News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalan Panjang dan Mengharukan Jordi Amat untuk Membela Timnas Indonesia, Ternyata Ada Faktor Kuat Ini Bikin Membuatnya Bergabung Skuad Shin Tae-yong

Jordi Amat merupakan bek tengah timnas Indonesia yang selalu dipercaya oleh Shin Tae-yong menjaga lini pertahanan tim Garuda di berbagai kompetisi bergengsi.
Minggu, 2 Juni 2024 - 20:36 WIB
Bek tengah Timnas Indonesia, Jordi Amat.
Sumber :
  • Tvonenews/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Jordi Amat merupakan bek tengah timnas Indonesia yang selalu dipercaya oleh Shin Tae-yong menjaga lini pertahanan tim Garuda di berbagai kompetisi bergengsi.

Eks pemain Swansea City ini bahkan sering menjadi starter dan juga dipercaya mengenakan ban kapten timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia membimbing skuad Garuda yang diasuh oleh Shin Tae-yong untuk berkompetisi di Piala Asia 2023.

Jordi Amat timnas Indonesia
Jordi Amat dan Sandy Walsh. (PSSI)

Diketahui, Jordi Amat resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Kamis (17/11/2022), setelah menjalani proses sumpah di Kanwil Kemenkumham. 

Tak sendiri, Jordi melakukan proses sumpah menjadi WNI bersama pemain keturunan lainnya yakni Sandy Walsh.  

Keduanya pemain kelas Eropa ini menjalani proses naturalisasi di era Ketua Umum PSSI Iwan Bule.

Alasan Jordi Amat mau membela timnas Indonesia

Anggota Exco PSSI Periode 2019-2023, Hasani Abdulgani membagikan kisah menarik di balik proses naturalisasi para pemain keturunan yang bermain di Eropa, salah satunya adalah Jordi Amat.

Hasani Abdulgani menjabat sebagai anggota Exco PSSI periode 2019-2023, era Mochammad Iriawan atau Iwan Bule menjadi Ketua Umum PSSI.

Hasani juga merupakan sosok yang berjasa untuk mengantar beberapa pemain keturunan atau pemain yang berdarah Indonesia berhasil dinaturali

Adapun berkat tangan dinginnya, ia berhasil meyakinkan pemain seperti Sandy Walsh, Ivar Jenner, Jordi Amat hingga Shayne Pattynama untuk menjadi Warga Negara Indonesia.

Peran para pemain diaspora ini pun sangat vital untuk performa timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong yang kini berhasil menempati peringkat ke-134 dunia dengan koleksi 1.102,70 poin dari sebelumnya ranking 142 dunia.

Dalam sebuah episode di kanal Youtube bertajuk Bebas Podcast, Arya Sinulingga menghadirkan  Hasani Abdulgani untuk bercerita beberapa kisah tentang pemain naturalisasi timnas Indonesia.

Hasani Abdulgani menceritakan pada awalnya sudah ada 4 nama pemain yang diproyeksikan bakal dinaturalisasi, dirinya pun meminta ijin kepada Ketum PSSI agar coba dijalankan proyek naturalisasi tersebut. 

"Shayne Pattynama, Jordi Amat, Kevin Diks, sama Mees Hilgers, empat nama pertama," ujarnya.

"Kok gak jalan ini (proyek naturalisasi)? boleh saya bantu?," ucapnya meminta ijin kepada Ketum PSSI.

Singkat cerita, ditunjuk lah Hasani atas permintaannya juga sendiri untuk membantu timnas Indonesia. 

Hal itu tak terlepas karena dirinya juga sebagai penggemar timnas Indonesia yang ingin melihat tim Garuda berkembang dan sukses.

Setelah pertimbangan soal empat nama yang awalnya masuk radar PSSI untuk pemain naturalisasi. Hanya Shayne Pattynama dan Jordi Amat yang bersedia. 

"Setelah Kevin Diks sama Mees Hilgers menolak, disodorin sama Fardi nama Shayne Pattynama, lalu kita tanya ke Shin Tae-yong," ungkapnya dilansir Youtube Bebas Podcast Id.

Tak hanya ngasal langsung mengejar pemain Eropa. Namun perlu ada rekomendasi juha dari Shin Tae-yong, Hasani Abdulgani menjelaskan bahwa otorisasi pemilihan pemain ada di tangan sang pelatih.

"Dia punya tim, kita di luar itu tidak punya (otorisasi), kita hanya bisa prove, oke gak policy ini, kan Exco gitu," ujarnya.

"Sekarang masuk Jordi Amat yang besar di Spanyol, masuk Sandy Walsh yang besar di Belgia, masuk Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner," ujarnya. 

"Lalu Presiden Chairman PSSI hari ini Erick Thohir, yang dulu adalah Presiden Inter Milan, jadi nama ini citranya sudah level dunia, itu akan mempermudah," ujarnya. 

Mantan anggota Exco PSSI ini berpendapat bahwa pemain yang berpengalaman di Liga Spanyol atau La Liga seperti Jordi Amat, akan sangat mudah untuk memberikan jalan buat pemain-pemain bagus dari Indonesia untuk berkarier di luar negeri.

Tak hanya itu, Hasani Abdulgani menceritakan alasan mengapa Jordi Amat mau membela timnas Indonesia.

"Sekarang kita cerita Jordi Amat, mengapa Jordi amat kepingin main di Indonesia, dia itu anak keturunan raja, neneknya itu anak Raja, dekat Talaud sana," tuturnya. 

"Jadi mereka pengen banget membela timnas," imbuhnya.

Jordi Amat
Potret kebersamaan Jordi Amat dengan neneknya yang keturunan Kerajaan Siau. (Via Instagram/jordiamat5) 

Sebagai informasi, kerajaan Siau salah satu kerjaan yang yang memiliki wilayah sendiri di Sulawesi Utara, ia kerajaan yang bercorak Kristen yang pernah hadir di indonesia

Jordi Amat secara keturunan dari neneknya merupakan Pangeran Siau.

Sementara itu, baru-baru ini Marc Klok sang kapten persib Bandung menghadirkan Jordi Amat di kanal youtube pribadinya.

Marc Klok membuat suatu acara bincang, mengupas sisi lain para pemain timnas Indonesia di kanal youtube-nya, acara tersebut bertajuk Marc Talks.

Jordi Amat membagikan bagaimana perbedaan budaya dari keluarganya bisa membawanya sampai merumput dan membela timnas Indonesia.

"Jujur pada akhirnya aku telah dibawa dari begitu banyak jalan dan, rasanya menyenangkan sebagai seorang anak bepergian ke Belanda untuk melihat keluarga ibuku," paparnya.

"Kemudian mendengarkan cerita-cerita tentang Indonesia, Siau, tentang Makassar. Jadi sangat menyenangkan untuk mendengarkan cerita seperti itu, tapi aku tidak pernah merasa tidak semuanya 100 persen benar," jelasnya.
 

tvonenews

Hal ini karena sebagai seorang anak kecil mendengar tentang Pangeran dan kerajaan di suatu pulau.

"Kamu merasa itu cerita cukup sulit untuk seorang anak," ucapnya.

"Dan aku ingat nenekku hanya menjelaskan cerita yang sama, dan dia selalu belang, tahu kan, kamu akan melihat," terangnya.

Pada akhirnya dengan proses mengenal silsilah keluarga di Indonesia dari neneknya, membuat Jordi Amat bertekad untuk membela timnas Indonesia

"Pada akhirnya mendapatkan paspor walaupun agak sulit mendapatkannya, tapi ya menantikan untuk mengunjungi Siau dan melihat orang-orang di sana," tuturnya.

Dirinya juga mengakui dari awal sudah mengetahui bahwa ada kemungkinan untuk pergi ke Indonesia.

"Bagi nenekku selalu menjadi pilihan pertama untuk kembali ke Indonesia," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika kamu bermain di Spanyol, itu seperti menawarkan sesuatu, tapi pada akhirnya banyak hal berubah dan sekarang aku punya tempat untuk bermain di sini (timnas Indonesia," tambahnya. (ind)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perang Timur Tengah Masih Bergejolak, Seluruh Tim Diberi Panduan Keselamatan Peringatan Darurat Jelang MotoGP Qatar

Perang Timur Tengah Masih Bergejolak, Seluruh Tim Diberi Panduan Keselamatan Peringatan Darurat Jelang MotoGP Qatar

Seluruh tim dilaporkan telah diberi panduang keselamatan peringatan darurat menjelang gelaran MotoGP Qatar akhir pekan ini.
Pemprov dan DPRD Jatim Sepakati Dana Cadangan Pilgub Rp600 Miliar Disiapkan 2027, Gubernur Khofifah: Agar Tak Jadi Beban APBD Satu Tahun Sekaligus

Pemprov dan DPRD Jatim Sepakati Dana Cadangan Pilgub Rp600 Miliar Disiapkan 2027, Gubernur Khofifah: Agar Tak Jadi Beban APBD Satu Tahun Sekaligus

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama DPRD Provinsi Jawa Timur menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.
Timnas Padel Putri Indonesia Bikin Kejutan di Piala Dunia, Hajar Jerman dan Kini Bidik 9 Besar Dunia

Timnas Padel Putri Indonesia Bikin Kejutan di Piala Dunia, Hajar Jerman dan Kini Bidik 9 Besar Dunia

Timnas Padel Putri Indonesia mengalahkan Jerman dan mengamankan posisi ke-12 FIP World Cup. Kini, skuad Merah Putih membidik kemenangan atas Belgia demi 9 besar.
Bukan 2,5, Jokowi Sebut IPK-nya 3,05

Bukan 2,5, Jokowi Sebut IPK-nya 3,05

Jokowi menyebut IPK-nya saat lulus dari Fakultas Kehutanan UGM 3,05 bukan 2,5. Jokowi lantas menjelaskan dirinya lulus ujian skripsi pada 23 Oktober 1985. Sementara itu, dirinya diwisuda pada 19 November 1985.
KRL Cikarang-Kampung Bandan Dilempari Batu di Perlintasan Stasiun Bekasi-Kranji, KAI Pastikan Tidak Ada Korban

KRL Cikarang-Kampung Bandan Dilempari Batu di Perlintasan Stasiun Bekasi-Kranji, KAI Pastikan Tidak Ada Korban

KRL Nomor 5173 relasi Cikarang-Kampung Bandan dilempari batu oleh orang tak dikenal pada Kamis (5/11/2026). KAI Commuter melakukan penanganan darurat dengan menutup sementara kaca jendela pintu yang pecah menggunakan lakban.
Ferry Paulus Apresiasi Borneo FC dan Persib Bandung Lolos Fase Knock Out Liga Champions Asia

Ferry Paulus Apresiasi Borneo FC dan Persib Bandung Lolos Fase Knock Out Liga Champions Asia

Tampil di dua kompetisi Asia di kasta berbeda, baik Borneo FC dan Persib Bandung berhasil finis sebagai juara grup dan lolos ke fase knock out. 

Trending

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Federasi Sepak Bola Yordania kini berpacu dengan waktu untuk mencari lawan pengganti agar agenda FIFA Matchday November tidak hanya diisi satu pertandingan.
Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi menegaskan dirinya tidak pernah merekonstruksi wajah dan tidak pernah memakai makeup. Jokowi lantas menjawab bahwa foto di ijazahnya adalah foto dirinya, bukan Dumatno.
Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Kisah Orang Miskin yang Menolak Emas, Pesannya Bikin Haru: Yakinlah kepada Allah

Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Kisah Orang Miskin yang Menolak Emas, Pesannya Bikin Haru: Yakinlah kepada Allah

Ustaz Khalid Basalamah ungkap kisah orang miskin yang menolak emas, pesannya bikin haru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT