Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Ungkit Luka Lama sebelum Latih Timnas Indonesia, Kecewa dengan Timnas Korea Selatan Selalu Anggap Dirinya sebagai Pemadam Kebakaran

Dua pekan sebelum menandatangani kontrak baru bersama Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengungkapkan kekesalannya pada Timnas Korea Selatan yang selalu menjadi -
Sabtu, 29 Juni 2024 - 23:03 WIB
Shin Tae-yong Ungkit Luka Lama sebelum Latih Timnas Indonesia, Kecewa dengan Timnas Korea Selatan Selalu Anggap Dirinya sebagai Pemadam Kebakaran
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Pelatih Shin Tae-yong dengan tegas menolak tawaran Timnas Korea dan akan mencurahkan seluruh pikirannya untuk Timnas Indonesia.

Kontrak baru Shin Tae-yong dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) hingga tahun 2027 sudah ditandatangani kedua belah pihak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun sepekan sebelum itu, di tengah momen liburan Shin Tae-yong, muncul kabar bahwa juru taktik berusia 53 tahun itu sedang diincar Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA).

Shin Tae-yong Ungkit Luka Lama sebelum Latih Timnas Indonesia, Kecewa dengan Timnas Korea Selatan Selalu Anggap Dirinya sebagai Pemadam KebakaranTimnas Korea memang masih mencari pelatih setelah berpisah dengan pelatih Jurgen Klinsmann. 

Namun mereka mengutamakan pelatih asing dan sudah menunjuk dua pelatih sementara yang merupakan pelatih dalam negeri.

Dalam sebuah wawancara, pelatih Shin Tae-yong secara tersirat membantah adanya ketertarikan untuk kembali melatih Timnas Korea saat ini. 

Shin Tae-yong tak mau lagi jadi solusi pemadam kebakaran ketika Timnas Korea Selatan sedang kacau.

“Pertama-tama negara saya adalah Korea. Sebenarnya saya sangat berterimakasih pada KFA karena merekalah yang membawaku sampai titik ini,” kata Shin Tae-yong dalam wawancara bersama Jo Pang-mae, dikutip Jumat (28/6/2024).

Shin Tae-yong kemudian bercerita bagaimana prosesnya menjadi pelatih kepala Korea hingga membawa Taeguk Warrior lolos Piala Dunia 2018 Rusia dan mengalahkan Jerman.

Padahal saat itu awalnya ia menjabat sebagai pelatih sementara menggantikan pelatih Uli Stelike untuk membawa Korea meraih hak tampil di Piala Dunia 2018. 

Namun Shin Tae-yong tak menampik adanya kekecewaan setelah gagal lolos fase grup hingga mendapatkan perlakuan buruk oleh para penggemar Timnas Korea Selatan.

“Satu-satunya hal yang mengecewakan adalah saya selalu dipanggil sebagai solusi pemadam kebakaran," ujarnya. 

Kini Shin Tae-yong dielu-elukan sebagai sosok yang berhasil membawa skuad Garuda terbang tinggi. Prestasi demi prestasi sukses diraih Timnas Indonesia hingga peluang lolos ke Piala Dunia 2026 semakin terbuka.

Saat ditanya bagaimana jika KFA kembali menawari Shin Tae-yong untuk melatih kembali Timnas Korea Selatan, Shin dengan tegas menjawab.

“Tidak ada alasan untuk pergi,” tegasnya.

Menurutnya di level timnas, sebagai pelatih ia jarang bertemu dengan pemainnya sehingga perlu waktu untuk mewujudkan hasil yang diharapkan.

“Berbeda dengan klub, timnas tidak melakukan kontak rutin dengan para pemainnya sehingga membutuhkan banyak waktu untuk menerapkan filosofi pribadi dalam tim,” jelas Shin Tae-yong. 

“Ketika saya masih menjadi pemain dan dulu, saya berpikir para pemain lebih penting daripada (pelatih), namun ternyata tidak demikian. Sebuah tim sangat membutuhkan kemampuan seorang pelatih,” tambahnya. 

Shin Tae-yong Ungkit Luka Lama sebelum Latih Timnas Indonesia, Kecewa dengan Timnas Korea Selatan Selalu Anggap Dirinya sebagai Pemadam KebakaranLebih lanjut menurut Shin Tae-yong kalau pelatih tidak menjadi titik fokus dan membentuk tim, maka tim itu tidak akan pernah menjadi tim yang bagus.

Penolakan pelatih Shin Tae Yong bergabung dengan timnas Korea bisa dimaklumi. 

Ia dan tim Indonesia bersiap untuk berlaga di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Rencana dan tujuan sudah dibicarakan sebelumnya. Penandatanganan kontrak baru Shin Tae-yong sempat tertunda karena ia sedang mendapat perawatan medis di kampung halamannya. 

Choi In-cheol yang mewakili Shini Tae-yong di acara drawing babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menuturkan optimisme STY.

“Saya sudah menghubungi Shin Tae-yong. Tentu semua tim lawan akan sangat sulit, tapi dia cukup puas dengan hasil Grup C ini. Kami percaya diri,” kata Choi In-cheol dikutip dari laman AFC, Jumat (28/6/2024).

Putaran ketiga ini akan menjadi ajang pembuktian Shin Tae-yong kendati harus berhadapan dengan tim-tim langganan Piala Dunia.

"Hasil drawing lebih sulit dari yang kami perkirakan, saat ini kami hanya ingin fokus untuk mempertahankan momentum dan terus melangkah maju," kata Choi In-cheul. 

Shin Tae-yong Ungkit Luka Lama sebelum Latih Timnas Indonesia, Kecewa dengan Timnas Korea Selatan Selalu Anggap Dirinya sebagai Pemadam KebakaranKendati sampai hari ini Shin Tae-yong belum juga menandatangani kontrak baru yang disodorkan PSSI, Choi In-cheul memastikan bosnya itu sudah menyiapkan rencana jangka panjang untuk Timnas Indonesia.

“Perjalanan lima tahun yang luar biasa bersama Shin Tae-yong dan tim bermain baik di bawah kepemimpinannya," ujar Choi In-cheol.

Performa apik Timnas Indonesia belakangan ini menjadi modal bagus bagi Shin Tae-yong untuk menangani Skuad Garuda hingga tahun 2027 sebagaimana kontrak jangka panjang yang ditawarkan Erick Thohir.

Kendati terlihat sulit, Shin Tae-yong percaya diri Timnas Indonesia bisa berbuat sesuatu di Grup C ini. 

Rizky Ridho dan kawan-kawan akan melakoni pertandingan perdana pada 5 September 2024 mendatang melawan Arab Saudi. 

Choi In-cheol menyebut Shin Tae-yong punya waktu persiapan yang panjang untuk laga perdana itu.

“Kita punya cukup waktu untuk persiapan, jadi kami fokus pada tim kami untuk segera persiapan sehingga kami bisa  menikmati pertandingan yang indah dengan penggemar kami,” ungkap Choi In-cheol. 

Lebih lanjut, juru taktik asal Korea Selatan itu mengaku tidak sabar bertemu dengan suporter Timnas Indonesia yang tak kenal lelah memberikan dukungan kepada skuad Garuda.

“Kami sudah sejauh ini, kami sangat berterima kasih pada dukungan suporter Timnas Indonesia. Jadi kami berutang pada mereka dan kami tak sabar untuk mencapai hasil terbaik untuk Timnas Indonesia," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Follow tvOnenews.com di sini Google News.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tito Karnavian Minta BNPP Diberi Wewenang Lebih Imperatif, Sebut Perbatasan RI Perlu Komando Kuat

Tito Karnavian Minta BNPP Diberi Wewenang Lebih Imperatif, Sebut Perbatasan RI Perlu Komando Kuat

Mengingat persoalan perbatasan RI sebagai negara kepulauan sangat kompleks, Mendgri Tito Karnavian meminta agar BNPP diberi kewenangan komando lebih imperatif.
Maarten Paes Tak Cukup? Ajax Kini Kepincut Kiper Jerman Lain setelah Dekati Marc-Andre ter Stegen

Maarten Paes Tak Cukup? Ajax Kini Kepincut Kiper Jerman Lain setelah Dekati Marc-Andre ter Stegen

Maarten Paes sudah berhasil mengamankan tempatnya sebagai salah satu penjaga gawang Ajax. Namun, raksasa Belanda itu mengincar dua kiper ternama di Eropa.
Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Surabaya Jadi Ajang Pemetaan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Surabaya Jadi Ajang Pemetaan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

Persaingan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mulai menghangat.
Pemerintah Tak Hapus Latsarmil SPPI Meski 5 Peserta Meninggal, Fokus Evaluasi Cegah Korban Baru

Pemerintah Tak Hapus Latsarmil SPPI Meski 5 Peserta Meninggal, Fokus Evaluasi Cegah Korban Baru

Meski 5 peserta meninggal dunia saat mengikuti pelatihan, pemerintah memilih melanjutkan Latsarmil bagi calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sambil melakukan evaluasi dan perbaikan.
Sikap PBVSI Usai Timnas Voli Indonesia Gagal Tampil di AVC Challenge Cup Karena Regulasi 

Sikap PBVSI Usai Timnas Voli Indonesia Gagal Tampil di AVC Challenge Cup Karena Regulasi 

Sayangnya, gelar juara AVC Men's Cup itu tak berpengaruh pada fakta bahwa Timnas Voli Indonesia tak bisa tampil dalam ajang AVC Continental Championship 2026 di Jepang.
Istana Ungkap Prabowo Sudah Terima Laporan Kematian 5 Peserta SPPI Saat Latsarmil

Istana Ungkap Prabowo Sudah Terima Laporan Kematian 5 Peserta SPPI Saat Latsarmil

Presiden Prabowo Subianto dipastikan telah menerima laporan mengenai meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat ikuti

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain hancur melalui serangkaian serangan rudal dan drone, televisi nasional IRIB melaporkan.
Ketum PBVSI Sebut Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Berkat Proses Panjang, Bukan Faktor Keberuntungan

Ketum PBVSI Sebut Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Berkat Proses Panjang, Bukan Faktor Keberuntungan

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo menyebut keberhasilan Timnas Voli Indonesia menjuarai AVC Men's Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, prestasi bersejarah tersebut lahir dari proses panjang yang telah dipersiapkan dengan matang.
Bertambah! Polisi Amankan 7 Pelaku Penyekapan 3 Pegawai Percetakan Senen, Terancam 9 Tahun Penjara

Bertambah! Polisi Amankan 7 Pelaku Penyekapan 3 Pegawai Percetakan Senen, Terancam 9 Tahun Penjara

Polres Metro Jakarta Pusat kembali mengamankan pelaku penyekapan tiga pegawai percetakan di di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat. Sebelumnya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT