Punya Rafael Struick Saja Belum Cukup, Shin Tae-yong Masih Incar Striker Keturunan Mematikan agar Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026, Ini Kandidatnya
- Kolase foto tim tvOnenews
tvOnenews.com -Â Pelatih Shin Tae-yong masih mengincar striker keturunan yang mematikan, agar Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026.
Hadirnya Rafael Struick saja nyatanya dianggap tak cukup demi lolos ke ajang tertinggi Piala Dunia.Â
Juru taktik asal Korea Selatan itu sempat berkelana mencari sendiri calon striker baru guna mempertajam lini serang Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong dan Rafael Struick. Sumber: kolase tim tvOnenews
Muncullah beberapa nama yang jadi incaran utama coach Shin Tae-yong untuk perkuat Timnas Indonesia. Siapa saja?Â
1. Jens RavenÂ
Jens Raven merupakan striker muda yang saat ini usianya masih 18 tahun. Ia kini membela klub divisi 2 Belanda, Dordrecht U-21.Â
Raven memiliki darah Indonesia sang nenek yang berasal dari Yogyakarta.
Pelatih Shin Tae-yong sendiri yang langsung observasi Raven di laga Dordrecht U-21 melawan ADO Den Haag U-21 yang diperkuat Rafael Struick.
Pelatih berpaspor Korea Selatan tersebut terlihat senang melihat langsung performa striker incarannya.Â
Menurut coach Shin Tae-yong, performa Raven di Dordrecht U-21 cukup menjanjikan. Raven telah mengoleksi total 6 gol dari 16 laga di klubnya terssebut.Â
Pemain kelahiran Belanda 12 Oktober 2005 itu memiliki postur yang cukup ideal sebagai striker.Â
Gaya permainannya juga disukai oleh Shin Tae-yong. Meski sebagai striker, ia tetap bisa bekerja keras turun membantu pertahanan.Â
Usianya yang masih sangat muda membuat Raven jadi opsi pemain masa depan Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.Â
Jika resmi dinaturalisasi, Jens Raven berpeluang untuk membela Timnas Indonesia U-21 yang diproyeksikan menembus Piala Dunia U-20 2025.Â
2. Ilias AlhaftÂ
Nama Ilias Alhaft pernah disodorkan oleh Erick Thohir. Ia merupakan pesepakbola yang memiliki darah keturunan Indonesia dari kakeknya yang merupakan kelahiran Surakarta.
Ilias Alhaft kini bermain di Liga 1 Armenia bersama FC. Erick Thohir awalnya meminta coach Shin Tae-yong untuk segera mereview Ilias apakah striker tersebut cocok berada di squatnya atau tidak.
Soal performa, Ilias cukup baik. Di klubnya saat ini ia sudah mengemas 6 gol dan 8 asis.Â
Selain sebagai striker tengah, Ilias juga sering ditempatkan pelatih FC Noah sebagai penyerang kanan berkat larinya yang kencang.Â
Jika jadi dinaturalisasi, Ilias bisa jadi opsi penyerang kanan Timnas Indonesia, bergantian dengan Witan atau pemain lainnya.
Namun tampaknya Shin Tae-yong masih punya pertimbangan lain belum memanggil Ilias.Â
Selain soal umur Ilias yang sudah agak tua yaitu 27 tahun, Shin Tae-yong juga mau mendahulukan pemain yang bermain di kasta tertinggi Belanda.Â
3. Ole Romeny
Ole Romeny merupakan striker berpostur 1,85 m yang punya darah keturunan Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Medan.
Pemain berusia 23 tahun itu saat ini satu klub dengan Ivar Jenner di FC Utrecht.
Di Utrecht, Romeny sudah bermain 13 kali musim ini dan sudah bukukan satu gol.Â
Romeny merupakan pemain bertubuh kekar dan ideal sebagai mesin gol yang menjanjikan.Â
Pelatih Shin Tae-yong juga bisa menggunakannya sebagai striker pemantul dan juga pembuka ruang bagi rekan-rekannya.Â
Selain itu, Romeny juga bisa diandalkan Timnas Indonesia untuk mengoptimalkan bola-bola atas, baik itu melalui bola mati maupun lemparan jauh Arhan.Â
(gwn)
Load more