News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ernando Ari Kenang Kembali Saat Jadi Korban Dokter Gadungan Timnas, Sampai Shin Tae-yong Minta Stop

Ernando Ari bersama Saddam Gaffar menjadi pemain korban dokter gadungan saat masih memperkuat Timnas Indonesia U-20 untuk persiapan Piala Dunia U-20 yang harusnya digelar pada 2020 silam. 
Selasa, 18 Juni 2024 - 01:22 WIB
Ernando Ari Kenang Kembali Saat Jadi Korban Dokter Gadungan Timnas, Sampai Shin Tae-yong Minta Stop
Sumber :
  • Kolase tvOnenews/Antara/Instagram-Ernando Ari

Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Ernando Ari mengenang kembali saat jadi korban dokter gadungan timnas, Elwizan Aminuddin

Ernando Ari bersama Saddam Gaffar menjadi pemain korban dokter gadungan saat masih memperkuat Timnas Indonesia U-20 untuk persiapan Piala Dunia U-20 yang harusnya digelar pada 2020 silam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Ernando Ari sudah mengeluhkan kondisi bahu kirinya yang dislokasi pada sang dokter. Namun alih-alih memberikan solusi, sang dokter yang ternyata palsu ini justru mengkritik mental pemain Persebaya ini. 

tvonenews

"Aku waktu di Thailand, persiapan buat Piala Dunia, yang U-20, yang tidak jadi karena (pandemi) Covid-19, akhirnya di Thailand, ini sudah lepas, kiri, lepas, dengan enaknya dia bilang 'mentalmu dek' 'kuatin dek mentalmu'," kenang Ernando Ari dikutip dari laman Sport77 Official, Selasa (18/6/2024). 

Ernando bahkan masih ingat betul ketika dokter gadungan itu mengkritik mentalnya. Bahkan dia menyebut apapun sakit pemain akan diberikan obat-obatan warung. 

Sampai akhirnya titik kekesalan Ernando Ari memuncak ketika Saddam Gaffar dilarikan ke rumah sakit karean cedera hamstring yang seharusnya bisa dipulihkan dengan fisioterapi. 

Sebaliknya, Ernando Ari yang sudah mengalami dislokasi justru tak mendapatkan solusi apapun dari dokter ditangkap setelah dilaporkan oleh PSS Sleman itu. 

"Kalau ini sudah lepas, saya tidak dikabari suruh operasi atau obat apa atau terapi apa," kata Ernando Ari. 

Dokter gadungan tersebut pun akhirnya meninggalkan Timnas Indonesia U-20. Dokter baru pun datang dan mengetahui bahwa kondisi Ernando Ari sudah parah. 

Hal ini pula yang menyebabkan Shin Tae-yong meminta Ernando untuk mundur dan menjalani operasi. 

Padahal, Timnas Indonesia U-20 tengah dipersiapkan untuk pemusatan latihan di Kroasia yang menjadi persiapan akhir Piala Dunia U-20 2020 silam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akhirnya tidak berangkat ke Kroasia dan Coach Shin Tae-yong minta aku berhenti, karena kalau aku sudah ingin, aku akan maksa dan aku tidak akan rasa-rasa, akhirnya Shin Tae-yong minta aku stop dan operasi," kata Ernando Ari.  

Piala Dunia U-20 yang diundur karena pandemi Covid-19 pun akhirnya batal sepenuhnya pada 2023 lalu. Meski batal bermain di gelaran dunia, Ernando Ari kini menjadi andalan Shin Tae-yong termasuk di Piala Asia 2023 hingga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural
19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

Polresta Manokwari, Papua Barat mengidentifikasi 19 siswa SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara, diduga melakukan kekerasan terhadap adik kelasnya.
Ironis, 19 Siswa dan 3 Siswi SMP Dicabuli Dua Guru Ekstrakurikuler di Indramayu

Ironis, 19 Siswa dan 3 Siswi SMP Dicabuli Dua Guru Ekstrakurikuler di Indramayu

Ironis, 19 siswa dan 3 siswi SMP dicabuli dua guru ekstrakurikuler di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kasus ini pun menyedot perhatian publik. Pasalnya kasus
Alarm Bahaya! Menteri LH Ungkap Luas Karhutla Melonjak Berkali Lipat hingga  52 Ribu Hektare

Alarm Bahaya! Menteri LH Ungkap Luas Karhutla Melonjak Berkali Lipat hingga  52 Ribu Hektare

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq meminta seluruh unsur terkait, hingga ke tingkat lapangan, segera diaktifkan untuk memperkuat penanganan karhutla yang kian meluas.
Bukti Dugaan Pemotongan Video Ceramah JK di UGM sedang Dianalisa Polda Metro

Bukti Dugaan Pemotongan Video Ceramah JK di UGM sedang Dianalisa Polda Metro

Polda Metro Jaya masih mendalami laporan dugaan pemotongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), yang disebut telah memicu kegaduhan. 

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT