GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Pertama Kali Tepis Dua Tendangan Penalti Lawan saat Membela Timnas Indonesia, Ernando Ari Pernah Jadi Pahlawan ...

Ernando Ari Sutaryadi menceritakan momen dirinya sejak dari dulu menjadi andalan timnya dalam drama babak adu penalti, terutama selama membela timnas Indonesia.
Rabu, 19 Juni 2024 - 16:14 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Ernando Ari bicara soal berhasil menggagalkan penalti lawan.
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Kiper utama timnas Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi menceritakan momen dirinya sejak dari dulu menjadi andalan timnya dalam drama babak adu penalti, terutama selama membela timnas Indonesia.

Sebagaimana diketahui, langkah Skuad Garuda Muda terpaksa terhenti di babak semifinal Piala Asia U-23 2024 setelah takluk dari Uzbekistan 2-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skuad Garuda Muda asuhan Shin Tae-yong melakoni 3 laga di babak penyisihan Grup A, Indonesia - Qatar 0-2, Indonesia - Australia 1-0, dan menekuk Yordania dengan skor 4-1.

Kiper timnas Indonesia
Kiper Timnas Indonesia Ernando Ari. (AFC)

Di babak perempat final, timnas Indonesia berhasil memulangkan Korea Selatan di babak penalti dengan skor 11-10.

Drama babak adu penalti berjalan begitu menegakan bagi kedua tim. Sebanyak 9 pemain dari kedua tim seluruhnya berhasil menjebol gawang satu sama lain. 

Sampai akhirnya ada momen dimana tendangan penalti Justin Hubner yang berhasil dihalau justru diulang karena kiper Korea Selatan maju lebih dahulu dari garis gawang. 

Justin Hubner pun mengulang tendangan penalti dan berhasil mencetak gol. 

Giliran Ernando Ari yang berhasil menghalau tendangan Kang Sang-yoon. 

Namun sayang, Arkhan Fikri gagal mencetak gol karena tendangan yang terlalu lebar. 

Sisa penalti sampai pada dua kiper yang saling beradu penalti. 

Sampai akhirnya Ernando Ari menepis tendangan Lee Kang-hee, tercatat kiper Persebaya Surabaya itu menepis 2 tendangan penalti dari pemain Korea Selatan.

Pratama Arhan yang menjadi penendang terakhir pun berhasil menjebol gawang Korea Selatan sekaligus memastikan kemenangan Timnas Indonesia U-23.

Ernando Ari soal keahlian menepis tendangan penalti lawan

Rupanya, aksi heroik dari Ernando Ari ini bukan pertama kali dilakukannya, dia mengakui bahwa pernah menepis 2 tendangan penalti juga saat masih bermain di timnas Indonesia U-16.

Ernando Ari menjadi pahlawan saat laga final Piala AFF U-16 2018 yang mempertemukan Indonesia dengan Thailand.

"Nando dari dulu udah level jago untuk seusianya, atau bagaimana?" tanya Coach Riphan dilansir Youtube Sport77 Official.

"Nggak sih, aku cuman bisa penalti saja itu, U-16 kan juara gara-gara penalti juga itu. Saya tepis dua (tendangan penalti), yang terakhir itu saya tepis akhirnya juara," terangnya.

Kiper timnas Indonesia Ernando Ari
Kiper Timnas Indonesia U-23, Ernando Ari saat laga kontra melawan Korea Selatan. (PSSI)

Setelah aksi memukaunya berlaga di timnas Indonesia U-16, Ernando Ari mengakui bahwa dirinya banyak diminati oleh klub Liga 1, seperti Persib Bandung, sampai Borneo FC.

"Tapi memang SSB sudah bagus sih," paparnya.

"Waktu lawan Korea Selatan, dia tahan juga (tendangan penalti lawan)," timpa Praz Teguh yang memandu acara bincang.

Untuk diketahui, timnas Indonesia U-16 yang diasuh oleh Fakhri Husaini berhasil menjadi juara di Piala AFF U-16 2018 setelah mengalahkan Thailand melalui babak adu penalti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia U-16 saat itu diperkuat oleh Ernando Ari, Komang Teguh, Bagus Kahfi, Bagas Kaffa.

Terkhusus Ernando Ari Sutaryadi, memiliki peran krusial dalam kemenangan U-16 atas Thailand setelah berhasil menepis dua tendangan penalti dari timnas Thailand. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kanwil Kemenag Jatim Gelar Rukyatul Hilal Awal Ramadan di 21 Titik Lokasi

Kanwil Kemenag Jatim Gelar Rukyatul Hilal Awal Ramadan di 21 Titik Lokasi

Kantor Wilayah Kementerian Agama RI Provinsi Jawa Timur melaksanakan Rukyatul Hilal awal Ramadan 1447 H pada Selasa (17/2), bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H.
Inter Milan Pincang ke Norwegia, Dua Jenderal Lapangan Tengah Absen di Liga Champions Lawan Bodo/Glimt

Inter Milan Pincang ke Norwegia, Dua Jenderal Lapangan Tengah Absen di Liga Champions Lawan Bodo/Glimt

Inter Milan dipastikan tidak turun dengan kekuatan penuh saat bertandang ke markas Bodo/Glimt dalam lanjutan Liga Champions. Dua gelandang utama mereka absen.
Link Live Streaming Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H

Link Live Streaming Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H

Kemenag menjadwalkan sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 H pada Selasa (17/2/2026). Berikut link live streaming sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 2026...
Marc Marquez Prediksi Line Up Rider MotoGP 2027! Tempatkan Francesco Bagnaia Menjadi Tandem Adiknya di Tim....

Marc Marquez Prediksi Line Up Rider MotoGP 2027! Tempatkan Francesco Bagnaia Menjadi Tandem Adiknya di Tim....

Persaingan bursa pembalap untuk ajang MotoGP 2027 saat ini semakin memanas, bahkan sebelum musim 2026 resmi bergulir.
6 Pemain yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Liga 2, Nomor Tiga Pernah Ditackle David Beckham

6 Pemain yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Liga 2, Nomor Tiga Pernah Ditackle David Beckham

Kedatangan John Herdman di salah satu pertandingan Liga 2 beberapa waktu lalu memunculkan tanya, siapa pemain baru yang berpeluang dipanggil Timnas Indonesia?
5 Pemain yang Layak Dinaturalisasi John Herdman untuk Timnas Indonesia, Ada Wonderkid Arsenal!

5 Pemain yang Layak Dinaturalisasi John Herdman untuk Timnas Indonesia, Ada Wonderkid Arsenal!

Ini lima nama pemain yang dianggap layak dinaturalisasi John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia. Siapa saja?
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT