News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Nyetel Bersama Timnas Indonesia U-16 Selama Fase Grup Piala AFF U-16, Nova Arianto Beberkan Perkembangan dari Dua Pemain Diaspora

Timnas Indonesia U-16 menjadi tim pertama yang lolos ke babak semifinal Piala AFF U-16 usai mencukur Laos dalan laga pamungkas.
Jumat, 28 Juni 2024 - 11:22 WIB
Satu Grup dengan Timnas Indonesia, China Tak Mau Jadi Tim Pesakitan di Putaran Ketiga Kualifiaksi Piala Dunia
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

Solo, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Nova Arianto memberi komentarnya terkait perkembangan dua pemain diaspora selama bermain dalam tiga pertandingan bersama skuad Garuda Asia.

Timnas Indonesia U-16 menjadi tim pertama yang lolos ke babak semifinal Piala AFF U-16 usai mencukur Laos dalan laga pamungkas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skuad Garuda Asia menutup laga pamungkas grup A dengan mencukur Laos dengan skor akhir 6-1 di Stadion Manahan, Solo pada Kamis (27/6/2024).

tvonenews

Tak hanya itu, di bawah tangan midas Nova Arianto, Timnas Indonesia U-16 menjelma jadi tim yang menakutkan dengan selalu mencetak lebih dari tiga gol.

Keberhasilan Garuda Asia itu juga dibantu dengan performa dari dua pemain diaspora hingga bisa menyapu bersih kemenangan setiap laga di fase penyisihan grup.

Adalah Mathew Baker dan Lucas Lee menjadi dua pemain diaspora yang turut membantu setiap kemenangan Timnas Indonesia U-16.

Nova Arianto mengutarakan pandangannya terkait performa para pemain diaspora tersebut yang membantu Mierza Firjatullah cs meraih kemenangan.

Secara garis besar, tangan kanan Shin Tae-yong itu menyebut bila Mathew Baker memiliki keunggulan dari segi permainan karena menguasai beberapa posisi di lini pertahanan.

"Kalau secara penampilan keduanya berusaha tampil maksimal, tapi Baker memang mempunyai lebih banyak keunggulan karena dia bisa bermain di tiga posisi," ujar Nova di Stadion Manahan, Kamis (27/6/2024).

"Pertama di center back, kedua di full back kiri, dan terakhir tadi kita coba di gelandang pertahanan," tambahnya.

Di lain sisi, Nova Arianto juga menjelaskan terkait performa pemain diaspora lainnya, yakni Lucas Lee. Menurutnya, pemain bernomor punggung 11 itu tampil cukup apik meski memiliki catatan evaluasi.

Pelatih berusia 43 tahun itu mengatakan bahwa Lucas Lee masih memiliki kekurangan dari segi fisik bila dibandingkan dengan para pemain Timnas Indonesia U-16.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau Lukas Lee, secara individu juga punya kualitas baik, tetapi memang dia butuh meningkatkan kondisi fisiknya karena saya lihat fisiknya belum bisa menyamai dengan teman-teman yang lainnya," jelas Nova.

"Dan harapannya Lukas Lee bisa terus berkembang, nanti siap pertandingan yang akan kita jalanin, kita akan mencoba lagi Lukas Lee agar secara kualitas bisa atau secara fisik bisa menyamai teman-temannya," tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati membuka Rapat Kerja Nasional AKSI di Ruang Pustakaloka, Gedung
DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Pimpinan DPR RI Sari Yuliati dan Saan Mustopa menerima audiensi Koordinator Nasional Kades AMJ di Ruang Abdul Muis,
MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF bersama Bank Mandiri dan dealer otomotif menggelar pengalaman EV dan hybrid di Bali untuk mendorong adopsi kendaraan listrik di Pulau Dewata lebih massif.
AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

Terkait pidato politiknya, AHY menegaskan bahwa bahwa Partai Demokrat memiliki posisi yang jelas, yakni mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Lewis Hamilton Angkat Bendera Putih di F1 2026? Sebut Ferrari Terlambat Memprioritaskannya

Lewis Hamilton Angkat Bendera Putih di F1 2026? Sebut Ferrari Terlambat Memprioritaskannya

Lewis Hamilton nampaknya mulai pesimis dalam perburuan gelar F1 2026 setelah Ferrari dinilai terlambat mengambil keputusan untuk memprioritaskannya.
Lewat Inpres Ini, Pemerintah Perjelas Batas Penerapan Kearifan Lokal dalam Pembukaan Lahan

Lewat Inpres Ini, Pemerintah Perjelas Batas Penerapan Kearifan Lokal dalam Pembukaan Lahan

Presiden RI, Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Penguatan Penegakan Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan pada 31 Agustus 2026.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT