) aja," ungkapnya sambil menangis.

Surati, Ibunda Pemain Timnas Indonesia U-23 Pratama Arhan menangis ceritakan kerindungannya kepada sang anak. (tvOne)

"Yang namanya orang tua tetap ingin ketemu anak-anaknya, tidak puas hanya dengan VC aja," tambahnya mengungkap kerinduannya.

Lebih lanjut Surati memberikan doa kepada sang anak yang masih akan berjuang melakoni laga semifinal Piala Asia U-23 2024.

"Untuk Arhan tetaplah semangat, jangan menyerah, pertandingan belum selesai masih berlanjut. Tetaplah semangat di lapangan maupun latihan dan kerja samanya yang bagus. Siapapun yang ngegolin itu kemenangan untuk kalian. Tetap semangat untuk anak-anak ibu yang di lapangan. tetaplah berjuang untuk negara kita," tuturnya.

Surati berharap, jelang pertandingan nanti Pratama Arhan dan skuad Timnas Indonesia tetap menghasilkan gol-gol untuk kemenangan Indonesia.

"Semoga lolos ke final, Amin," doa sang ibu.

Skuad Garuda Muda berhasil menembus semifinal Piala Asia U-23 2024 lewat pertandingan yang alot di Stadion Abdullah bin Khalifa, Jumat (26/4) dini hari WIB.

Timnas Indonesia U-23 akan ditantang Uzbekistan di laga semifinal Piala Asia U-23 2024 Senin pekan depan.

Ibunda Bongkar Rahasia Lemparan Jauh Pratama Arhan

Ibunda Pratama Arhan bongkar rahasia lemparan jauh sang pemain Timnas Indonesia U-23 yang mematikan dan ditakuti tim lawan.

Sebelumnya, Ibu Surati mengungkap kebahagiannya atas kemenangan Timnas Indonesia U-23 dalam laga perempat final Piala Asia U-23 2024 tadi malam.

"Alhamdulillah, kami bersyukur sekali atas kemenangan Timnas Indonesia tadi malam. Kami sebagai orang tua selalu mendoakan yang terbaik untuk anak-anaknya (Pratama Arhan)," ungkap Surati kepada tvOne, Jumat (26/4/2024).

Surati mengaku tadi malam pihak keluarga menggelar nonton bareng (nobar)  di kediamannya bersama tetangga hingga pagi. 

"Sampai sekarang ibu juga belum tidur," katanya.

Sang ibu mengungkap komunikasi terakhir dengan Pratama Arhan jelang pertandingan semalam melawan Timnas Korea Selatan.

"Setiap menjelang mau bertanding Arhan selalu VC (video call) Ibu. Minta doa restu ibu sama keluarga dan minta didoakan selalu untuk keselamatan di lapangan dan untuk kemenangan dalam pertandingannya," ungkapnya.

Sang ibu mengaku sempat deg-degan menyaksikan Squad Garuda di laga perempat final Piala Asia U-23 tadi malam.

Terlebih sang anak Pratama Arhan menjadi penentu kemenangan dalam adu penalti antara Timnas Indonesia dan Korea Selatan.

"Sangat-sangat deg-degan sekali dan itu senam jantung yang sangat-sangat luar biasa," ungkap sang ibu.

"Soalnya penalti-penalti itu selalu  menghasilkan gol-gol dan Arhan yang terakhir dan menjadi penentu saya sangat khawatir dan sedih," tambahnya.

Namun sebagai orang tua Suharti terus mendoakan sang anak sepanjang pertandingan agar Timnas Indonesia menang.

"Alhamdulillah akhirnya dia bisa mencetak gol penentu untuk lolos ke semifinal," pungkasnya.

Surati menceritakan rahasia lemparan mematikan Pratama Arhan yang fenomenal hingga diwaspadai tim lawan.

"Semenjak di Timnas itu dia coba-coba lempar dan ternyata bisa jauh dan dipergunakan sampai sekarang ini," katanya.

Menurutnya bakat Pratama Arhan itu memang sudah dilatih sejak dulu semasa kecil. Kemudian akhirnya Arhan bergabung di Timnas dan melatih skil andalannya tersebut.

Jelang pertandingan semifinal Piala Asia U-23 nanti, keluarga berharap bisa mendukung secara langsung dengan hadir di Doha Qatar.

"Kalau ada panggilan ya kami berangkat dan kalau tidak ya kami nobar di rumah saja," katanya.(muu)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Media Thailand ikut menyoroti kabar mengejutkan yang datang dari Liga Belanda terkait sejumlah pemain Timnas Indonesia. Sebut tak akan pengaruhi ranking FIFA.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, mengimbau masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah terkait transparansi penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 3 April : LavAni Akan Jadi Ujian Berat Pertama untuk Jakarta Garuda Jaya

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 3 April : LavAni Akan Jadi Ujian Berat Pertama untuk Jakarta Garuda Jaya

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 3 April akan menyajikan dua pertandingan dari sektor putri dan juga putra yang berlangsung di Jawa Pos Arena, Surabaya.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi soroti kondisi kumuh SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di dalamnya. Fasilitas dianggap tak terawat dan kebersihan jadi perhatian serius saat sidak.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi soroti SMK Negeri 2 Subang yang  sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri oleh siswa terhenti, padahal sekolah pertanian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT