Ibu Rafael Struick Jadi Sorotan, Ternyata Latar Belakang Pendidikan Noraly Bukan Kaleng-kaleng
- istimewa
tvOnenews.com - Belakangan ini, pemain timnas Indonesia yang berparas tampan dan selalu menjadi jagoan timnas Indonesia, Rafael Struick menjadi sorotan publik.
Hal ini lantaran, Rafael Struick memiliki skill bak pemain sepakbola Eropa.
Bahkan, baru-baru ini, ia semakin menjadi perbincangan publik. Karena, ia memiliki ibu kandung bernama Noraly Soedito yang juga berparas cantik.
Tak hanya itu saja, Noraly Soedito ibu kandung dari Rafael Struick itu ternyata bukan sembarangan orang. Bahkan, latar belakang pendidikannya juga bukan kaleng-kaleng.

Lantas, siapa sebenaranya sosok Noraly Soedito dan bagaimana latar belakang pendidikannya?
Dilansir dari berbagai laman berita di media massa, Noraly Soedito, ibu Rafael Struick yang ternyata petinggi bank terbesar di Belanda.
Wanita yang merupakan keturunan Indonesia itu diketahui memiliki jabatan strategis di salah satu bank ternama asal Belanda.
Tentu, menduduki jabatan strategis tersebut, sangat membutuhkan tingkat pendidikan yang mumpuni.
Ya, diketahui Noraly Soedito sempat sekolah pengantar dwibahasa yang bergerak di bidang Program Administrasi Pendidikan di Alfrink College pada 1988-1994.
Usai lulus, Noraly Soedito melanjutkan pendidikannya di Erasmus Universiteit Rotterdam dan mendapatkan gelar Msc alias Master of Science.
Kemudian, Noraly Soedito kembali melanjutkan pendidikan lainnya di Vrije Universiteit Amsterdam pada 2019-2021.
Setelah itu, dia menimba ilmu di Radboud University pada 2021-2022.

Mengutip dari akun Linkedin milik Noraly Soedito, ibu Rafael Struick itu bekerja sebagai Head of Financial Recovery dan Oversight di ABN AMRO Bank N.V.
ABN AMRO Bank N.V sendiri merupakan bank terbesar ketiga di Belanda yang berkantor pusat di Amsterdam dan berdiri sejak 1991.
Bank ini penggabungan dua bank Belanda sebelumnya, yakni Algemene Bank Nederland (ABN) dan Amsterdamsche en Rotterdamsche Bank (AMRO Bank).
Sekadar informasi, Rafael William Struick lahir di Kota Leidschendam, Belanda pada 27 Maret 2003.
Pemain yang kini genap berusia 21 tahun itu mendapatkan darah Indonesia dari sang ibu, Noraly Soedito yang juga memiliki darah Suriname.
Sementara itu, ayah Rafael Struick, Brian Struick merupakan warga negara Belanda. Usut punya usut, sang ayah Rafael Struick itu juga memiliki darah Indonesia dari ibunya yang bernama Eleonora Fredrika Rientsma Struick yang lahir di Semarang, Jawa Tengah.
Load more