News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Sebut 3 Hal Ini jadi Alasan Kekalahan Timnas Indonesia U23 atas Irak

Media Vietnam mengutarakan 3 alasan timnas Indonesia U23 kalah melawan Irak U23 di perebutan juara ketiga Piala Asia U23. Kekalahan itu membuat pasukan Shin Tae
Sabtu, 4 Mei 2024 - 23:33 WIB
Media Vietnam Sebut 3 Hal Ini jadi Alasan Kekalahan Timnas Indonesia U23 atas Irak
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U23 menderita kekalahan melawan Irak U23 pada laga perebutan tempat ketiga pada Kamis (2/5/2024) malam WIB. 

Dalam pertandingan tersebut timnas Indonesia U23 dipaksa mengakui Irak U23 dengan skor tipis 1-2, setelah memasuki babak perpanjangan waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia U23 sejatinya mengawali laga perebutan tempat ketiga dengan sangat impresif saat bermain imbang dengan Irak U23 di babak pertama. 

Tim besutan Pelatih Shin Tae Yong itu bahkan mencetak gol lebih dulu di menit ke-19, tendangan keras dari luar kotak penalti dilepaskan gelandang Ivar Jenner.. 

Namun sayang timnas Indonesia U23 tak mampu mempertahankan keunggulan terlalu lama dan kebobolan pada menit ke-27. 

Kedua tim bermain imbang 1-1 dan harus bermain lagi 30 menit di perpanjangan waktu.

Irak U23 menunjukkan keunggulan fisik di perpanjangan waktu dan kembali mencetak gol dari gelandang Ali Jasim pada menit ke-96. Timnas Indonesia U23 akhirnya kalah 1-2 dan harus memainkan play-off dengan Guinea U23 pada tanggal 9 Mei 2024 di Paris untuk bersaing memperebutkan tiket ke Olimpiade. 

“Ini jelas merupakan pertandingan yang sangat sulit bagi Shin Tae Yong dan timnya karena Guinea U23 memiliki banyak pemain yang bermain di Eropa,” tulis media Vietnam Soha, dikutip Sabtu (4/5/2024).

Suporter timnas Indonesia membanjiri sosial media dengan mengungkapkan kekecewaannya setelah tim tuan rumah kalah berturut-turut melawan Uzbekistan U23 dan Irak U23. 

Setidaknya ada 3 sebab yang membuat timnas Indonesia U23 gagal meraih kemenangan atas Irak U23:

1. Rizky Ridho dan kawan-kawan memiliki 10 tembakan tetapi hanya dua yang tepat sasaran. Sedangkan Irak U23 melancarkan 14 tembakan dan 6 di antaranya tepat sasaran.

2. Kekuatan fisik pemain menurun terlalu cepat. Para penggawa skuad Garuda Muda kehilangan konsentrasi dan akurasi sejak menit ke-70 pertandingan. 

Berkali-kali mereka melakukan kesalahan dalam mengoper bola. Serangan-serangan itu dengan mudah dipatahkan oleh para pemain Irak U23. 

Konsentrasi para pemain bertahan tak lagi terjaga seperti pada babak pertama. Situasi ini berlanjut hingga perpanjangan waktu. Pada akhirnya, Irak mencetak gol penentu.

3. Buruknya kinerja lini serang. Baik itu Rafael Struick, Witan Sulaeman, maupun Marselino Ferdinan, dan Kelly Sroyer semuanya bermain buruk. 

Striker yang masuk sebagai pemain pengganti, Ramadhan Sananta, juga tidak banyak memberikan pengaruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Follow tvOnenews.com di sini Google News.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT